Popular Posts

Monday, May 11, 2026

Santo Simeon Stylites Tua, Pertapa | Kehidupan Para Orang Kudus

Kehidupan Para Orang Kudus

Santo Simeon Stylites Tua, Pertapa

Jika kita membaca kisah Para Orang Kudus, ada tiga perkara yang saya perlu ingatkan kepada anda semua. Yang pertama adalah kehadiran Tuhan dan penolakan orang lain. Yang kedua adalah buku bacaan rohani Para Orang Kudus itu. Dan yang ketiga adalah diri kita sendiri setelah membaca kisah kehidupan Orang Kudus. Ketiga-tiga perkara ini sebenarnya adalah kehidupan Yesus sendiri, iaitu bagaimana Dia adalah Putera Allah, mengalami penolakan daripada sebahagian besar pemimpin agama dan bangsa Israel pada masa hidup-Nya. Tetapi oleh kerana cintakasihNya kepada bangsa Israel, Dia sanggup menderita demi keselamatan bangsaNya sendiri. Peristiwa ini mengajak kita semua untuk meneladani Santo Simeon Stylites Tua, Pertapa yang dilahirkan di Silicia pada tahun 390, bagaimana dia sendiri tertarik kepada kehidupan membiara telah dikeluarkan dari biara pertapaan tersebut oleh kerana menjalankan sebuah bentuk askese yang lebih berat daripada yang diprakekkan oleh rakan-rakannya.

Tetapi Santo Simeon tidak mengalah begitu sahaja. Dia segera pergi sebuah Biara yang terletak di gunung Telanisse. Setelah 3 tahun berada di biara itu, Dia memutuskan berpindah ke puncak gunung itu. Disana pada tahun 423, ia mendirikan sederetan tiang sebagai tempat tinggalnya. Di atas tiang - tiang itu, ia menjalankan askesenya hingga saat kematiannya. Ketaatannya untuk mengikuti panggilan Tuhan ini berakhir dengan kehadiran Tuhan dalam hidupnya. Lihat sahaja banyak orang datang kepadanya untuk meminta bimbingan rohani dan mendengarkan kotbah serta pengajarannya. Dan Kaisar dan para Patriark pada masa itu juga tertarik akan cara hidup dan panggilannya ini.

Setiap bacaan buku rohani yang tertulis tentang kehidupan Para Orang Kudus bertujuan untuk membantu kita agar sentiasa menjejaki langkah Yesus. Membaca buku mengenai Orang Kudus bukan sekadar membaca seperti buku latihan atau newspaper. Bacalah buku Orang Kudus dengan melakukannya tahap demi tahap dan bukannya membaca sekali sahaja. Setiap kali kita tersentuh akan kata-kata dan asal penulisan Para Orang Kudus, kita berhenti seketika dan berdoa. Cara ini memudahkan kita untuk mencoba membeza-bezakan roh (discerment). Jika Roh Kudus hadir, bacaan itu akan menghasilkan rasa sentuhan rohani. Inilah yang perlu kita usahakan agar kehidupan rohani kita semakin berbuah matang dan kasih. Santo Simeon Stylites Tua, Pertapa adalah seorang pertapa yang baik. Kehidupannya bersama Yesus menghasilkan rahmat dan pertobatan. Semoga kita juga mengikuti jejak langkah Santo Simeon untuk membawa orang ramai untuk kembali kepada Tuhan.

Tanda Salib

Doa kepada Santo Simeon Stylites Tua

Santo Simeon Stylites Tua, engkau adalah seorang pertapa yang baik dan tidak mudah berputus asa untuk mengikuti Yesus Kristus, Gembala yang baik. Kami mohon agar dengan bantuan doa perantaramu, kami juga menikmati rahmat dan kekudusan Yesus, seperti engkau telah dikuduskan oleh Tuhan. Bantulah kami untuk setia di dalam doa. Dan doakanlah kami agar berkat dan perlindungan daripada Tuhan, sentiasa hadir dalam kehidupan kami.

Santo Simeon Stylites Tua, engkau yang mengikuti jejak Kristus, doakanlah kami.

Bapa Kami (1x)

Salam Maria (3x)

Kemuliaan (1x)

Tanda Salib

Jonathan Fabian Ginunggil,
Pelayan Atasan Tertinggi / Most High Servant,
Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih / Jesus, Mary, Joseph Ministry of Love 
(Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels)

My vocation is Blessed and Saints.

"I am the most humble of all the Saints in Heaven" Mary, Mother of God."

"I am the handmaid of the Lord, said Mary ‘let what you have said be done to me."

Mother Mary is the most humble Saint in Heaven and she is also the Mother of God for us all
(Luke 1:38)

No comments:

The First Holy Martyrs of the Holy Roman Church

These “ proto-martyrs ” of Rome were the first Christians persecuted en masse by the Emperor Nero in the year 64 , before the martyrdom of ...