Popular Posts

Monday, June 15, 2026

16 June 2026 (Selasa) | Hari Selasa Biasa XI

16 June 2026 (Selasa)

Hari Selasa Biasa XI 


Pembacaan Pertama: Kitab Pertama 21:17-29

Pembacaan Mazmur: Mazmur 51:3-4.5-6a.11.16 R:3a

Bait Pengantar Injil. Alleluia: Yohanes 13:34

Pembacaan dari Injil Santo Matius: Matius 5:43-48

Kalender Liturgi 2026 Tahun A/II.

Warna Liturgi Hijau.

Madah

Gelap berkurang, malam hampir hilang
Fajar gemilang menyebarkan terang.
Marilah kita memanjatkan doa
Kepada Bapa.

Semoga Bapa berbelaskasihan
Membimbing kita dalam pengabdian
Dan merestui karya darma bakti
Sepanjang hari.

Ya Bapa kami, sudilah kabulkan
Harapan hati yang kami ungkapkan
Secara tulus demi Yesus Kristus
Dalam Roh Kudus. Amen.

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Pertama 21:17-29

Engkau menyuruh orang Israel berbuat dosa.

    Sesudah Nabot dibunuh, Tuhan bersabda kepada Nabi Elia, orang Tisbe, “Bangunlah, pergilah menemui Ahab, raja Israel yang di Samaria. Ia telah pergi ke kebun anggur Nabot untuk mengambil kebun itu menjadi miliknya. Katakanlah kepadanya demikian, ‘Beginilah firman Tuhan: Engkau telah membunuh dan merampas!’ Katakan pula kepadanya, ‘Beginilah sabda Tuhan: Di tempat anjing telah menjilat darah Nabot, di situ pulalah anjing akan menjilat darahmu’.”

    Kata Ahab kepada Elia, “Sekarang engkau mendapat aku, hai musuhku?” Jawab Elia, “Memang sekarang aku mendapat engkau, karena engkau sudah memperbudak diri dengan melakukan apa yang jahat di mata Tuhan. Sungguh, aku akan mendatangkan malapetaka kepadamu. Aku akan menyapu engkau dan melenyapkan setiap orang laki-laki dari keluarga Ahab, baik yang tinggi maupun yang rendah kedudukannya di Israel. Aku akan memperlakukan keluargamu sama seperti keluarga Yerobeam bin Nebat dan seperti keluarga Baesa bin Ahia.

    Sebab engkau telah menyakiti hati-Ku dengan menyebabkan orang Israel berbuat dosa. Juga mengenai Izebel Tuhan telah bersabda, ‘Anjing akan memakan Izebel di tembok luar Yizreel. Siapa saja dari keluarga Ahab yang mati di kota akan dimakan anjing, dan yang mati di padang akan dimakan burung di udara.’ Sesungguhnya tidak pernah ada orang seperti Ahab yang memperbudak dirinya dengan melakukan yang jahat di mata Tuhan, karena ia telah dibujuk oleh Izebel, isterinya. Bahkan ia telah berlaku sangat keji. Ia mengikuti berhala-berhala, seperti orang Amori yang telah dihalau Tuhan dari depan orang Israel.

    Segera sesudah Ahab mendengar perkataan itu, ia mengoyakkan pakaiannya, mengenakan kain kabung pada tubuhnya, dan berpuasa. Bahkan ia tidur dengan memakai kain kabung, dan berjalan dengan langkah lamban. Maka bersabdalah Tuhan kepada Elia orang Tisbe itu, “Sudahkah kaulihat, bahwa Ahab merendahkan diri di hadapan-Ku? Oleh karena ia telah merendahkan diri di hadapan-Ku, maka Aku tidak akan mendatangkan malapetaka dalam zamannya. Barulah dalam zaman anaknya Aku akan mendatangkan malapetaka atas keluarganya.”

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 51:3-4.5-6a.11.16 R:3a

RefYa Tuhan, kasihanilah kami, orang yang berdosa ini.

1. Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, menurut besarnya rahmat-Mu hapuskanlah pelanggaranku. Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku!

2. Sebab aku sadar akan pelanggaranku, dosaku selalu terbayang di hadapanku. Terhadap Engkau, terhadap Engkau sendirilah aku berdosa.

3. Palingkanlah wajah-Mu dari dosaku, hapuskanlah segala kesalahanku! Lepaskanlah aku dari hutang darah, ya Allah, penyelamatku, maka lidahku akan memasyurkan keadilan-Mu!

BAIT PENGANTAR INJIL: Yohanes 13:34

R. Alleluia, alleluia.

Perintah baru Kuberikan kepadamu, sabda Tuhan. Kasihilah sesama sebagaimana Aku mengasihi kamu.

R. Alleluia, alleluia.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 5:43-48

(Umat) : Dimuliakanlah Tuhan

Kasihilah musuh-musuhmu.”

    Dalam khotbah di bukit, Yesus berkata, "Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar. Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian? Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.”

Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

Untuk renungan kita hari ini:

Bahan renungan ini sesuai untuk semua lapisan masyarakat khususnya untuk kegunaan peribadi, keluarga dan komuniti. Setiap kelompok dan kumpulan mahupun Kongregasi yang ada di dalam Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih (Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels) digalakkan untuk menggunakannya secara bebas.

Renungan pembacaan pada hari ini.

    Penyembuhan batin, pengampunan dan menyesali kesalahan dan dosa-dosa kita adalah doa dan renungan kita pada hari ini. Mari kita kembali kepada Tuhan dengan segenap hati kita agar cara hidup dan panggilan kita di dalam Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih (Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels) bersesuaian dengan ajaran dan kasih Yesus untuk kita semua.

    Di dalam pembacaan pertama, Raja Ahab dalam bacaan pertama menyesali perbuatannya dan dia memperoleh kasih dan pengampunan daripada Tuhan. Sila rujuk kembali pembacaan pada hari kelmarin 15 June 2026 Isnin untuk memudahkan anda semua melihat akar-akar dosa yang ada di dalam hidup Raja Ahab ini. Kerana kasih Allah yang tidak mengenal batas ini, kita juga harus mampu mengampuni orang yang telah berbuat salah kepada kita dan berharap dapat menemukan pengampunan dan kasih sayang daripada Tuhan. Manusia yang mengalami luka-luka batin perlu mendapat bimbingan agar proses untuk menemukan identiti sebagai anak-anak Tuhan, diperolehi dengan mengikuti ajaran Yesus ini. Itulah sebabnya mengapa saya menggalakkan agar semua ahli termasuk calon-calon yang terpilih itu wajib menjalankan retreat peribadi. Ini memastikan agar di dalam pembentukan untuk setiap kelompok dan kumpulan yang sedia ada dapat bertumbuh dalam kasih dan pengampunan Tuhan. Setelah mengalami kesembuhan daripada Tuhan, kehidupan di dalam Kongregasi dapat berjalan dengan baik. Saya melihat ini dari sudut pembentukan kerohanian dan bukannya menghalang anda semua. Oleh itu setiap orang yang memohon pengampunan dari Tuhan, pertama-tama dia harus menyedari dan menyesali kesalahannya di hadapan Tuhan dan sesama. 

    Pengampunan itu boleh terjadi apabila orang mahu dengan kerendahan hatinya mengakui kesalahannya. Penyembuhan batin ini dapat kita terima setiap hari jika kita sering mengaku dosa kita melalui Sakramen Pengakuan Dosa dan saling memaafkan kesalahan orang lain. Tuhan itu baik dan tidak akan membiarkan kita hidup sendirian. Anda semua harus yakin bahawa penyembuhan terhadap dosa-dosa dan akar penyakit yang ada di dalam kehidupan kita masing-masing membolehkan kita berkembang secara rohani. Kegembiraan, sukacita dan kedamaian daripada Tuhan akan mnyembuhkan kita secara total. Inilah pengalaman hidup saya sendiri dan bagaimana saya mulai menyedari bahawa karya Roh Kudus itu benar-benar mengubah hidup saya. Yesus di dalam Injil hari ini mengajarkan kita untuk tidak hanya mengasihi sesama tetapi juga mengasihi musuh kita. Kita dipanggil untuk menjadi sempurna seperti Bapa di surga, iaitu penuh kasih, murah hati dan berbelaskasihan. Ini bererti kita berusaha untuk berbuat baik kepada orang yang menyakiti kita dan berusaha untuk mengampuni serta memperlakukan untuk semua orang. Dengan kasih sayang dan pengampunan itu, kita akan menemukan kebahagiaan, kedamaian dalam hati dan hidup kita. Musuh bererti seorang yang jahat kepada kita, sedangkan ‘Kasih’ (Agape) bererti perhatian dan perlakuan baik tanpa motif tersembunyi kepada seseorang. 

    Dan Yesus memerintahkan kita semua untuk mengasihi dan mendoakan musuh kita. Ianya terasa sukar dan sulit tetapi alasan utama ajaran Yesus ini adalah kerana Allah mengasihi setiap orang tanpa terkecuali, dan Allah juga memanggil kita untuk melakukan hal yang sama. Di dunia ini kejahatan hanyalah mendatangkan penderitaan dan kerugian bagi diri sendiri. Maka pilihan yang ada bukan untuk membalas kejahatan seseorang tetapi adalah untuk berdoa tentang masalah tersebut. Oleh itu marilah kita terus mengasihi dan mendoakan kebaikan musuh-musuh kita. Ada masa-masa tertenti kita akan mengalami rasa damai di hati, sambil percaya bahawa Allah akan ikut mengubah dan menyembuhkan diri kita. Pengalaman rasa rohani ini adalah daripada Tuhan. Dan doa inilah yang telah dikurniakan oleh Tuhan agar anda semua tahu bahawa, penyembuhan batin telah luka-luka penyakit yang mengganggu kehidupan kita sejak sekian lama, mengalami kesembuhan hasil daripada iman dan kepercayaan anda semua terhadap Yesus Kristus. Maka marilah kita terus mengikuti ajaran Yesus ini. Membalas kejahatan dengan kebaikan pasti menghasikan hal positif bagi kedua pihak. “Berbahagialah orang yang damai karena mereka akan disebut anak – anak Allah” (Matius 5:9). Sila baca renungan dan pembacaan pada hari kelmarin 15 June 2026 Isnin untuk memudahkan lagi anda semua untuk mengenal pasti kehidupan yang perlu kita ikuti dan imani setiap hari. Tuhan akan menyertai doa-doa permohonan kita. Cuma pertanyaan saya disini adalah, adakah anda semua benar-benar berdoa dan memohon pertolongan daripada Tuhan setiap hari? 

Doa Permohonan Pagi dan Petang menurut ajaran Tradisi Suci dan Gereja Katolik

Doa permohonan ini wajib didoakan oleh semua ahli yang ada di dalam Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih (Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels). Doa ini boleh didoakan secara peribadi, keluarga, di dalam komuniti terutama sekali untuk kegunaan kelompok atau kumpulan yang telah ditubuhkan. Setiap Kongregasi wajib mendoakan doa-doa permohonan yang telah disediakan mengikut doa resmi Gereja Katolik yang ditetapkan dan diatur secara liturgi dan yang berakar pada Tradisi Suci dan Gereja Katolik. 

Doa Permohonan Pagi 

Dengan darah-Nya Kristus telah memperoleh bagi diri-Nya suatu umat yang baru. Marilah kita menyembah Dia dan berdoa kepada-Nya dengan rendah hati:

U: Ingatlah akan umat-Mu, ya Tuhan.

P: Raja dan penebus kami, dengarkanlah umat-Mu yang memuji Engkau pada permulaan hari ini,* ajarilah kami meluhurkan Dikau, ya Raja mahamulia.
P: Engkaulah harapan dan keteguhan kami, pada-Mu kami percaya,* dan kami takkan dipermalukan.
P: Perhatikanlah kelemahan kami dan datanglah cepat untuk membantu kami,* karena tanpa Engkau kami tak berdaya seditipun.
P: Ingatlah akan orang yang papa dan yang sendirian, agar hari baru ini jangan menjadi beban bagi mereka,* melainkan hiburan dan sukacita.

Doa tambahan: Setelah doa-doa ini selesai didoakan, anda semua boleh menggunakan doa dari kata-kata anda sendiri secara spontan dan mengikut keadaan dan situasi masing-masing.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga, Dimuliakanlah nama-Mu. Datanglah kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mudi atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami. Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, segala kebaikan dan setiap keindahan Kauciptakan dalam cinta kasih-Mu. Semoga kami memulai hari ini dengan sukacita dan mengisinya dengan usaha cinta kasih bagi-Mu dan bagi semua saudara kami. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amen.

PEMBUBARAN UMAT

PENUTUP

Dalam perayaan meriah, kalau ada paderi atau diakon, umat dibubarkan sebagai berikut:

I (Paderi) : Tuhan sertamu (atau Tuhan bersamamu)

U (Umat) : Dan bersama rohmu

I (Paderi) : Semoga saudara sekalian diberkati oleh Allah yang mahakuasa, Bapa dan Putera, dan Roh Kudus.

U (Umat) : Amen.

Atau dalam perayaan sederhana dan untuk doa secara peribadi, ibadat doa penutup ini ditutup sebagai berikut:

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup kekal.
U: Amen.

Madah

Bapa Yang Maha Kuasa
Senja hari sudah tiba
Dengarkanlah madah kami
Pengungkapan isi hati.

Hati dan suara kami
Bersatu padu memuji
Cinta kami kepada-Mu
Tetaplah teguh selalu.

Bila malam jadi gelap
Jangan iman hilang lenyap
S’moga malam diterangi
Sinar iman yang sejati.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan Roh-Mu
Sekarang serta selalu. Amen.

Doa Permohonan Petang

Allah meneguhkan umat-Nya dalam pengharapan. Sebab itu marilah kita dengan hati gembira berseru:

U: Engkaulah harapan umat-Mu, ya Tuhan.

P: Kami bersyukur kepadamu, ya Tuhan, sebab dalam Kristus Engkau telah memperkaya kami dalam segala hal,* dalam segala macam perkataan dan pengetahuan.
P: Allah, Engkau menguasai hati orang yang memerintah, berikanlah kebijaksanaan kepada para pemimpin negara,* supaya mereka mengambil kebijaksanaan sesuai dengan keinginan hati-Mu.
P: Engkau mengurniakan kecakapan kepada para seniman untuk mengungkapkan kemuliaan dan keindahan-Mu,* sinarilah kiranya dunia ini dengan harapan dan kegembiraan berkat karya seni mereka.
P: Engkau tidak membiarkan kami diuji melampaui batas kesanggupan kami,* maka kuatkanlah yang lemah, dan bangunkanlah yang jatuh.
P: Dengan perantaraan Putera-Mu Engkau telah berjanji bahwa manusia pada hari terakhir akan bangkit kepada kehidupan,* janganlah lupakan orang yang sudah meninggal dunia.

Doa tambahan: Setelah doa-doa ini selesai didoakan, anda semua boleh menggunakan doa dari kata-kata anda sendiri secara spontan dan mengikut keadaan dan situasi masing-masing.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga, Dimuliakanlah nama-Mu. Datanglah kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mudi atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami. Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Tuhan yang mahamurah, semoga pujian petang ini naik ke hadapan-Mu, dan berkat-Mu turun ke atas kami. Bantulah dan selamatkanlah kami sekarang ini dan selama-lamanya. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amen.

PEMBUBARAN UMAT

PENUTUP

Dalam perayaan meriah, kalau ada paderi atau diakon, umat dibubarkan sebagai berikut:

I (Paderi) : Tuhan sertamu (atau Tuhan bersamamu)

U (Umat) : Dan bersama rohmu

I (Paderi) : Semoga saudara sekalian diberkati oleh Allah yang mahakuasa, Bapa dan Putera, dan Roh Kudus.

U (Umat) : Amen.

Atau dalam perayaan sederhana dan untuk doa secara peribadi, ibadat doa penutup ini ditutup sebagai berikut:

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup kekal.
U: Amen.

Jonathan Fabian Ginunggil,
Pelayan Atasan Tertinggi / Most High Servant,
Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih / Jesus, Mary, Joseph Ministry of Love 
(Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels)

My vocation is Blessed and Saints.

"I am the most humble of all the Saints in Heaven" Mary, Mother of God."

"I am the handmaid of the Lord, said Mary ‘let what you have said be done to me."

Mother Mary is the most humble Saint in Heaven and she is also the Mother of God for us all
(Luke 1:38)

No comments:

The First Holy Martyrs of the Holy Roman Church

These “ proto-martyrs ” of Rome were the first Christians persecuted en masse by the Emperor Nero in the year 64 , before the martyrdom of ...