Popular Posts

Thursday, May 21, 2026

POPE LEO XIV | REGINA CAELI | Saint Peter's Square | Sunday, 25 May 2025

 

POPE LEO XIV

REGINA CAELI

Saint Peter's Square
Sunday, 25 May 2025

Saudara-saudari terkasih, selamat hari Minggu!

    Saya masih berada di awal pelayanan saya di antara anda semua. Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih atas kasih sayang yang telah anda tunjukkan dan meminta kepada anda untuk terus menyokong saya dengan doa dan kedekatan anda. Dalam segala hal yang Tuhan panggil kita untuk lakukan, baik dalam kehidupan sehari-hari mahupun di dalam perjalanan iman kita, ada kalanya kita merasa tidak mampu. Namun Injil Minggu ini Yohanes bab 14, ayat 23 hingga 29, memberitahu kita untuk tidak bergantung kepada kemampuan kita sendiri, melainkan kepada belas kasihan Tuhan yang telah memilih kita, dan untuk yakin bahawa Roh Kudus membimbing kita dan mengajari kita segala sesuatu. 

    Pada malam sebelum kematian Yesus, para Rasul, yang dalam keadaan kebingungan dan kesedihan mereka, bertanya-tanya bagaimana mereka akan terus memberi kesaksian tentang kerajaan Allah. Kemudian Yesus berbicara kepada mereka tentang karunia Roh Kudus. Yesus memberikan janji yang indah ini seperti yang telah tertulis dari ayat 23 ini: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia. Dengan cara ini, Yesus membebaskan murid-murid-Nya daripada kegelisahan mereka, dengan berkata kepada mereka melalui ayat 27 ini: “Janganlah gelisah dan gentar hatimu. Sebab jika kita tetap tinggal di dalam kasih-Nya, Yesus akan datang dan tinggal di dalam kita dan hidup kita akan menjadi bait Allah. Kasih-Nya menerangi kita, mempengaruhi cara kita berfikir dan bertindak, dan menyebar kepada orang lain dan merangkumi setiap situasi dalam hidup kita. 

    Saudara-saudari, tempat tinggal Allah di dalam diri kita ini adalah karunia Roh Kudus yang menuntun kita dan memungkinkan kita untuk mengalami kehadiran dan kedekatan Allah di tengah kehidupan kita sehari-hari, kerana Dia menjadikan kita rumah-Nya. Sungguh menakjubkan untuk berfikir bahawa, ketika kita mempertimbangkan panggilan peribadi kita, situasi yang kita hadapi dan orang-orang yang dipercayakan kepada kita, komitmen dan tanggung jawab kita, serta pelayanan kita di Gereja, masing-masing dari kita dapat berkata dengan yakin: “Walaupun saya lemah, Tuhan tidak malu akan kemanusiaanku. Sebaliknya, Dia datang untuk tinggal di dalam diriku. Dia menyertai saya dengan Roh-Nya; Tuhan menerangi saya dan menjadikan saya sebagai alat saluran kasih-Nya bagi sesama, bagi masyarakat, dan bagi dunia.” 

    Saudara-saudara terkasih, berdasarkan janji itu, marilah kita berjalan dalam sukacita yang lahir dari iman, agar menjadi bait suci Tuhan yang kudus. Marilah kita bertekad untuk membawa kasih-Nya ke mana sahaja, jangan pernah melupakan bahawa setiap saudara dan saudari kita adalah tempat kediaman Allah dan bahawa kehadiran-Nya terutama terwujud dalam anak-anak kecil, dalam orang miskin dan yang menderita, yang meminta kita untuk menjadi orang Kristen yang bijaksana dan penuh belas kasihan. Dan marilah kita mempercayakan diri kita kepada perantaraan Maria Yang Mahakudus. Dengan kuasa Roh Kudus, ia menjadi “tempat kediaman yang dikuduskan bagi Allah.” Semoga bersama dia, kita pun dapat mengenal sukacita menyambut Tuhan ke dalam hidup kita dan menjadi tanda serta alat saluran kasih-Nya.

Jonathan Fabian Ginunggil,
Pelayan Atasan Tertinggi / Most High Servant,
Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih / Jesus, Mary, Joseph Ministry of Love 
(Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels)

My vocation is Blessed and Saints.

"I am the most humble of all the Saints in Heaven" Mary, Mother of God."

"I am the handmaid of the Lord, said Mary ‘let what you have said be done to me."

Mother Mary is the most humble Saint in Heaven and she is also the Mother of God for us all
(Luke 1:38)

No comments:

Cameroon’s Catholic Diocese of Nkongsamba | Fr. John Bosco Bihkong | Br. Sylvester Sewong | Br. Marie Rodrigue Sop

Cameroon’s Catholic Diocese of Nkongsamba has appealed for prayers for the safe release of a Priest and two members of the Fraternity of Fr...