Popular Posts

Friday, May 29, 2026

29 May 2026 (Jumaat) | JUMAAT HARI BIASA VIII | Santo Paulus VI | Beato Yosef Kowalski | Beato Joseph Gerard | Beato Elia dari Santo Klemens yang Kudus

29 May 2026 (Jumaat)

JUMAAT HARI BIASA VIII
Santo Paulus VI (klik disini)
Beato Yosef Kowalski (klik disini)
Beato Joseph Gerard (klik disini)
Beato Elia dari Santo Klemens yang Kudus (klik disini)

Pembacaan Pertama: 1 Petrus 4:7-13

Pembacaan Mazmur: Mzm 96:10.11-12.13; Refren:13b

Bait Pengantar Injil. Alleluia: Yohanes 15:16

Pembacaan dari Injil Santo Markus: Markus 11:11-26

Kalender Liturgi 2026 Tahun A/II.

Warna Liturgi Hijau.

Madah

Meski Kristus ada di setiap waktu
Namun jangan tunda janganlah menunggu
Carilah wajah-Nya sekarangpun juga
Tanpa menantikan senja.

Kristus sungguh ada dalam diri kita
Meski kita hina meski kita papa
Carilah wajah-Nya serukan nama-Nya
Kita pasti dibimbing-Nya.

Ya Bapa surgawi tolonglah hamba-Mu
Agar mengikuti Roh Kudus selalu
Hingga hari ini kami sungguh mampu
Mencari wajah Putra-Mu. Amen.

Bacaan I – 1 Petrus 4:7-13

Jadilah pembagi rahmat Allah yang beraneka ragam.

Bacaan dari Surat Pertama Rasul Petrus:

Saudara-saudara terkasih, kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kalian dapat berdoa. Tetapi yang terutama ialah kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa. Hendaknya saling memberi tumpangan tanpa bersungut-sungut.

Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah. Jika seseorang berbicara, baiklah ia berbicara sebagai orang yang menyampaikan sabda Allah; Jika ada seorang melayani, baiklah ia melakukannya dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah, supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu karena Yesus Kristus. Dialah yang memiliki kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya! Amin.

Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kalian heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atasmu. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kalian dapat dalam penderitaan Kristus. Dengan demikian kalian juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan – Mazmur 96:10.11-12.13; Refren:13b

Tuhan datang menghakimi bumi.

1. Katakanlah di antara bangsa-bangsa: “Tuhan itu Raja! Dunia ditegakkan-Nya, tidak akan goyah. Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran.”

2. Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorai, biarlah gemuruh laut serta segala isinya, biarlah beria-ria padang dan segala yang ada di atasnya, dan segala pohon di hutan bersorak-sorai.

3. Biarlah mereka bersukacita di hadapan Tuhan, sebab Ia datang, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kesetiaan-Nya.

Bait Pengantar Injil – Yohanes 8:12

R. Alleluia, alleluia.

Aku telah memilih kalian dari dunia, agar kalian pergi dan menghasilkan buah, dan buahmu itu tetap.

R. Alleluia, alleluia.

Bacaan Injil – Markus 11:11-26

Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa. Percayalah kepada Allah!

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus:

Pada waktu Yesus tiba di Yerusalem, Ia masuk ke Bait Allah, dan meninjau semuanya. Tetapi karena hari sudah hampir malam, Ia keluar ke Betania bersama dengan kedua belas murid-Nya. Keesokan harinya, sesudah mereka itu meninggalkan Betania, Yesus merasa lapar. Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara. Maka kata Yesus kepada pohon itu, “Jangan lagi seorang pun makan buahmu selama-lamanya!” Ucapan itu terdengar pula oleh para murid.

Maka Yesus dan murid-murid-Nya di Yerusalem. Sesudah masuk ke Bait Allah, mulailah Yesus mengusir orang-orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati dibalikkan-Nya, dan Ia tidak mengijinkan orang membawa barang-barang melintasi halaman Bait Allah. Lalu Ia mengajar mereka, “Bukankah ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa? Tetapi kalian ini telah menjadikannya sarang penyamun!”

Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat mendengar tentang peristiwa itu. Maka mereka berusaha untuk membinasakan Yesus. Tetapi mereka takut kepada-Nya, sebab mereka melihat orang banyak takjub akan pengajaran-Nya. Menjelang malam mereka keluar lagi dari kota. Pagi-pagi Yesus dan murid-murid-Nya lewat, dan melihat bahwa pohon ara itu sudah kering sampai ke akar-akarnya. Maka teringatlah Petrus akan apa yang telah terjadi, lalu berkata kepada Yesus, “Rabi, lihatlah, pohon ara yang Kaukutuk itu sudah kering.”

Yesus menjawab mereka, “Percayalah kepada Allah! Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung itu, ‘Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut,’ maka hal itu akan terjadi, asal ia tidak bimbang hati, tetapi percaya bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi. Karena itu Aku berkata kepadamu, apa saja yang kalian minta dan doakan, akan diberikan kepadamu, asal kalian percayalah bahwa kalian akan menerimanya. Dan jika kalian berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di surga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.” Tetapi jika kalian tidak mengampuni, maka Bapamu yang di surga juga tidak akan mengampuni kesalahan-kesalahanmu.

Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

Untuk renungan kita hari ini:

Bahan renungan ini sesuai untuk semua lapisan masyarakat khususnya untuk kegunaan peribadi, keluarga dan komuniti. Setiap kelompok dan kumpulan mahupun Kongregasi yang ada di dalam Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih (Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels) digalakkan untuk menggunakannya secara bebas.

Renungan pembacaan pada hari ini.

    Pembacaan pada hari ini mengajak kita semua untuk merenungkan kehidupan kita di hadapan Tuhan, bukan dengan ketakutan, tetapi dengan kesedaran rohani. Rasul Santo Petrus mengingatkan kepada kita, “Akhir segala sesuatu sudah dekat.” Dia tidak mengajak untuk panik atau takut melainkan untuk bersiap sedia, “Kuasailah dirimu dan waspadalah supaya kamu dapat berdoa.” Hidup yang sedar akan keterbatasan waktu seharusnya mendorong kita untuk semakin sungguh-sungguh di dalam doa, kasih, dan pelayanan. “Utamakanlah kasih,” seperti yang di tulis oleh Santo Petrus, “sebab kasih menutupi banyak dosa.” Di dunia yang gelisah ini, kasih adalah jawapan dan bukan kemarahan, melainkan pengampunan dan kepedulian.

    Di dalam Injil, Yesus mengecam pohon ara yang berdaun lebat, namun tidak berbuah. Pohon itu menjadi gambaran nyata bagi kita yang mungkin tampak rohani dari luar, iaitu aktif di dalam kegiatan Gereja dan penuh pengetahuan agama, tetapi sebenarnya tidak menghasilkan buah kasih, pertobatan, dan pelayanan yang nyata. Yesus mengingatkan kita bahawa penampilan luar tanpa buah adalah sia-sia. Oleh yang demikian, iman yang sejati harus tercermin dalam tindakan nyata sehari-hari yang membawa kepada perubahan baik bagi diri sendiri mahupun untuk orang lain. Hanya dengan hati yang murni dan terbuka, kita mampu menghasilkan buah yang berkenan di hadapan Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama.

Doa Permohonan Pagi dan Petang menurut ajaran Tradisi Suci dan Gereja Katolik

Doa permohonan ini wajib didoakan oleh semua ahli yang ada di dalam Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih (Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels). Doa ini boleh didoakan secara peribadi, keluarga, di dalam komuniti terutama sekali untuk kegunaan kelompok atau kumpulan yang telah ditubuhkan. Setiap Kongregasi wajib mendoakan doa-doa permohonan yang telah disediakan mengikut doa resmi Gereja Katolik yang ditetapkan dan diatur secara liturgi dan yang berakar pada Tradisi Suci dan Gereja Katolik. 

Doa Permohonan Pagi

Allah menaruh perhatian terhadap setiap insan yang diciptakan-Nya dan yang ditebus dalam Puter-Nya. Hendaklah kita menyerahkan diri kepada-Nya dan berdoa:

U: Teguhkanlah karya-Mu dalam hati kami, ya Tuhan.

P: Allah yang mahamurah, arahkanlah langkah kami menuju kesucian sejati,* agar kami memikirkan yang benar, adil dan luhur.
P: Demi nama-Mu, ya Tuhan, janganlah tinggalkan kami,* dan janganlah Kaubatalkan perjanjian-Mu.
P: Terimalah kami yang menyesali dosa dengan randah hati,* karena Engkau tak pernah menolak orang yang remuk redam.
P: Engkau telah memanggil kami dalam Kristus untuk berbicara sebagai nabi,* semoga kami mewartakan Injil tanpa takut.

Doa tambahan: Setelah doa-doa ini selesai didoakan, anda semua boleh menggunakan doa dari kata-kata anda sendiri secara spontan dan mengikut keadaan dan situasi masing-masing.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
Dimuliakanlah nama-Mu.
Datanglah kerajaan-Mu.
Jadilah kehendak-Mu
di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Ya Tuhan, dengan rendah hati kami mohon kepada-Mu, limpahkanlah rahmat-Mu kepada kami dan doronglah kami selalu untuk menjalankan perintah-Mu. Semoga kami Kauhibur selama kehidupan sekarang, dan Kauzinkan menikmati kebahagiaan yang akan datang. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amen.

PENUTUP
P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup kekal.
U: Amen.

Madah

Yesus cahaya sejati
Yang bersinar dalam hati
Membawa keselamatan
Dan damai yang tahan zaman.

Engkau laksana pelita
Di tengah gelap gulita
Yang menjamin perjalanan
Agar mencapai tujuan.

Bila senja sudah tiba
Engkau tetap bercahaya
Menyinarkan kasih suci
Memancarkan cinta murni.

Terpujilah Kristus Tuhan
Yang rela menjadi kurban
Namun kini sudah jaya
Mulia untuk selamanya. Amen.

Doa Permohonan Petang

Semua orang yang mengenal Kristus berharap kepada-Nya. Maka marilah kita berdoa dengan penuh kepercayaan:

U: Tuhan, kasihanilah kami.

P: Kristus, kuatkanlah kami, sebab kami ini manusia lemah,* yang mudah tersandung dan jatuh.
P: Tanpa Engkau kami cenderung kepada kejahatan,* maka perbaharuilah kami dengan pengampunan-Mu.
P: Engkau dihina oleh dosa, tetapi dimuliakan oleh tobat,* maka jauhkanlah murka-Mu dari kami, meskipun kami layak dihukum karena dosa kami.
P: Engkau telah mengampuni dosa wanita yang bertobat, dan meletakkan domba yang hilang di atas bahu-Mu,* maka limpahkanlah belasihan-Mu kepada kami.

Doa tambahan: Setelah doa-doa ini selesai didoakan, anda semua boleh menggunakan doa dari kata-kata anda sendiri secara spontan dan mengikut keadaan dan situasi masing-masing.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,
Dimuliakanlah nama-Mu.
Datanglah kerajaan-Mu.
Jadilah kehendak-Mu
di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa dan mahamurah, Putera-Mu telah Kauserahkan kepada maut untuk menyelamatkan seluruh dunia. Maka kami mohon kepada-Mu, semoga umat-Mu ini tetap berusaha menyerahkan diri kepada-Mu sebagai kurban yang hidup, supaya dipuaskan dengan kepenuhan cinta kasih-Mu. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amen.

PENUTUP
P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup kekal.
U: Amen.

Jonathan Fabian Ginunggil,
Pelayan Atasan Tertinggi / Most High Servant,
Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih / Jesus, Mary, Joseph Ministry of Love 
(Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels)

My vocation is Blessed and Saints.

"I am the most humble of all the Saints in Heaven" Mary, Mother of God."

"I am the handmaid of the Lord, said Mary ‘let what you have said be done to me."

Mother Mary is the most humble Saint in Heaven and she is also the Mother of God for us all
(Luke 1:38)

No comments:

The First Holy Martyrs of the Holy Roman Church

These “ proto-martyrs ” of Rome were the first Christians persecuted en masse by the Emperor Nero in the year 64 , before the martyrdom of ...