Popular Posts

Monday, June 8, 2026

9 June 2026 (Selasa) | SELASA BIASA BIASA X | Santo Efrem – Diakon dan Pujangga Gereja

9 June 2026 (Selasa)

SELASA HARI BIASA X

Santo Efrem – Diakon dan Pujangga Gereja

Pembacaan Pertama: Kitab Pertama Raja-Raja 17:7-16

Pembacaan Mazmur: Mazmur 4:2-3.4-5.7-8; Refren: 7a 

Bait Pengantar Injil. Alleluia: Matius 5:16

Pembacaan dari Injil Santo Matius: Matius 5:13-16

Kalender Liturgi 2026 Tahun A/II.

Warna Liturgi Hijau.

Madah

Gelap berkurang, malam hampir hilang
Fajar gemilang menyebarkan terang.
Marilah kita memanjatkan doa
Kepada Bapa.

Semoga Bapa berbelaskasihan
Membimbing kita dalam pengabdian
Dan merestui karya darma bakti
Sepanjang hari.

Ya Bapa kami, sudilah kabulkan
Harapan hati yang kami ungkapkan
Secara tulus demi Yesus Kristus
Dalam Roh Kudus. Amen.

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Pertama Raja-Raja 17:7-16

“Tempat tepungnya tak pernah kosong sesuai dengan sabda Tuhan yang diucapkan Nabi Elia.”

Pada waktu itu Sungai Kerit menjadi kering, sebab hujan tiada turun-turun di negeri itu. Maka datanglah sabda Tuhan kepada Elia, “Bersiaplah, pergi ke Sarfat yang termasuk wilayah Sidon, dan diamlah di sana. Ketahuilah, Aku telah memerintahkan seorang janda untuk memberi engkau makan.” Maka Elia pun bersiap-siap, lalu pergi ke sarfat. Ketika ia tiba di dekat gerbang kota, tampaklah seorang janda sedang mengumpulkan kayu api. Elia berseru kepada perempuan itu, “Cobalah, ambilkan daku sedikit air dalam kendi untuk kuminum.” Ketika wanita itu pergi mengambil air, Elia berseru lagi, “Cobalah ambil juga bagiku sepotong roti.” Wanita itu menjawab, “Demi Tuhan Allahmu yang hidup, sesungguhnya tiada roti padaku sedikit pun, kecuali segenggam tepung dalam tempayan dan sedikit minyak dalam buli-buli. Sekarang aku sedang mengumpulkan dua tiga potong kayu api, sebentar lagi aku pulang dan mengolahnya bagiku dan bagi anakku, dan setelah kami memakannya, maka kami akan mati.” Tetapi Elia berkata kepadanya, “Janganlah takut, pulanglah, dan buatlah seperti yang kaukatakan, tetapi buatlah lebih dulu bagiku sepotong roti bundar kecil dari padanya, dan bawalah kepadaku; kemudian barulah kaubuat bagimu dan bagi anakmu. Sebab beginilah sabda Tuhan Allah Israel, “Tepung dalam tempayan itu takkan habis dan minyak dalam buli-buli itu pun takkan berkurang sampai tiba waktunya Tuhan menurunkan hujan ke atas muka bumi.” Maka pergilah wanita itu, berbuat seperti yang dikatakan oleh Elia. Maka Elia, wanita itu dan anaknya mendapat makan beberapa waktu lamanya. Tepung dalam tempayan itu tidak habis dan minyak dalam buli-buli itu tidak berkurang sesuai dengan sabda Tuhan yang diucapkan-Nya dengan perantaraan Elia.

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

BACAAN KEDUA: Mazmur 4:2-3.4-5.7-8; Refren: 7a  

Ref. Biarlah cahaya wajah-Mu menyinari kami, ya Tuhan.

  1. Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah yang membenarkan daku. Engkau memberi kelegaan kepadaku di saat kesesakan; kasihanilah aku, dan dengarkanlah doaku! Hai orang-orang, berapa lama lagi kemuliaanku dinodai, berapa lama lagi kamu mencintai yang sia-sia dan mencari kebohongan?

  2. Ketahuilah, Tuhan telah memilih bagi-Nya seorang yang Ia kasihi; apabila aku berseru kepada-Nya, Ia mendengarkan. Biarlah kamu marah, tetapi jangan berbuat dosa; berkata-katalah dalam hati di tempat tidurmu, tetapi tetaplah tenang.

  3. Banyak orang berkata, “Siapa akan memperlihatkan yang baik kepada kita? Biarlah cahaya wajah-Mu menyinari kami, ya Tuhan! Engkau telah memberikan sukacita kepadaku, lebih banyak daripada yang mereka berikan di saat mereka kelimpahan gandum dan anggur.”

Bait Pengantar Injil – Matius 5:16

R. Alleluia, alleluia.

Hendaknya cahayamu bersinar di depan orang, agar mereka melihat perbuatanmu yang baik, dan memuji Bapa-Mu di surga.

R. Alleluia, alleluia.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 5:13-16

(Umat) : Dimuliakanlah Tuhan

“Kamu adalah garam dunia”

Dalam khotbah di bukit Yesus bersabda, “Kalian ini garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah dapat diasinkan? Tiada gunanya lagi selain dibuang dan diinjak-injak orang. Kalian ini cahaya dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian, sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. Demikianlah hendaknya cahayamu bersinar di depan orang, agar mereka melihat perbuatanmu yang baik, dan memuliakan Bapamu di surga.”

Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus

Untuk renungan kita hari ini:

Bahan renungan ini sesuai untuk semua lapisan masyarakat khususnya untuk kegunaan peribadi, keluarga dan komuniti. Setiap kelompok dan kumpulan mahupun Kongregasi yang ada di dalam Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih (Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels) digalakkan untuk menggunakannya secara bebas.

Renungan pembacaan pada hari ini.

    Pembacaan pada hari ini memberikan kepada kita sebuah identiti yang luar biasa iaitu kita sebagai umat Kristen dipanggil menjadi garam dan terang dunia. Yesus tidak berkata, “Berusahalah menjadi garam” atau “Belajarlah menjadi terang.” Tetapi Yesus dengan tegas berkata, “Kamu adalah garam dunia” dan “Kamu adalah terang dunia.” Ini bukan sebuah pilihan atau sambil lewa di dalam iman, melainkan sebuah identiti dan panggilan. Oleh itu kita yang berada di dalam Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih (Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels) perlu merenungkan kata-kata dari Yesus ini. Lihatlah diri anda semua masing-masing, adakah peribadi dan kehadiran kita sebagai orang beriman sudah memberi rasa rohani dan memancarkan cahaya, atau jangan-jangan kita ini yang telah menjadi lemah dan tidak menghasilkan buah-buah Roh Kudus.

    Semoga perbuatan baik kita setiap hari dapat memuliakan Alah Bapa di Surga. Kita dipanggil untuk menjadi saksi kasih Allah melalui perbuatan baik kita sehingga orang lain dapat memuji Allah Bapa di Surga. Yesus dalam khotbah di bukit menyerukan umat-Nya untuk menjadi garam dan terang dunia. “Kamu adalah garam dunia. Jika garamnya hilang rasa, dengan apa garam itu dapat diasinkan lagi? Garam itu tidak berguna lagi, hanya untuk dibuang saja. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas bukit tidak mungkin disembunyikan. Begitulah hendaknya terangmu menyinari orang agar mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuji Bapamu di surga."

    Garam memiliki dua fungsi utama iaitu sebagai pengawet dan pemberi rasa. Ketika Yesus menyebut kita garam, Dia ingin kita menjadi saluran kasih bagi kehidupan kebajikan moral dan iman di tengah dunia yang cenderung mengalami kejatuhan moral. Namun, Yesus juga memberi peringatan keras kepada kita: “Jika garam itu menjadi hambar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada gunanya lagi selain dibuang dan diinjak orang.” (Matius 5: 13) Jika terkena air, bahagian garamnya larut, dan meninggalkan sisa putih yang tidak masin lagi. Itulah yang dibuang. Menjadi lemah dan tidak menghasilkan buah-buah Roh Kudus bererti kita kehilangan intipati kekristenan atau rasa rohani kita kerana tercampur oleh arus pengaruh duniawi ini.

    Bacaan pertama dari Kitab Raja-Raja yang menampilkan cerita tentang Elia dan janda di Sarfat menunjukkan bahawa Allah itu setia. Oleh itu kita harus setia kepada Allah dalam segala hal, dan Dia akan setia dalam memenuhi keperluan kita walaupun terjadi kemarau panjang dan makanan rumah kita akan habis. Allah menyediakan makanan dan air bagi Elia melalui janda di Sarfat. Kisah ini menjadi contoh bagaimana Allah tidak pernah meninggalkan orang-orang yang setia kepada-Nya dan Tuhan selalu menyediakan keperluan mereka. Allah menyertai kita dalam setiap perjalanan hidup kita. Tuhan tidak membiarkan kita berjuang sendirian. Dia adalah Bapa yang mencintai dan mengasihi kita.

    Mari kita melihat ingat kembali tentang terang yang memiliki sifat kehidupan. Terang itu sebenarnya menghalau kegelapan dan menunjukkan arah yang benar. Yesus menggunakan metafora “kota yang terletak di atas gunung” dan “pelita di atas kaki dian.” Rumah-rumah di Palestina pada zaman dulu umumnya gelap dengan jendela kecil, sehingga sebuah pelita kecil sangat diperlukan untuk menerangi seluruh ruangan. Menaruh pelita di bawah gantang adalah tindakan yang bodoh dan sia-sia. Terang ada untuk dilihat bukan untuk disembunyikan.

    Melihat akan tanda-tanda zaman ini, dunia yang sering kali dipenuhi oleh budaya rasuah. Wujudnya kebencian dan gosip yang direka di media sosial. Disebalik peristiwa ini, kita di panggil Tuhan untuk menjadi garam dan terang dunia. Menjadi garam bererti kita berani tampil demi kebenaran dan kasih Allah. Sekali lagi saya memberi peringatan tegas kepada anda semua bahawa kita tidak perlu bersikap ekslusif atau terasing. Kita harus bersama dengan masyarakat dan memberi rasa rohani kasih Kristus kepada mereka semua. Banyak orang di zaman ini hidup dalam kegelapan emosional dan spiritual seperti mengalami tekanan, kesepian, kebingungan, dan keputusasaan. Melalui cara hidup dan pelayanan kita disini, kita sebagai pendengar yang baik mampu membawa orang lain untuk mengenal Yesus Kristus. Dengan tangan yang melayani dan hati yang mencintai, kita harus berani menunjukkan identiti kita melalui tindakan kasih, keadilan, dan pengampunan.

Kehidupan Para Orang Kudus.

Santo Efrem – Diakon dan Pujangga Gereja (klik disini) (klik disini)

    Gereja Katolik Roma memberi penghormatan kepada Santo Ephrem dari Syria, seorang diakon, pertapa, dan Doktor Gereja Katolik yang telah memberikan sumbangan penting kepada kerohanian dan teologi Kristian Timur pada abad keempat. Umat Katolik Timur dan Kristian Ortodoks Timur meraikan perayaannya pada 28 Januari. Dalam Audiensi Umum 2007 mengenai kehidupan Santo Ephrem, Paus Benediktus XVI menyatakan bahawa Santo Ephrem dikenali sebagai "Harpa Roh Kudus," kerana nyanyian pujian dan tulisan yang menyanyikan pujian kepada Tuhan dengan cara yang tiada tandingan dan dengan kemahiran yang jarang berlaku.

    Santo Ephrem dilahirkan di bandar Nisibis sekitar tahun 306. Tradisi berbeza mengenai persoalan latar belakang keluarganya, dengan beberapa sumber membuktikan bahawa bapanya pernah menjadi seorang paderi pagan. Sumber lain mencadangkan bahawa keluarganya sama ada, atau kemudiannya, menjadi Kristian sepenuhnya. Semasa mudanya, dan sebelum pembaptisannya pada usia 18 tahun, Ephrem melakukan dosa-dosa tertentu yang terus mengganggunya pada tahun-tahun kemudian. Dalam satu kejadian, dia menyebabkan kematian lembu jirannya dengan mengejarnya ke kawasan di mana lembu itu dibunuh oleh seekor binatang buas. Satu lagi punca rasa malu ialah keraguan sementaranya mengenai arahan takdir Tuhan terhadap peristiwa.

    Walau bagaimanapun, rasa peduli Tuhan terhadapnya diperkukuhkan lagi oleh kejadian di mana dia dituduh mencuri dan dipenjarakan. Seorang malaikat Tuhan menampakkan diri kepada Santo Ephrem dan memberitahunya bahawa dia akan ditunjukkan contoh takdir Tuhan. Melalui peristiwa tersebut Santo Ephrem akhirnya ditegakkan disebabkan dia tidak bersalah. Dan ini menunjukkan kebenaran bahawa kata-kata malaikat itu benar-benar terjadi. Tidak lama selepas dugaan ini, Santo Ephrem menerima pembaptisan dan mula mempertimbangkan keselamatan jiwanya dengan lebih serius. Dia memilih gaya hidup pertapa di bawah arahan seorang penatua yang memberinya kebenaran untuk hidup sebagai seorang pertapa. Santo Ephrem menyara dirinya dengan kerja harian, membuat layar untuk kapal, sambil hidup dengan cara yang sangat sederhana dengan sedikit keselesaan dan sedikit makanan.

    Pembimbing kerohanian dan rakan Santo Ephrem iaitu Uskup James dari Nisibis meninggal dunia pada tahun 338. Tidak lama kemudian, Santo Ephrem meninggalkan kesunyiannya dan berpindah ke Edessa di Turki masa kini. Ditahbiskan sebagai diakon di Edessa, beliau dikenali kerana khutbah yang menggabungkan ungkapan ortodoksi Katolik yang jelas dengan seruan segera dan bermanfaat untuk bertaubat. Diakon itu juga merupakan seorang penulis yang banyak, menghasilkan ulasan tentang keseluruhan Alkitab serta puisi teologi yang paling dikenali. Santo Ephrem menggunakan ayat-ayat bahasa Syriac sebagai cara untuk menjelaskan dan mempopularkan kebenaran teologi, satu teknik yang beliau gunakan daripada orang lain yang telah menggunakan puisi untuk mempromosikan kesilapan agama.

    Seorang penginjil yang berkesan dan penentang bidaah (ajaran sesat), Santo Ephrem juga dikenali sebagai pembimbing kerohanian yang berbelas kasihan, dan yang memberi amaran kepada penganut baru agar tidak mencuba perbuatan penebusan dosa yang berlebihan. Di akhir hayatnya, diakon itu melakukan ziarah ke kota Caesarea, di mana Tuhan telah mengarahkannya untuk mencari bimbingan uskup agung yang kemudiannya dikanonisasi sebagai Santo Basil Agung. Santo Basil membantu Santo Ephrem menyelesaikan beberapa masalah rohaninya sendiri dan memberinya nasihat yang akan diikutinya ketika dia menghabiskan tahun-tahun terakhirnya dengan berdoa dan menulis secara bersendirian.

    Menjelang akhir hayatnya, Santo Ephrem meninggalkan pertapaannya sebentar untuk melayani orang miskin dan sakit semasa kebuluran. Penyakit terakhirnya datang pada tahun 373, kemungkinan besar disebabkan oleh penyakit yang dihidapinya melalui pelayanan ini. Apabila kematiannya sendiri menghampiri, dia memberitahu rakan-rakannya: "Jangan nyanyikan lagu pengebumian di pengebumian Ephrem ... Jangan balut bangkai saya dengan kain kafan yang mahal: jangan dirikan monumen untuk memperingati saya. Hanya benarkan saya bahagian dan tempat seorang jemaah; kerana saya seorang jemaah dan orang asing seperti semua nenek moyang saya di bumi."

    Santo Ephrem dari Syria meninggal dunia pada bulan Jun 373. Tidak lama selepas kematiannya, dia dikenang dalam ucapan awam oleh sezamannya, Santo Gregory dari Nyssa, yang mengakhiri ucapannya dengan meminta syafaat Ephrem.“Anda kini membantu di altar ilahi, dan di hadapan Putera kehidupan, bersama para malaikat, memuji Tritunggal yang maha suci,” kata Gregory. “Ingatlah kami semua, dan perolehlah bagi kami pengampunan dosa-dosa kami.” 

Doa Permohonan Pagi dan Petang menurut ajaran Tradisi Suci dan Gereja Katolik

Doa permohonan ini wajib didoakan oleh semua ahli yang ada di dalam Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih (Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels). Doa ini boleh didoakan secara peribadi, keluarga, di dalam komuniti terutama sekali untuk kegunaan kelompok atau kumpulan yang telah ditubuhkan. Setiap Kongregasi wajib mendoakan doa-doa permohonan yang telah disediakan mengikut doa resmi Gereja Katolik yang ditetapkan dan diatur secara liturgi dan yang berakar pada Tradisi Suci dan Gereja Katolik. 

Doa Permohonan Pagi

Penyelamat kita telah menerangi dunia dengan kebangkitan-Nya. Marilah kita memuji Dia dan dengan rendah hati berkata:

U: Bimbinglah kami pada jalan-Mu, ya Tuhan.

P: Kebangkitan-Mu, ya Tuhan Yesus, kami kenangkan dalam doa pagi ini,* semoga harapan akan kemuliaan-Mu menerangi kami sepanjang hari.
P: Terimalah, ya Tuhan, keinginan dan rencana kami,* dan berkatilah segala usaha kami pada hari ini.
P: Semoga kami hari ini maju dalam cinta kasih-Mu,* agar segala hal-ihkwal berguna bagi kami dan bagi semua orang.
P: Ya Tuhan, semoga terang kami bercahaya di depan orang,* sehingga mereka melihat perbuatan kami yang baik dan memuliakan Bapa di surga.

Doa tambahan: Setelah doa-doa ini selesai didoakan, anda semua boleh menggunakan doa dari kata-kata anda sendiri secara spontan dan mengikut keadaan dan situasi masing-masing.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga, Dimuliakanlah nama-Mu. Datanglah kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami. Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah cahaya sejati yang menyinari semua orang untuk menyelamatkan mereka. Kuatkanlah kami agar dapat menyiapkan bagi-Mu jalan perdamaian dan keadilan. Sebab Engkaulah pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa, dalam persekutuan dengan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amen.

PENUTUP
P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup kekal.
U: Amen.

Madah

Bapa Yang Maha Kuasa
Senja hari sudah tiba
Dengarkanlah madah kami
Pengungkapan isi hati.

Hati dan suara kami
Bersatu padu memuji
Cinta kami kepada-Mu
Tetaplah teguh selalu.

Bila malam jadi gelap
Jangan iman hilang lenyap
S’moga malam diterangi
Sinar iman yang sejati.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan Roh-Mu
Sekarang serta selalu. Amen.

Doa Permohonan Petang

Kristus mencintai dan melindungi umat-Nya, sebab Dialah gembala dan pemelihara hidup kita. Marilah kita memuji Dia, menaruh harapan pada-Nya dan berkata:

U: Lindungilah umat-Mu, ya Tuhan.

P: Ya gembala abadi, lindungilah uskup kami bapa…* dan semua gembala umat-Mu.
P: Ya Tuhan, perhatikanlah penuh belaskasihan semua orang yang dianiaya,* dan bebaskanlah mereka segera dari segala kesusahan.
P: Kasihanilah, ya Tuhan, semua orang yang papa,* dan berikanlah rezeki kepada yang lapar.
P: Terangilah para anggota dewan perwakilan rakyat,* supaya mereka menetapkan undang-undang yang adil dan bijaksana.
P: Dampingilah orang-orang yang sudah Kautebus dengan darah-Mu dan yang kini sudah meninggal,* izinkanlah mereka mengambil bagian dalam perjamuan nikah bersama Engkau.

Doa tambahan: Setelah doa-doa ini selesai didoakan, anda semua boleh menggunakan doa dari kata-kata anda sendiri secara spontan dan mengikut keadaan dan situasi masing-masing.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga, Dimuliakanlah nama-Mu. Datanglah kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami. Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan Allah, milik-Mulah malam. Semoga Kristus, matahari sejati, tetap bersinar dalam hati kami, supaya kami diizinkan masuk ke dalam cahaya yang Kaudiami. Sebab Dialah Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa, dalam persekutuan dengan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amen.

PENUTUP
P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup kekal.
U: Amen.

Jonathan Fabian Ginunggil,
Pelayan Atasan Tertinggi / Most High Servant,
Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih / Jesus, Mary, Joseph Ministry of Love 
(Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels)

My vocation is Blessed and Saints.

"I am the most humble of all the Saints in Heaven" Mary, Mother of God."

"I am the handmaid of the Lord, said Mary ‘let what you have said be done to me."

Mother Mary is the most humble Saint in Heaven and she is also the Mother of God for us all
(Luke 1:38)

No comments:

The First Holy Martyrs of the Holy Roman Church

These “ proto-martyrs ” of Rome were the first Christians persecuted en masse by the Emperor Nero in the year 64 , before the martyrdom of ...