Popular Posts

Sunday, June 28, 2026

29 June 2026 (Isnin) | Hari Raya Santo Petrus dan Santo Paulus

29 June 2026 (Isnin)

Hari Raya Santo Petrus dan Santo Paulus (klik disini)


Pembacaan Pertama: Kisah Para Rasul 12:1-11

Pembacaan Mazmur: Mazmur 34:2-3.4-5.6-7.8-9; Refren: 5

Pembacaan Kedua: Surat kedua Rasul Paulus kepada Timotius 4:6-8.17-18

Bait Pengantar Injil. Alleluia: Matius 16: 18

Pembacaan dari Injil Santo Matius: Matius 16:13-19

Kalender Liturgi 2026 Tahun A/II.

Warna Liturgi Merah


MADAH

Gembala mulya santo Petrus tercinta
Semoga dosa kauampuni segera
Dengan kuasa yang sudah kauterima
Untuk membuka atau menutup surga.

Ajarlah kami Paulus pujangga mulya
Cinta sejati yang merangkum segala
Supaya kami mencapai yang sempurna
Sehingga pasti selamat dan bahagya

Semoga Bapa selalu dihormati
Bersama Putra yang mengutus Roh suci
Kepada kita umat pilihan ini
Yang menerima kehidupan sejati. Amen

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kisah Para Rasul 12:1-11

“Sekarang benar-benar tahulah aku bahwa Tuhan telah menyuruh malaikat-Nya dan menyelamatkan aku dari tangan Herodes.”

    Waktu terjadi penganiayaan terhadap jemaat, Raja Herodes mulai bertindak dengan keras terhadap beberapa orang dari jemaat. Ia menyuruh membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang. Ketika ia melihat bahwa hal itu menyenangkan hati orang Yahudi, ia melanjutkan perbuatannya itu dan menyuruh menahan Petrus. Waktu itu hari raya Roti Tidak Beragi. Setelah Petrus ditangkap, Herodes menyuruh memenjarakannya di bawah penjagaan empat regu, masing-masing terdiri dari empat prajurit. Maksudnya ialah, supaya sehabis Paskah ia menghadapkannya ke depan orang banyak. Demikianlah Petrus ditahan di dalam penjara. Tetapi jemaat dengan tekun mendoakannya kepada Allah. Pada malam sebelum Herodes menghadapkannya kepada orang banyak, Petrus tidur di antara dua orang prajurit, terbelenggu dengan dua rantai. 

    Selain itu prajurit-prajurit pengawal sedang berkawal di muka pintu. Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan dekat Petrus, dan cahaya bersinar dalam ruang itu. Malaikat itu menepuk Petrus untuk membangunkannya. Kata malaikat itu, “Bangunlah segera!” Maka gugurlah rantai itu dari tangan Petrus. Lalu kata malaikat itu kepadanya, “Ikatlah pinggangmu dan kenakanlah sepatumu!” Petrus pun berbuat demikian. Lalu malaikat itu berkata kepadanya, “Kenakanlah jubahmu dan ikutlah aku!” Lalu ia mengikuti malaikat itu keluar, dan ia tidak tahu bahwa apa yang dilakukan malaikat itu sungguh-sungguh terjadi; sangkanya ia melihat suatu penglihatan. 

    Setelah mereka melalui tempat kawal pertama dan tempat kawal kedua, sampailah mereka ke pintu gerbang besi yang menuju ke kota. Pintu itu terbuka dengan sendirinya bagi mereka. Sesudah tiba di luar, mereka berjalan sampai ke ujung jalan, dan tiba-tiba malaikat itu meninggalkan dia. Dan setelah sadar akan dirinya, Petrus berkata, “Sekarang benar-benar tahulah aku bahwa Tuhan telah menyuruh malaikat-Nya dan menyelamatkan aku dari tangan Herodes dan dari segala sesuatu yang diharapkan orang Yahudi.”

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 34:2-3.4-5.6-7.8-9; Refren: 5

Ref. Tuhan telah membebaskan dan menyelamatkan daku.

1.   Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu; puji-pujian kepada-Nya selalu ada di dalam mulutku. Karena Tuhan jiwaku bermegah; biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarkan dan bersukacita.

2.  Muliakanlah Tuhan bersama dengan daku, marilah kita bersama-sama memasyhurkan nama-Nya. Aku telah mencari Tuhan, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan daku dari segala kegentaranku.

3.  Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya, maka mukamu akan berseri-seri dan tidak akan malu tersipu-sipu. Orang yang tertindas ini berseru, dan Tuhan mendengarkan; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya!

4.  Malaikat Tuhan berkemah di sekeliling orang-orang yang bertakwa, lalu meluputkan mereka. Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!

BACAAN KEDUA: Bacaan dari Surat kedua Rasul Paulus kepada Timotius 4:6-8.17-18

“Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran.”

    Saudaraku terkasih, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan, dan saat kematianku sudah dekat. Aku telah mengakhiri pertandingan dengan baik, aku telah mencapai garis akhir, dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; bukan hanya kepadaku, tetapi juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya. Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku, supaya dengan perantaraanku Injil diberitakan dengan sepenuhnya dan semua orang bukan Yahudi mendengarkannya. Dengan demikian aku lepas dari mulut singa. Tuhan akan melepaskan daku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam Kerajaan-Nya di surga. Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya! Amin.

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

BAIT PENGANTAR INJIL: Matius 16: 18

R. Alleluia, alleluia.

Engkau adalah Petrus, di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku, dan alam maut tidak akan menguasainya.

R. Alleluia, alleluia.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 16:13-19

(Umat) : Dimuliakanlah Tuhan

“Engkau adalah Petrus, kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Surga.”

    Sekali peristiwa Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi. Ia bertanya kepada murid-murid-Nya, “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?” Jawab mereka, “Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi.” Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Maka jawab Simon Petrus, “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!” Kata Yesus kepadanya, “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus, sebab bukan manusia yang mengatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di surga. Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus, dan di atas batu karang ini akan Kudirikan Gereja-Ku, dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Surga, dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di surga.”

Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

Untuk renungan kita hari ini:

Bahan renungan ini sesuai untuk semua lapisan masyarakat khususnya untuk kegunaan peribadi, keluarga dan komuniti. Setiap kelompok dan kumpulan mahupun Kongregasi yang ada di dalam Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih (Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels) digalakkan untuk menggunakannya secara bebas.

Renungan pembacaan pada hari ini.

Saudara dan saudari yang saya kasihi dalam nama Tuhan Yesus Kristus,

    Pembacaan pada hari ini merupakan perayaan yang penting di dalam Gereja Katolik. Setiap tahun kita telah mendengar pembacaan ini dan seringkali dikaitkan dengan dua Santo ini, iaitu Santo Petrus dan Santo Paulus. Mereka adalah dua tokoh besar dengan watak berbeza tetapi mereka juga memiliki tanggungjawab yang besar untuk mengambil ahli tugas kekosongan yang terjadi sejak Kristus bangkit dan naik ke Surga. Mereka melaksanakan tanggungjawab itu dengan bantuan Roh Kudus, agar orang-orang beriman bertumbuh dan berkembang menjadi suatu komuniti di dalam gereja. Mereka juga menunaikan tugas dan tanggungjawab dengan cara hidup dan pelayanan masing-masing. Santo Petrus memiliki semangat yang berkobar-kobar ketika berkarya di hadapan orang ramai. Dan sedangkan Santo Paulus ini pula yang berkarya tanpa mengenal ertinya penat dan lelah, tetap setia mewartakan Yesus Kristus di daerah-daerah bangsa bukan Yahudi dan yang tidak bersunat. 

    Santo Petrus berasal daripada kalangan 12 Rasul yang selalu hidup bersama Yesus. Iman Petrus bertumbuh dalam pertemuan langsung dengan Yesus. Sementara Santo Paulus pula adalah orang yang percaya kepada Yesus setelah menganiaya orang-orang yang percaya kepada Yesus tetapi selepas itu dia bertobat. Petrus dan Paulus ini sama-sama dimakamkan di Roma. Kedua-dua mereka ini juga adalah tokoh utama dan memiliki relasi dan iman yang sama kepada Yesus. Ini kerana di dalam Injil ini telah dijelaskan bagaimana jawaban yang tegas dan spontan dari Petrus ketika Yesus bertanya kepada murid- murid-Nya, “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Jawab Simon Petrus, “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup.” Dan jawaban Petrus ini tepat dan benar. Dan ini bukanlah sesuatu yang secara kebetulan. (Matius 16:15-16) Petikan ini menjelaskan bahawa Petrus boleh menyatakan demikian oleh kerana berkat Bapa di Surga. Tentu sahaja hal ini dimungkinkan kerana relasi dan iman Petrus yang mendalam kepada Yesus.

    Dapatkah anda semua memahaminya mengapa Petrus mengatakan demikian? Walaupun Petrus jatuh dan bangun dalam kesetiaan untuk membangun relasi dengan Yesus, dia tetap yakin dalam iman. Inilah keyakinannya yang teguh itu sehingga menjadi dasar yang kuat bagi terbentuknya gereja yang disertai bersama rasul-rasul yang lain. Adakah anda semua memahaminya bagaimana wujudnya gereja? Untuk Santo Paulus, dia tidak bertemu dan menjawab langsung pertanyaan Yesus seperti Petrus ini, tetapi Paulus di dalam surat-suratnya sebagai pewartaan tentang Yesus menunjukkan relasinya yang begitu intim, mendalam dan teguh. Maka dari itu, surat-surat Paulus juga telah menjadi salah satu dasar bagi iman gereja. Maka pada hari ini kita juga ditanyakan oleh Yesus dengan pertanyaan yang sama. Adakah kita juga memberikan jawaban yang sama kepada Yesus? Gereja Yesus sebenarnya adalah yang Satu, Kudus, Katolik dan Apostolik. 

    Inilah pengakuna iman kita di dalam kehidupan keseharian. Mengapa? Gereja Katolik kita sering disebut sebagai persekutuan umat beriman. Persekutuan yang dimaksudkan itu adalah sebagai sebuah persekutuan yang terdiri bukan hanya mereka yang masih hidup di dunia ini, tetapi kita yang percaya kepada Yesus, mereka yang sudah mulia iaitu Para Orang Kudus Santo dan Santa, saudara dan saudari kita yang sudah meninggal dunia, dan juga mereka yang masih ada dalam api penyucian. Saya harap anda semua faham tentang hal ini. Jika terdapat ajaran yang bertentangan dan tidak sesuai, anda semua perlu menolaknya. Apa yang saya berikan disini adalah berdasarkan Tradisi Suci dan Gereja Katolik. Dan kita yang mewarisi iman katolik ini wajib mengenangkan dan merayakan kedua-dua tokoh besar gereja ini. Ini kerana Petrus dan Paulus telah menghidupkan kembali perjuangan iman mereka. 

    Oleh itu, di dalam perayaan ini, kita sebagai umat beriman di seluruh dunia harus berdoa bersama untuk menyatakan iman kita terhadap Yesus sebagai Tuhan dan Penyelamat kita. Kita semua di panggil oleh Tuhan seperti yang kita lihat pada peribadi Petrus. Tuhan Yesus memanggil Simon dengan Petrus, iaitu nama barunya. Tuhan Yesus menggantikan nama Simon untuk menekankan kualiti dari nama barunya ini. Mengapa Yesus berkata demikian? Banyak orang mengganggap bahawa dasar Gereja adalah iman Petrus, bukan diri Simon yang disebut Petrus. Iman Petrus merupakan pusat dari janji ini dan bukannya diri Petrus. Kita akan mendapati hal yang lain apabila membaca teks asli dari Kitab Suci, iaitu bahasa Aram. Dan bahasa inilah yang digunakan oleh Tuhan Yesus sendiri pada masa itu. Para murid yang hadir pada saat itu telah mendengar Yesus berkata dalam bahasa Aram, “Aku berkata kepadamu: engkau adalah Kepha (Batu karang = petrus), dan di atas Kepha ini, Aku akan mendirikan jemaat-Ku.” (Matius 16: 18) 

    Daripada ayat ini, tidak ada lagi yang salah untuk erti bagi ayat ini daripada kata-kata asli ini yang Yesus sampaikan untuk kita semua. Kata-kata asli dari Yesus ini telah menjelaskan nama Simon Petrus itu. Inilah Gereja Katolik kita yang dibangun di atas Petrus (peribadi Petrus) sebagai batu yang telah membezakannya dari para rasul lainnya yang juga ada pada saat itu. Mereka semua mengerti bahawa Simon Petrus diberi kuasa khusus oleh Yesus walaupun Petrus pernah jatuh. Petrus pernah menyangkal Yesus sebanyak 3 kali sebelum ayam jantan berkokok pada malam penangkapan Yesus. (Injil Matius 26: 69-75, Injil Markus 14: 66-72, Injil Lukas 22: 56-62, Injil Yohanes 18: 15-27) Dan ini tidak mengubah janji Yesus tentang peranan dan tanggungjawab yang diberikan kepada Petrus. Dari janji Tuhan kepada Petrus menjadi jelas sekali bahawa, Yesus sendiri yang membangun dan mendirikan Gereja-Nya di atas Petrus. Maka cukup jelaslah bahawa, Gereja yang didirikan di atas Petrus (dan penerusnya iaitu Bapa Suci Sri Paus) merupakan jaminan kekal. Gereja kita ini adalah Gereja yang dibangun oleh Kristus sendiri. Sila fahami betul-betul bagaimana terbentuknya Gereja Katolik ini. 

    Saya mempertahankan pendirian Gereja Katolik ini kerana Alkitab Suci telah menjelaskan tentang Gereja. Dasar Alkitab Katolik kita juga telah menerangkan secara jelas. Yesus mahu agar Petrus menjadi Bapa Suci Sri Paus kita yang pertama. Santo Paulus yang juga kita rayakan hari ini memiliki peranan yang luarbiasa dalam menyebarluaskan iman tentang Yesus sebagai Tuhan dan Penyelamat kepada banyak bangsa bukan Yahudi. Dia juga disebut sebagai rasul para bangsa disebabkan oleh kegigihan dan keberaniannya supaya orang lain dapat mengenal dan percaya kepada Tuhan Yesus. Salah satu pengalamannya sebagai rasul Tuhan dituliskan dalam surat kepada Timotius: “Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku, supaya dengan perantaraanku Injil diberitakan dengan sepenuhnya dan semua orang bukan Yahudi mendengarkannya. Dengan demikian aku lepas dari mulut singa. Dan Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam Kerajaan-Nya di sorga. Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya! Amin." (2 Timotius 4:17-18)

    Daripada apa yang saya telah jelaskan disini, kita wajib untuk setia kepada Yesus walaupun iman itu tidaklah selalu mudah. Tetapi Paulus menunjukkan bahawa untuk setia dalam iman tidak boleh hanya mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi memerlukan rahmat Tuhan yang memampukan kita untuk tetap setia dalam iman. Kita setia bukan sahaja dari segi iman dan kepercayaan, tetapi untuk kembali kepada Tuhan di saat kita telah melakukan kesalahan dan dosa. Berdoalah kepada Santo Petrus dan Santo Paulus agar kita semua berani bersaksi untuk mewartakan Injil Tuhan untuk selama-lamanya.

Doa Permohonan Pagi dan Petang menurut ajaran Tradisi Suci dan Gereja Katolik

Doa permohonan ini wajib didoakan oleh semua ahli yang ada di dalam Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih (Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels). Doa ini boleh didoakan secara peribadi, keluarga, di dalam komuniti terutama sekali untuk kegunaan kelompok atau kumpulan yang telah ditubuhkan. Setiap Kongregasi wajib mendoakan doa-doa permohonan yang telah disediakan mengikut doa resmi Gereja Katolik yang ditetapkan dan diatur secara liturgi dan yang berakar pada Tradisi Suci dan Gereja Katolik. 

Doa Permohonan Pagi

P: Kristus mendirikan GerejaNya atas dasar para rasul dan nabi-nabi. Marilah kita penuh kepercayaan berdoa kepadaNya:

U: Peliharalah GerejaMu, ya Tuhan.

P: Engkau telah berdoa bagi Petrus, agar imannya tetap teguh, * kuatkanlah iman GerejaMu.

U: Peliharalah GerejaMu, ya Tuhan.

P: Sesudah kebangkitan Engkau menampakkan diri kepada Simon Petrus, dan menyatakan diri kepada Saulus, * terangilah budi kami, agar kami tetap percaya kepada kebangkitanMu.

U: Peliharalah GerejaMu, ya Tuhan.

P: Engkau memilih Paulus untuk memaklumkan namaMu di seluruh dunia, * jadikanlah kami pewarta Injil yang sejati.

U: Peliharalah GerejaMu, ya Tuhan.

P: Engkau mengampuni Petrus yang telah menyangkal Engkau, * ampunilah segala kesalahan kami.

U: Peliharalah GerejaMu, ya Tuhan.

Doa tambahan: Setelah doa-doa ini selesai didoakan, anda semua boleh menggunakan doa dari kata-kata anda sendiri secara spontan dan mengikut keadaan dan situasi masing-masing.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga, Dimuliakanlah nama-Mu. Datanglah kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mudi atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami. Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah, dasar iman kami, Engkau sudah menganugerahi kami sukacita yang luhur dan suci pada perayaan rasulMu Petrus dan Paulus. Semoga umatMu senantiasa menuruti ajaran mereka, sebab merekalah yang pertama-tama menegakkan GerejaMu. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amen.

PEMBUBARAN UMAT

PENUTUP

Dalam perayaan meriah, kalau ada paderi atau diakon, umat dibubarkan sebagai berikut:

I (Paderi) : Tuhan sertamu (atau Tuhan bersamamu)

U (Umat) : Dan bersama rohmu

I (Paderi) : Semoga saudara sekalian diberkati oleh Allah yang mahakuasa, Bapa dan Putera, dan Roh Kudus.

U (Umat) : Amen.

Atau dalam perayaan sederhana dan untuk doa secara peribadi, ibadat doa penutup ini ditutup sebagai berikut:

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup kekal.
U: Amen.

Madah

Yesus cahaya yang menyinari bumi
Hari mulia hari meriah ini
Kaugemilangkan dengan kenangan suci
Yang merayakan kemartiran sejati.

Pahlawan Petrus penjaga pintu surga
Serupa Kristus disalib dan disiksa
Pedang terhunus yang memenggal kepala
Melantik Paulus menjadi martir jaya.

O Roma mulya engkau sungguh terpuji
Karena jasa kedua tokoh suci
Yang menguduskan tanah yang kaubanggakan
Dengan percikan darah yang dicurahkan.

Dimulyakanlah Bapa mahakuasa
Diluhurkanlah Putra tunggal tercinta
Dihormatilah Roh penghibur Gereja
Berkuasalah kini dan selamanya. Amen.

Doa Permohonan Petang

P: Kristus mendirikan GerejaNya atas dasar para rasul dan nabi-nabi. Marilah kita penuh kepercayaan berdoa kepadaNya:

U: Dampingilah umatMu, ya Tuhan.

P: Engkau memanggil nelayan Simon menjadi pemukat manusia, * pilihlah selalu pekerja-pekerja baru, agar semua bangsa diselamatkan.

U: Dampingilah umatMu, ya Tuhan.

P: Engkau menghardik topan di tasik sehingga perahu para murid tidak tenggelam, * lindungilah GerejaMu terhadap segala kericuan, dan kuatkanlah pimpinan Gereja sedunia.

U: Dampingilah umatMu, ya Tuhan.

P: Engkau menghimpunkan kawananMu yang tercerai-berai di bawah pimpinan Petrus, * himpunkanlah seluruh umatMu dalam kandang yang sama, ya gembala yang baik.

U: Dampingilah umatMu, ya Tuhan.

P: Engkau mengutus rasul Paulus untuk mewartakan kabar gembira kepada para bangsa, * sertailah para pewarta Injil, agar sabda keselamatan dimaklumkan kepada setiap makhluk.

U: Dampingilah umatMu, ya Tuhan.

P: Engkau mempercayakan kunci kerajaan surga kepada GerejaMu, * sudilah Engkau membuka pintu gerbang surga bagi semua orang yang dalam hidupnya telah mempercayakan diri kepada belas kasihanMu.

U: Dampingilah umatMu, ya Tuhan.

Doa tambahan: Setelah doa-doa ini selesai didoakan, anda semua boleh menggunakan doa dari kata-kata anda sendiri secara spontan dan mengikut keadaan dan situasi masing-masing.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga, Dimuliakanlah nama-Mu. Datanglah kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mudi atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami. Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan, Allah kami, semoga kami dibantu oleh doa santo Petrus dan Paulus rasulMu. Dengan perantaraan mereka Engkau sudah memberi GerejaMu dasar rahmat surgawi. Kiranya dengan perantaraan mereka pula Engkau memberikan sokongan kepada kami untuk mencapai keselamatan abadi. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amen.

PEMBUBARAN UMAT

PENUTUP

Dalam perayaan meriah, kalau ada paderi atau diakon, umat dibubarkan sebagai berikut:

I (Paderi) : Tuhan sertamu (atau Tuhan bersamamu)

U (Umat) : Dan bersama rohmu

I (Paderi) : Semoga saudara sekalian diberkati oleh Allah yang mahakuasa, Bapa dan Putera, dan Roh Kudus.

U (Umat) : Amen.

Atau dalam perayaan sederhana dan untuk doa secara peribadi, ibadat doa penutup ini ditutup sebagai berikut:

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup kekal.
U: Amen.

Jonathan Fabian Ginunggil,
Pelayan Atasan Tertinggi / Most High Servant,
Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih / Jesus, Mary, Joseph Ministry of Love 
(Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels)

My vocation is Blessed and Saints.

"I am the most humble of all the Saints in Heaven" Mary, Mother of God."

"I am the handmaid of the Lord, said Mary ‘let what you have said be done to me."

Mother Mary is the most humble Saint in Heaven and she is also the Mother of God for us all
(Luke 1:38)

No comments:

The First Holy Martyrs of the Holy Roman Church

These “ proto-martyrs ” of Rome were the first Christians persecuted en masse by the Emperor Nero in the year 64 , before the martyrdom of ...