1 June 2026 (Isnin)
ISNIN HARI BIASA IX
Peringatan Wajib Santo Yustinus – Martir
Pembacaan Pertama:
Pembacaan Mazmur: Mazmur 91:1-2.14-15ab.15c-16; Refren:2b
Bait Pengantar Injil. Alleluia:
Pembacaan dari Injil Santo Markus: Markus 12:1-12
Kalender Liturgi 2026 Tahun A/II.
Warna Liturgi Merah.
Madah
Marilah kita bernyanyi
Dengan gembira memuji
Kejayaan para kudus
Yang dibunuh demi Kristus.
Berkat imannya yang kuat
Dan dibantu oleh rahmat
Mereka bertekad bulat
Setya sampai akhir hayat.
Meskipun diancam maut
Tidaklah mereka takut
Sebab Tuhan mendampingi
Dengan kuasa ilahi.
Mari mohon pada Tuhan
Agar kita digabungkan
Pada rombongan pahlawan
Sepanjang segala zaman. Amen.
Bacaan I – 2 Petrus 1:1-7
Yesus Kristus telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga. Berkat Dia kalian boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi.
Bacaan dari Surat Kedua Rasul Petrus:
Dari Simon Petrus, hamba dan rasul Yesus Kristus, kepada mereka yang bersama-sama kami memperoleh iman oleh karena keadilan Allah dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Semoga kasih karunia dan damai sejahtera melimpahi kalian, oleh pengenalan akan Allah dan akan Yesus Tuhan kita.
Kekuasaan-Nya yang ilahi telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh, berkat pengenalan akan Dia, yang memanggil kita dengan kuasa-Nya yang mulia. Dengan cara demikian Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan sangat besar. Berkat janji-janji itu kalian boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia.
Justru karena itu kalian harus sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu: kebajikan, dan kepada kebajikan: pengetahuan, dan kepada pengetahuan: penguasaan diri, kepada penguasaan diri: ketekunan, dan kepada ketekunan: kesalehan, dan kepada kesalehan: kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara: kasih akan semua orang.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan – Mazmur 91:1-2.14-15ab.15c-16; Refren:2b
Ya Allahku, pada-Mulah aku percaya.
1. Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada Tuhan, “Tuhanlah tempat perlindungan dan kubu pertahananku, Allahku yang kupercayai.”
2. Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku. Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakannya.
3. Aku akan meluputkan dia dan memuliakannya, dengan umur panjang akan Kukenyangkan dia; kepadanya akan Kuperlihatkan keselamatan yang datang dari pada-Ku.
Bait Pengantar Injil – Wahyu 1:5ab
R. Alleluia, alleluia.
Yesus Kristus, Engkaulah saksi yang setia, yang pertama bangkit dari alam maut; Engkau mengasihi kami dan mencuci dosa kami dalam darah-Mu.
R. Alleluia, alleluia.
Bacaan Injil – Markus 12:1-12
Mereka menangkap dan membunuh putera kesayangan, dan melemparkannya ke luar kebun anggur.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus:
Pada suatu hari Yesus berbicara kepada imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat dan kaum tua-tua dengan perumpamaan, kata-Nya, “Adalah seorang membuka kebun anggur dan menanam pagar sekelilingnya. Ia menggali lubang tempat memeras anggur, dan mendirikan menara jaga. Kemudian disewakannya kebun anggur itu kepada penggarap-penggarap, lalu ia berangkat ke negeri lain. Ketika sudah tiba musim panen, ia mengutus seorang hamba kepada penggarap-penggarap itu untuk menerima sebagian dari hasil kebun. Tetapi hamba itu ditangkap dan dipukuli oleh para penggarap lalu disuruh pergi dengan tangan hampa. Kemudian pemilik kebun anggur itu menyuruh pula seorang hamba lain kepada mereka. Orang itu mereka pukuli sampai luka kepalanya, dan sangat mereka permalukan. Lalu pemilik itu menyuruh seorang hamba lain lagi, dan orang ini mereka bunuh. Dan banyak lagi yang lain, ada yang mereka pukul, dan ada yang mereka bunuh.
Kini tinggal satu orang, yakni puteranya yang kekasih. Dialah yang akhirnya diutus kepada mereka, sebab pikirnya, ‘Puteraku pasti akan mereka segani.’ Tetapi penggarap-penggarap itu berkata seorang kepada yang lain, ‘Dia itulah ahli waris! Mari kita bunuh dia, maka warisan ini menjadi milik kita. Mereka menangkap dan membunuh dia, lalu melemparkannya ke luar kebun anggur itu. Sekarang apa yang akan dilakukan oleh pemilik kebun anggur itu? Ia akan datang dan membinasakan penggarap-penggarap itu, lalu mempercayakan kebun anggurnya kepada orang-orang lain. Tidak pernahkah kamu membaca ayat ini: Batu yang dibuang oleh para tukang bangunan telah menjadi batu penjuru. Itulah tindakan Tuhan, suatu hal yang ajaib dalam pandangan kita.” Lalu mereka berusaha untuk menangkap Yesus, karena mereka tahu, bahwa merekalah yang dimaksudkan-Nya dengan perumpamaan itu. Tetapi mereka takut kepada orang banyak. Maka mereka pergi dan membiarkan Yesus.
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.
Untuk renungan kita hari ini:
Bahan renungan ini sesuai untuk semua lapisan masyarakat khususnya untuk kegunaan peribadi, keluarga dan komuniti. Setiap kelompok dan kumpulan mahupun Kongregasi yang ada di dalam Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih (Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels) digalakkan untuk menggunakannya secara bebas.
Renungan pembacaan pada hari ini.
Di dalam Gereja kita, selain liturgi, ada banyak kegiatan rohani seperti retret, rekoleksi, seminar, kebaktian kebangunan rohani, pendalaman kitab suci dan lain-lain. Kegiatan-kegiatan seperti ini bertujuan menumbuhkan dan memupuk iman agar berbuah dalam kasih pelayanan dan kita tidak mudah lemah oleh kerana hal-hal yang menjauhkan kita dari Yesus Kristus.
Rasul Santo Petrus dalam bacaan pertama pada hari ini telah menjelaskan bahawa iman adalah amat penting. Santo Petrus mendorong kita untuk terus bertumbuh di dalam iman, pengetahuan dan kasih karunia Tuhan. Dalam bacaan Injil Yesus menceritakan tentang seorang pemilik kebun anggur yang menyewakan kebunnya kepada petani-petani. Namun, petani-petani itu tidak setia. Mereka menolak hamba hamba yang diutus oleh si pemilik kebun anggur itu untuk mengambil sebahagian hasil kebunnya itu. Bahkan petani-petani itu membunuh putra pemilik kebun anggur.
Kita adalah petani-petani di kebun anggur Tuhan. Kisah di dalam Injil hari ini mengingatkan kita bahawa keselamatan kita berasal dari Kristus dan kita harus hidup sebagai petani yang setia di kebun anggur-Nya. Kita membangun cara hidup kita sebagai seorang Kristian yang kuat dan bertumbuh di dalam iman dan pengetahuan serta menghasilkan buah-buah yang baik. Melalui cara hidup dan panggilan kita di dalam Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih (Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels) kita mampu membangun sebuah komuniti yang hidup berpusatkan kepada Yesus Kristus. Dan buah hasil daripada ketekunan dan kesabaran kita di dalam doa mampu membentuk kita untuk semakin hidup seperti Yesus, difikiran, perkataan dan perbuatan Yesus Kristus.
Kehidupan Para Orang Kudus.
Santo Yustinus berasal dari Samaria. Dia hidup pada abad kedua. Bapanya membesarkan Yustinus tanpa pengenalan akan Tuhan. Ketika masih kanak-kanak, Yustinus membaca puisi, sejarah dan ilmu pengetahuan. Semasa dewasa, dia terus belajar. Tujuan utamanya untuk belajar adalah bagi menemukan kebenaran akan Tuhan. Suatu hari, ketika sedang berjalan menyusuri tepi pantai, Santo Yustinus bertemu dengan seorang tua. Oleh kerana Yustinus kelihatan gelisah, orang tua itu bertanya apa yang menggelisahkan hatinya.
Santo Yustinus menjawab bahawa dia bersedih kerana tidak menemukan kepastian tentang Tuhan dalam semua buku yang telah dibacanya. Orang tua itu bercerita kepadanya tentang Yesus, Juruselamat manusia dan mendorongnya untuk berdoa agar dapat memahami kebenaran Tuhan. Santo Yustinus mulai berdoa dan membaca Sabda Tuhan. Dia jatuh cinta pada Sabda Tuhan dan amat kagum akan pengorbanan suci Tuhan Yesus serta kisah umat Kristian yang sedia mati demi iman.
Setelah memperdalam pengetahuannya tentang agama Kristian, Yustinus menjadi seorang Kristian. Kemudian, dia menggunakan pengetahuannya yang luas itu untuk menjelaskan serta mempertahankan iman melalui karya tulisannya. Di kota Roma, Santo Yustinus ditangkap kerana menjadi seorang pengikut Kristus. Hakim bertanya padanya, “Apakah kamu fikir dengan mati, maka kamu akan masuk syurga dan memperoleh ganjaranmu?” Santo Yustinus menjawab, “Bukan saja aku berfikir demikian tetapi aku yakin mengenainya!” dan Santo Yustinus pun dibunuh, lalu meninggal dunia sebagai martir sekitar tahun 166
Doa Permohonan Pagi dan Petang menurut ajaran Tradisi Suci dan Gereja Katolik
Doa permohonan ini wajib didoakan oleh semua ahli yang ada di dalam Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih (Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels). Doa ini boleh didoakan secara peribadi, keluarga, di dalam komuniti terutama sekali untuk kegunaan kelompok atau kumpulan yang telah ditubuhkan. Setiap Kongregasi wajib mendoakan doa-doa permohonan yang telah disediakan mengikut doa resmi Gereja Katolik yang ditetapkan dan diatur secara liturgi dan yang berakar pada Tradisi Suci dan Gereja Katolik.
Doa Permohonan Pagi
Saudara-saudara,
para martir wafat demi sabda Allah. Marilah kita memuji penebus kita, saksi
yang setia, dan berkata:
U:
Engkau telah menebus kami dengan darah-Mu.
P:
Ya Tuhan, para martir-Mu rela mati untuk memberi kesaksian tentang iman mereka,*
berikanlah kebebasan rohani kepada kami.
P:
Para martir-Mu mengakui iman mereka sampai menumpahkan darahnya,* berilah kami
kemurnian dan keteguhan iman.
P:
Para martir-Mu mengikuti jejak-Mu dengan memanggul salib mereka,* semoga kami
dengan berani menanggung kesukaran-kesukaran hidup.
P:
Para martir-Mu membasuh pakaian mereka dalam darah Anak Domba,* semoga kami
mengalahkan serangan hawa nafsu dan bujukan dosa.
Doa tambahan: Setelah doa-doa ini selesai didoakan, anda semua boleh menggunakan doa dari kata-kata anda sendiri secara spontan dan mengikut keadaan dan situasi masing-masing.
Bapa Kami
Dimuliakanlah nama-Mu.
Datanglah kerajaan-Mu.
Jadilah kehendak-Mu
di atas bumi seperti di dalam surga.
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
Doa
Penutup
Allah
yang kekal dan kuasa, berkat rahmat-Mu, Santo… dan… sudah rela menderita
sengsara dan berani mati demi Kristus. Tolonglah kami, orang yang lemah ini, agar kamipun seumur hidup berani mengakui
nama-Mu yang kudus. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amen.
PENUTUP
P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup kekal.
U: Amen.
Madah
Kawan sekalian mari melambungkan
Nyanyian pujian untuk memuliakan
Angkatan pahlawan yang tak terkalahkan
Rela mati demi Tuhan.
Mereka dihina dibenci dunia.
Akhirnya disiksa hingga tak bernyawa
Namun sesungguhnya mereka berjaya
Hidup mulia selamanya.
Sungguh mengagumkan semangat pahlawan
Yang tak tergoncangkan di tengah siksaan
Di mana gerangan sumber ketabahan
Jika bukan dalam Tuhan?
Terpujilah Bapa Allah Mahaesa
Terpujilah Putra penebus dunia
Yang mengutus Roh-Nya di tengah Gereja
Untuk selama-lamanya.
Amen.
Doa Permohonan Petang
Raja para martir sudah mempersembahkan diri dalam perjamuan malam terakhir dan menyerahkan hidup-Nya di salib. Marilah kita mengucap syukur kepada-Nya dengan berkata:
U: Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan.
P: Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan, sebab Engkau telah mengasihi kami sampai akhir. Engkaulah penyelamat kami, Engkaulah sumber kekuatan dan teladan bagi setiap martir.
U: Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan.
P: Engkau memanggil semua orang berdosa yang bertobat, kepada kehidupan abadi.
U: Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan.
P: Hari ini kami mempersembahkan darah perjanjian baru yang Kaucurahkan demi pengampunan dosa.
U: Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan.
P: Berkat rahmat-Mu kami tetap bertekun dalam iman sampai pada hari ini.
U: Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan.
P: Kami percaya bahwa arwah orang beriman Kauterima dalam kemuliaan-Mu.
U: Kami memuliakan Dikau, ya Tuhan.
Doa tambahan: Setelah doa-doa ini selesai didoakan, anda semua boleh menggunakan doa dari kata-kata anda sendiri secara spontan dan mengikut keadaan dan situasi masing-masing.
Bapa Kami
Dimuliakanlah nama-Mu.
Datanglah kerajaan-Mu.
Jadilah kehendak-Mu
di atas bumi seperti di dalam surga.
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
Doa Penutup
Allah yang kekal dan kuasa, berkat rahmat-Mu, Santo… dan… sudah rela menderita sengsara dan berani mati demi Kristus. Tolonglah kami, orang yang lemah ini, agar kamipun seumur hidup berani mengakui nama-Mu yang kudus. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amen.
PENUTUP
P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup kekal.
U: Amen.
Jonathan Fabian Ginunggil,
Pelayan Atasan Tertinggi / Most High Servant,
Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih / Jesus, Mary, Joseph Ministry of Love
(Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels)
My vocation is Blessed and Saints.
"I am the most humble of all the Saints in Heaven" Mary, Mother of God."
"I am the handmaid of the Lord, said Mary ‘let what you have said be done to me."
Mother Mary is the most humble Saint in Heaven and she is also the Mother of God for us all
(Luke 1:38)