29 June 2026 (Isnin)
Hari Raya Santo Petrus dan Santo Paulus (klik disini)
Pembacaan Pertama: Kisah Para Rasul 12:1-11
Pembacaan Mazmur: Mazmur 34:2-3.4-5.6-7.8-9; Refren: 5
Pembacaan Kedua: Surat kedua Rasul Paulus kepada Timotius 4:6-8.17-18
Bait Pengantar Injil. Alleluia: Matius 16: 18
Pembacaan dari Injil Santo Matius: Matius 16:13-19
Kalender Liturgi 2026 Tahun A/II.
Warna Liturgi Merah
MADAH
Gembala mulya santo Petrus tercinta
Semoga dosa kauampuni segera
Dengan kuasa yang sudah kauterima
Untuk membuka atau menutup surga.
Ajarlah kami Paulus pujangga mulya
Cinta sejati yang merangkum segala
Supaya kami mencapai yang sempurna
Sehingga pasti selamat dan bahagya
Semoga Bapa selalu dihormati
Bersama Putra yang mengutus Roh suci
Kepada kita umat pilihan ini
Yang menerima kehidupan sejati. Amen
BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kisah Para Rasul 12:1-11
“Sekarang benar-benar tahulah aku bahwa Tuhan telah menyuruh malaikat-Nya dan menyelamatkan aku dari tangan Herodes.”
Waktu terjadi penganiayaan terhadap jemaat, Raja Herodes mulai bertindak dengan keras terhadap beberapa orang dari jemaat. Ia menyuruh membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang. Ketika ia melihat bahwa hal itu menyenangkan hati orang Yahudi, ia melanjutkan perbuatannya itu dan menyuruh menahan Petrus. Waktu itu hari raya Roti Tidak Beragi. Setelah Petrus ditangkap, Herodes menyuruh memenjarakannya di bawah penjagaan empat regu, masing-masing terdiri dari empat prajurit. Maksudnya ialah, supaya sehabis Paskah ia menghadapkannya ke depan orang banyak. Demikianlah Petrus ditahan di dalam penjara. Tetapi jemaat dengan tekun mendoakannya kepada Allah. Pada malam sebelum Herodes menghadapkannya kepada orang banyak, Petrus tidur di antara dua orang prajurit, terbelenggu dengan dua rantai.
Selain itu prajurit-prajurit pengawal sedang berkawal di muka pintu. Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan dekat Petrus, dan cahaya bersinar dalam ruang itu. Malaikat itu menepuk Petrus untuk membangunkannya. Kata malaikat itu, “Bangunlah segera!” Maka gugurlah rantai itu dari tangan Petrus. Lalu kata malaikat itu kepadanya, “Ikatlah pinggangmu dan kenakanlah sepatumu!” Petrus pun berbuat demikian. Lalu malaikat itu berkata kepadanya, “Kenakanlah jubahmu dan ikutlah aku!” Lalu ia mengikuti malaikat itu keluar, dan ia tidak tahu bahwa apa yang dilakukan malaikat itu sungguh-sungguh terjadi; sangkanya ia melihat suatu penglihatan.
Setelah mereka melalui tempat kawal pertama dan tempat kawal kedua, sampailah mereka ke pintu gerbang besi yang menuju ke kota. Pintu itu terbuka dengan sendirinya bagi mereka. Sesudah tiba di luar, mereka berjalan sampai ke ujung jalan, dan tiba-tiba malaikat itu meninggalkan dia. Dan setelah sadar akan dirinya, Petrus berkata, “Sekarang benar-benar tahulah aku bahwa Tuhan telah menyuruh malaikat-Nya dan menyelamatkan aku dari tangan Herodes dan dari segala sesuatu yang diharapkan orang Yahudi.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
MAZMUR TANGGAPAN:
Mazmur 34:2-3.4-5.6-7.8-9; Refren: 5
Ref. Tuhan telah
membebaskan dan menyelamatkan daku.
1. Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu;
puji-pujian kepada-Nya selalu ada di dalam mulutku. Karena Tuhan jiwaku
bermegah; biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarkan dan bersukacita.
2. Muliakanlah Tuhan bersama dengan
daku, marilah kita bersama-sama memasyhurkan nama-Nya. Aku telah mencari Tuhan,
lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan daku dari segala kegentaranku.
3. Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya,
maka mukamu akan berseri-seri dan tidak akan malu tersipu-sipu. Orang yang
tertindas ini berseru, dan Tuhan mendengarkan; Ia menyelamatkan dia dari segala
kesesakannya!
4. Malaikat Tuhan berkemah di sekeliling
orang-orang yang bertakwa, lalu meluputkan mereka. Kecaplah dan lihatlah,
betapa baiknya Tuhan! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!
BACAAN KEDUA: Bacaan dari Surat kedua Rasul Paulus kepada Timotius 4:6-8.17-18
“Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran.”
Saudaraku terkasih, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan, dan saat kematianku sudah dekat. Aku telah mengakhiri pertandingan dengan baik, aku telah mencapai garis akhir, dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; bukan hanya kepadaku, tetapi juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya. Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku, supaya dengan perantaraanku Injil diberitakan dengan sepenuhnya dan semua orang bukan Yahudi mendengarkannya. Dengan demikian aku lepas dari mulut singa. Tuhan akan melepaskan daku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam Kerajaan-Nya di surga. Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya! Amin.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
BAIT PENGANTAR INJIL: Matius 16: 18
R. Alleluia, alleluia.
Engkau adalah Petrus,
di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku, dan alam maut tidak akan
menguasainya.
BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 16:13-19
“Engkau adalah Petrus, kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Surga.”
Sekali peristiwa Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi. Ia bertanya kepada murid-murid-Nya, “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?” Jawab mereka, “Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi.” Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Maka jawab Simon Petrus, “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!” Kata Yesus kepadanya, “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus, sebab bukan manusia yang mengatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di surga. Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus, dan di atas batu karang ini akan Kudirikan Gereja-Ku, dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Surga, dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di surga.”
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.
Untuk renungan kita hari ini:
Bahan renungan ini sesuai untuk semua lapisan masyarakat khususnya untuk kegunaan peribadi, keluarga dan komuniti. Setiap kelompok dan kumpulan mahupun Kongregasi yang ada di dalam Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih (Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels) digalakkan untuk menggunakannya secara bebas.
Renungan pembacaan pada hari ini.
Saudara dan saudari yang saya kasihi dalam nama Tuhan Yesus Kristus,
Pembacaan pada hari ini merupakan
perayaan yang penting di dalam Gereja Katolik. Setiap tahun kita telah
mendengar pembacaan ini dan seringkali dikaitkan dengan dua Santo ini, iaitu
Santo Petrus dan Santo Paulus. Mereka adalah dua tokoh besar dengan watak
berbeza tetapi mereka juga memiliki tanggungjawab yang besar untuk mengambil
ahli tugas kekosongan yang terjadi sejak Kristus bangkit dan naik ke Surga.
Mereka melaksanakan tanggungjawab itu dengan bantuan Roh Kudus, agar
orang-orang beriman bertumbuh dan berkembang menjadi suatu komuniti di dalam
gereja. Mereka juga menunaikan tugas dan tanggungjawab dengan cara hidup dan
pelayanan masing-masing. Santo Petrus memiliki semangat yang
berkobar-kobar ketika berkarya di hadapan orang ramai. Dan sedangkan Santo
Paulus ini pula yang berkarya tanpa mengenal ertinya penat dan lelah, tetap
setia mewartakan Yesus Kristus di daerah-daerah bangsa bukan Yahudi dan yang
tidak bersunat.
Santo Petrus berasal daripada
kalangan 12 Rasul yang selalu hidup bersama Yesus. Iman Petrus bertumbuh dalam
pertemuan langsung dengan Yesus. Sementara Santo Paulus pula adalah orang yang
percaya kepada Yesus setelah menganiaya orang-orang yang percaya kepada Yesus
tetapi selepas itu dia bertobat. Petrus dan Paulus ini sama-sama dimakamkan di
Roma. Kedua-dua mereka ini juga adalah tokoh utama dan memiliki relasi dan iman
yang sama kepada Yesus. Ini kerana di dalam Injil ini telah dijelaskan
bagaimana jawaban yang tegas dan spontan dari Petrus ketika Yesus bertanya
kepada murid- murid-Nya, “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Jawab Simon Petrus,
“Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup.” Dan jawaban Petrus ini tepat dan
benar. Dan ini bukanlah sesuatu yang secara kebetulan. (Matius
16:15-16) Petikan ini menjelaskan bahawa Petrus boleh menyatakan demikian
oleh kerana berkat Bapa di Surga. Tentu sahaja hal ini dimungkinkan kerana
relasi dan iman Petrus yang mendalam kepada Yesus.
Dapatkah anda semua memahaminya
mengapa Petrus mengatakan demikian? Walaupun Petrus jatuh dan bangun dalam
kesetiaan untuk membangun relasi dengan Yesus, dia tetap yakin dalam iman.
Inilah keyakinannya yang teguh itu sehingga menjadi dasar yang kuat bagi
terbentuknya gereja yang disertai bersama rasul-rasul yang lain. Adakah anda
semua memahaminya bagaimana wujudnya gereja? Untuk Santo Paulus, dia tidak
bertemu dan menjawab langsung pertanyaan Yesus seperti Petrus ini, tetapi
Paulus di dalam surat-suratnya sebagai pewartaan tentang Yesus menunjukkan
relasinya yang begitu intim, mendalam dan teguh. Maka dari itu, surat-surat
Paulus juga telah menjadi salah satu dasar bagi iman gereja. Maka pada hari ini
kita juga ditanyakan oleh Yesus dengan pertanyaan yang sama. Adakah kita juga
memberikan jawaban yang sama kepada Yesus? Gereja Yesus sebenarnya adalah yang
Satu, Kudus, Katolik dan Apostolik.
Inilah pengakuna iman kita di dalam
kehidupan keseharian. Mengapa? Gereja Katolik kita sering disebut sebagai
persekutuan umat beriman. Persekutuan yang dimaksudkan itu adalah sebagai
sebuah persekutuan yang terdiri bukan hanya mereka yang masih hidup di dunia
ini, tetapi kita yang percaya kepada Yesus, mereka yang sudah mulia iaitu Para
Orang Kudus Santo dan Santa, saudara dan saudari kita yang sudah meninggal
dunia, dan juga mereka yang masih ada dalam api penyucian. Saya harap anda
semua faham tentang hal ini. Jika terdapat ajaran yang bertentangan dan tidak
sesuai, anda semua perlu menolaknya. Apa yang saya berikan disini adalah
berdasarkan Tradisi Suci dan Gereja Katolik. Dan kita yang mewarisi iman
katolik ini wajib mengenangkan dan merayakan kedua-dua tokoh besar gereja ini. Ini
kerana Petrus dan Paulus telah menghidupkan kembali perjuangan iman
mereka.
Oleh itu, di dalam perayaan ini,
kita sebagai umat beriman di seluruh dunia harus berdoa bersama untuk
menyatakan iman kita terhadap Yesus sebagai Tuhan dan Penyelamat kita. Kita
semua di panggil oleh Tuhan seperti yang kita lihat pada peribadi Petrus. Tuhan
Yesus memanggil Simon dengan Petrus, iaitu nama barunya. Tuhan Yesus
menggantikan nama Simon untuk menekankan kualiti dari nama barunya ini. Mengapa
Yesus berkata demikian? Banyak orang mengganggap bahawa dasar Gereja adalah
iman Petrus, bukan diri Simon yang disebut Petrus. Iman Petrus merupakan pusat
dari janji ini dan bukannya diri Petrus. Kita akan mendapati hal yang lain
apabila membaca teks asli dari Kitab Suci, iaitu bahasa Aram. Dan bahasa inilah
yang digunakan oleh Tuhan Yesus sendiri pada masa itu. Para murid yang hadir
pada saat itu telah mendengar Yesus berkata dalam bahasa Aram, “Aku berkata
kepadamu: engkau adalah Kepha (Batu karang = petrus), dan di atas Kepha ini,
Aku akan mendirikan jemaat-Ku.” (Matius 16: 18)
Daripada ayat ini, tidak ada lagi
yang salah untuk erti bagi ayat ini daripada kata-kata asli ini yang Yesus
sampaikan untuk kita semua. Kata-kata asli dari Yesus ini telah menjelaskan
nama Simon Petrus itu. Inilah Gereja Katolik kita yang dibangun di atas Petrus
(peribadi Petrus) sebagai batu yang telah membezakannya dari para rasul lainnya
yang juga ada pada saat itu. Mereka semua mengerti bahawa Simon Petrus diberi
kuasa khusus oleh Yesus walaupun Petrus pernah jatuh. Petrus pernah menyangkal Yesus sebanyak 3 kali sebelum ayam jantan berkokok pada malam penangkapan Yesus. (Injil Matius 26: 69-75, Injil Markus 14: 66-72, Injil Lukas 22: 56-62, Injil Yohanes 18: 15-27) Dan ini tidak mengubah janji Yesus tentang peranan dan
tanggungjawab yang diberikan kepada Petrus. Dari janji Tuhan kepada Petrus
menjadi jelas sekali bahawa, Yesus sendiri yang membangun dan mendirikan
Gereja-Nya di atas Petrus. Maka cukup jelaslah bahawa, Gereja yang didirikan di
atas Petrus (dan penerusnya iaitu Bapa Suci Sri Paus) merupakan jaminan kekal.
Gereja kita ini adalah Gereja yang dibangun oleh Kristus sendiri. Sila fahami
betul-betul bagaimana terbentuknya Gereja Katolik ini.
Saya mempertahankan pendirian
Gereja Katolik ini kerana Alkitab Suci telah menjelaskan tentang Gereja. Dasar Alkitab Katolik kita juga telah menerangkan secara jelas. Yesus mahu agar
Petrus menjadi Bapa Suci Sri Paus kita yang pertama. Santo Paulus yang juga
kita rayakan hari ini memiliki peranan yang luarbiasa dalam menyebarluaskan
iman tentang Yesus sebagai Tuhan dan Penyelamat kepada banyak bangsa bukan
Yahudi. Dia juga disebut sebagai rasul para bangsa disebabkan oleh kegigihan
dan keberaniannya supaya orang lain dapat mengenal dan percaya kepada Tuhan
Yesus. Salah satu pengalamannya sebagai rasul Tuhan dituliskan dalam surat
kepada Timotius: “Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku, supaya dengan
perantaraanku Injil diberitakan dengan sepenuhnya dan semua orang bukan Yahudi
mendengarkannya. Dengan demikian aku lepas dari mulut singa. Dan Tuhan akan
melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku,
sehingga aku masuk ke dalam Kerajaan-Nya di sorga. Bagi-Nyalah kemuliaan
selama-lamanya! Amin." (2 Timotius 4:17-18)
Daripada apa yang saya telah
jelaskan disini, kita wajib untuk setia kepada Yesus walaupun iman itu tidaklah
selalu mudah. Tetapi Paulus menunjukkan bahawa untuk setia dalam iman tidak
boleh hanya mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi memerlukan rahmat Tuhan yang
memampukan kita untuk tetap setia dalam iman. Kita setia bukan sahaja dari segi
iman dan kepercayaan, tetapi untuk kembali kepada Tuhan di saat kita telah
melakukan kesalahan dan dosa. Berdoalah kepada Santo Petrus dan Santo Paulus
agar kita semua berani bersaksi untuk mewartakan Injil Tuhan untuk
selama-lamanya.
Doa Permohonan Pagi dan Petang menurut ajaran Tradisi Suci dan Gereja Katolik
Doa permohonan ini wajib didoakan oleh semua ahli yang ada di dalam Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih (Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels). Doa ini boleh didoakan secara peribadi, keluarga, di dalam komuniti terutama sekali untuk kegunaan kelompok atau kumpulan yang telah ditubuhkan. Setiap Kongregasi wajib mendoakan doa-doa permohonan yang telah disediakan mengikut doa resmi Gereja Katolik yang ditetapkan dan diatur secara liturgi dan yang berakar pada Tradisi Suci dan Gereja Katolik.
Doa Permohonan Pagi
P: Kristus mendirikan GerejaNya atas dasar para rasul dan nabi-nabi. Marilah kita penuh kepercayaan berdoa kepadaNya:
U: Peliharalah GerejaMu, ya Tuhan.
P: Engkau telah berdoa bagi Petrus, agar imannya tetap teguh, * kuatkanlah iman GerejaMu.
U: Peliharalah GerejaMu, ya Tuhan.
P: Sesudah kebangkitan Engkau menampakkan diri kepada Simon Petrus, dan menyatakan diri kepada Saulus, * terangilah budi kami, agar kami tetap percaya kepada kebangkitanMu.
U: Peliharalah GerejaMu, ya Tuhan.
P: Engkau memilih Paulus untuk memaklumkan namaMu di seluruh dunia, * jadikanlah kami pewarta Injil yang sejati.
U: Peliharalah GerejaMu, ya Tuhan.
P: Engkau mengampuni Petrus yang telah menyangkal Engkau, * ampunilah segala kesalahan kami.
U: Peliharalah GerejaMu, ya Tuhan.
Doa tambahan: Setelah doa-doa ini selesai didoakan, anda semua boleh menggunakan doa dari kata-kata anda sendiri secara spontan dan mengikut keadaan dan situasi masing-masing.
Bapa Kami
Doa Penutup
Allah, dasar iman kami, Engkau sudah menganugerahi kami sukacita yang luhur dan suci pada perayaan rasulMu Petrus dan Paulus. Semoga umatMu senantiasa menuruti ajaran mereka, sebab merekalah yang pertama-tama menegakkan GerejaMu. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amen.
PEMBUBARAN UMAT
PENUTUP
Dalam perayaan meriah, kalau ada paderi atau diakon, umat dibubarkan sebagai berikut:
I (Paderi) : Tuhan sertamu (atau Tuhan bersamamu)
U (Umat) : Dan bersama rohmu
I (Paderi) : Semoga saudara sekalian diberkati oleh Allah yang mahakuasa, Bapa dan Putera, dan Roh Kudus.
U (Umat) : Amen.
Madah
Yesus cahaya yang menyinari bumi
Hari mulia hari meriah ini
Kaugemilangkan dengan kenangan suci
Yang merayakan kemartiran sejati.
Pahlawan Petrus penjaga pintu surga
Serupa Kristus disalib dan disiksa
Pedang terhunus yang memenggal kepala
Melantik Paulus menjadi martir jaya.
O Roma mulya engkau sungguh terpuji
Karena jasa kedua tokoh suci
Yang menguduskan tanah yang kaubanggakan
Dengan percikan darah yang dicurahkan.
Dimulyakanlah Bapa mahakuasa
Diluhurkanlah Putra tunggal tercinta
Dihormatilah Roh penghibur Gereja
Berkuasalah kini dan selamanya. Amen.
Doa Permohonan Petang
P: Kristus mendirikan GerejaNya atas dasar para rasul dan nabi-nabi. Marilah kita penuh kepercayaan berdoa kepadaNya:
U: Dampingilah umatMu, ya Tuhan.
P: Engkau memanggil nelayan Simon menjadi pemukat manusia, * pilihlah selalu pekerja-pekerja baru, agar semua bangsa diselamatkan.
U: Dampingilah umatMu, ya Tuhan.
P: Engkau menghardik topan di tasik sehingga perahu para murid tidak tenggelam, * lindungilah GerejaMu terhadap segala kericuan, dan kuatkanlah pimpinan Gereja sedunia.
U: Dampingilah umatMu, ya Tuhan.
P: Engkau menghimpunkan kawananMu yang tercerai-berai di bawah pimpinan Petrus, * himpunkanlah seluruh umatMu dalam kandang yang sama, ya gembala yang baik.
U: Dampingilah umatMu, ya Tuhan.
P: Engkau mengutus rasul Paulus untuk mewartakan kabar gembira kepada para bangsa, * sertailah para pewarta Injil, agar sabda keselamatan dimaklumkan kepada setiap makhluk.
U: Dampingilah umatMu, ya Tuhan.
P: Engkau mempercayakan kunci kerajaan surga kepada GerejaMu, * sudilah Engkau membuka pintu gerbang surga bagi semua orang yang dalam hidupnya telah mempercayakan diri kepada belas kasihanMu.
U: Dampingilah umatMu, ya Tuhan.
Doa tambahan: Setelah doa-doa ini selesai didoakan, anda semua boleh menggunakan doa dari kata-kata anda sendiri secara spontan dan mengikut keadaan dan situasi masing-masing.
Bapa Kami
Doa Penutup
Tuhan, Allah kami, semoga kami dibantu oleh doa santo Petrus dan Paulus rasulMu. Dengan perantaraan mereka Engkau sudah memberi GerejaMu dasar rahmat surgawi. Kiranya dengan perantaraan mereka pula Engkau memberikan sokongan kepada kami untuk mencapai keselamatan abadi. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amen.
PEMBUBARAN UMAT
PENUTUP
Dalam perayaan meriah, kalau ada paderi atau diakon, umat dibubarkan sebagai berikut:
I (Paderi) : Tuhan sertamu (atau Tuhan bersamamu)
U (Umat) : Dan bersama rohmu
I (Paderi) : Semoga saudara sekalian diberkati oleh Allah yang mahakuasa, Bapa dan Putera, dan Roh Kudus.
U (Umat) : Amen.
Jonathan Fabian Ginunggil,
Pelayan Atasan Tertinggi / Most High Servant,
Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih / Jesus, Mary, Joseph Ministry of Love
(Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels)
My vocation is Blessed and Saints.
"I am the most humble of all the Saints in Heaven" Mary, Mother of God."
"I am the handmaid of the Lord, said Mary ‘let what you have said be done to me."
Mother Mary is the most humble Saint in Heaven and she is also the Mother of God for us all
(Luke 1:38)
No comments:
Post a Comment