Popular Posts

Thursday, May 28, 2026

Bulla In eminenti - Paus Klemens XII, 1738 - Dokumen Kepausan Pertama yang Mengutuk Mason Bebas

Bulla In eminenti - Paus Klemens XII, 1738 - Dokumen Kepausan Pertama yang Mengutuk Mason Bebas

In eminenti apostolatus specula

KLEMENS, USKUP
HAMBA PARA HAMBA ALLAH

Kepada semua umat beriman Yesus Kristus
Salam dan berkat apostolik.

In eminenti apostolatus specula, meritis licet imparibus, divina disponente clementia, constituti juxtra creditum nobis pastoralis providentiae debitum jugi, quantum ex alto conceditur, sollicitudinis studio iis intendimus per quae erroribus vitiisque aditu intercluso orthodoxae religionis potissimum servetur integritas, atque ab universo catholico orbe difficillimis hisce temporibus perturbationum pericula propellantur.

Di ketinggian menara pengawas kerasulan, Kami, kendati tak memiliki jasa sepadan, telah ditempatkan oleh Penyelenggaraan Allah untuk menunaikan tanggung jawab pemeliharaan pastoral yang telah diserahkan kepada Kami. Sejauh dimampukan oleh karunia dari Yang Mahatinggi, Kami pun dengan penuh semangat kewaspadaan tiada henti, berupaya menutup jalan masuknya berbagai kesalahan serta kemaksiatan, terutama demi tetap terjaganya keutuhan agama ortodoks dan demi menghalau bahaya-bahaya dari berbagai pergolakan yang ada di segenap semesta Katolik pada zaman yang amat sulit ini.

Entah dari sumber tepercaya maupun dari desas-desus publik, Kami sudah diberitahukan tentang perluasan dan perkembangan yang hari demi hari semakin cepat dari serikat-serikat, perkumpulan-perkumpulan, pertemuan-pertemuan, kalangan-kalangan, perhimpunan-perhimpunan atau paguyuban-paguyuban yang oleh khalayak umum disebut Liberi Muratori, Mason Bebas (Freemason), atau lain-lainnya, seturut berbagai macam bahasa. Di situ, orang-orang dari segala agama dan semua sekte mengenakan kedok palsu, yakni, kelurusan kodrati tertentu, dan saling dipersatukan oleh sebuah sumpah yang kejam dan tak terganggu gugat, seturut undang-undang atau statuta-statuta yang mereka tetapkan. Dalam kerahasiaan dan dengan sumpah khidmat yang diambil di atas Alkitab, mereka saling mengikat satu sama lain dengan hukuman-hukuman terberat, demi menjaga kerahasiaan absolut mengenai hal-hal yang mereka lakukan secara rahasia.

Namun, karena sifat fasik mereka itu menelanjangi diri dan meneriakkan kejahatan mereka sendiri, serikat-serikat atau perkumpulan-perkumpulan yang disebutkan di atas itu dengan demikian telah menimbulkan kecurigaan sebegitu kuatnya pada benak umat beriman, sehingga orang yang mendaftarkan diri kepada kelompok-kelompok mereka itu dipandang oleh orang-orang bijak dan berbudi baik, sebagai orang-orang yang mengakui diri mereka bejat dan bobrok moralnya. Kenyataannya, sekiranya mereka tidak berbuat kejahatan sedikit pun, akankah mereka begitu takutnya dengan sinar terang? Pandangan ini sudah tersebar sedemikian luas, sehingga baik sejak lama maupun di beberapa negara, serikat-serikat ini telah dilarang oleh kuasa sekuler, sebagai kelompok yang berbahaya bagi keamanan Negara dan dengan bijak dikucilkan.

Dengan demikian, menimbang betapa besar bahaya yang sudah biasa ditimbulkan oleh serikat-serikat dan paguyuban-paguyuban ini, bukan hanya bagi ketenteraman Negara-Negara saja, namun juga bagi keselamatan jiwa-jiwa, dan karena itu betapa serikat-serikat itu berlawanan dengan hukum sipil serta hukum kanonik, dalam kesetiaan kepada sabda ilahi yang mengajarkan Kami supaya berjaga-jaga siang dan malam, sebagai hamba penuh bakti dan bijak yang ditetapkan untuk menjaga rumah majikannya demi mencegah orang-orang itu menembus masuk bagaikan perampok, atau memorak-porandakan kebun anggur bagaikan rubah-rubah (yakni, membejatkan hati orang sederhana dan memanah jiwa para umat beriman dalam kegelapan tempat mereka bersembunyi); dalam keinginan menutup jalan lebar yang mungkin terbuka dan memperbolehkan berbuahnya kefasikan tanpa terkena hukuman; atas alasan-alasan lain yang sama benar dan wajarnya, yang Kami ketahui; atas dasar pendapat beberapa dari Saudara-Saudara Kami yang Terhormat, para Kardinal dan atas dasar mosi Kami sendiri:

dengan segenap kuasa apostolik Kami, Kami telah berkeputusan dan mendekretkan untuk melarang serikat-serikat, perkumpulan-perkumpulan, pertemuan-pertemuan, kalangan-kalangan, perhimpunan-perhimpunan, atau paguyuban-paguyuban yang dikenal dengan nama Liberi Muratori, Mason Bebas (Freemason), atau segala sebutan lain-lainnya yang mana pun juga, dan Kami mengutuk serta melarang mereka dengan konstitusi ini yang akan memiliki kekuatan hukum untuk sepanjang masa.

Maka, atas nama ketaatan suci, semua dan setiap umat beriman Kristus dari jalan hidup, tingkat, kondisi, ordo, martabat dan preeminensi mana pun juga, entah awam maupun rohaniwan, entah sekuler maupun reguler, apakah mereka patut disebut secara khusus atau perorangan, Kami larang dengan ketat memberanikan diri masuk ke dalam serikat-serikat itu dengan alasan atau dalih apa pun juga: serikat-serikat yang disebut Liberi Muratori, Mason Bebas (Freemason), atau lain-lainnya. Kami juga melarang semua dan setiap umat beriman Kristus mempromosikan serikat-serikat itu, melindungi mereka, menyambut mereka dan menyembunyikan mereka di dalam rumah atau di mana pun juga. Kami pun melarang semua dan setiap umat berasosiasi dengan mereka, bergabung dengan mereka atau menghadiri pertemuan-pertemuan mereka, menyediakan mereka sarana-sarana atau prasarana-prasarana untuk berkumpul di tempat tertentu; melayani mereka dalam hal apa pun juga, memberi mereka nasihat, pertolongan, atau sokongan, entah secara publik atau secara rahasia, secara langsung maupun tak langsung, secara pribadi atau melalui orang lain. Kami juga melarang para umat beriman melibatkan, menyemangati, menghasut, atau menghantar orang lain agar mendaftar dalam serikat-serikat tersebut, ataupun berhimpun dalam serikat-serikat itu, atau mengambil bagian dalam pertemuan-pertemuan mereka dan bahkan memberi mereka pertolongan atau sokongan dengan cara apa pun juga. Kami memerintahkan agar semua orang kuat-kuat menjauhi serikat-serikat, perkumpulan-perkumpulan, pertemuan-pertemuan, kalangan-kalangan, perhimpunan-perhimpunan, atau paguyuban-paguyuban yang sama itu, di bawah ancaman ekskomunikasi. Ekskomunikasi ini akan jatuh akibat fakta itu sendiri, tanpa perlu dikeluarkannya deklarasi; dan tidak seorang pun (terkecuali orang yang sedang di ambang kematian) akan bisa dilepaskan dari ekskomunikasi itu, selain oleh diri Kami atau Paus Roma petahana.

Selain itu, Kami menghendaki dan memerintahkan agar para uskup serta prelat, superior dan para ordinaris setempat lainnya, begitu pula para penginkuisisi kesesatan bidah di semua negara, menyelidiki para pelanggarnya dari tingkat, jalan hidup, kondisi, ordo, martabat, atau preeminensi mana pun juga; agar mereka menindaki para pelanggar itu, layaknya orang yang sangat kuat dicurigai menganut bidah; agar mereka menghardik orang-orang tersebut dan menjatuhi mereka dengan hukuman-hukuman sepatutnya. Begitu pula, kepada para rohaniwan tersebut, Kami berikan serta anugerahkan kuasa paripurna untuk menyelidiki para pelanggar, untuk menindaki mereka, untuk menghajar serta menjatuhi mereka dengan hukuman yang pantas mereka dapatkan, dan kalau perlu, bahwasanya mengandalkan pertolongan kuasa sekuler demi tujuan itu.

Terlebih, Kami menghendaki agar cetakan-cetakan salinan dari surat ini, jika berbubuh tanda tangan notaris publik serta meterai orang yang menyandang martabat gerejawi, memiliki otoritas yang sama seperti kalau aslinya dihadirkan atau diperlihatkan.

Maka dari itu, tidak seorang pun diperbolehkan untuk melanggar teks deklarasi, pengutukan, dekret, larangan atau interdiksi Kami ini. Dan janganlah ada orang yang lancang menentangnya. Barang siapa sedemikian gegabahnya sehingga melakukannya, hendaknya ia mengetahui, bahwa dirinya akan terkena murka Allah yang Mahakuasa serta murka para rasul terberkati, Petrus dan Paulus.

Diberikan di Roma, di Gereja Santa Maria Mayor, tahun seribu tujuh ratus tiga puluh delapan Penjelmaan Tuhan, di hari kalendae keempat dari bulan Mei, tahun kedelapan Masa Kepausan Kami.

Catatan dan Rujukan:

Diterjemahkan dari sumber-sumber berbahasa Prancis untuk surat bulla ini:

  • Sumber utama: L’Abbé Raulx, Encyclique et documents en français & en latin [Ensiklik dan Dokumen-Dokumen dalam Bahasa Prancis & Bahasa Latin], Bagian Kedua, Bar-Le-Duc, L. Guérin, Éditeur, 1865, hal. 140-146.
  • Sumber pendamping: Maurice Talmeyr, La Franc-Maçonnerie et la Révolution Française [Freemasonry dan Revolusi Prancis], Paris, Perrin et Cie, Librairies-Éditeurs, 1904, hal. 69-72.

Jonathan Fabian Ginunggil,
Pelayan Atasan Tertinggi / Most High Servant,
Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih / Jesus, Mary, Joseph Ministry of Love 
(Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels)

My vocation is Blessed and Saints.

"I am the most humble of all the Saints in Heaven" Mary, Mother of God."

"I am the handmaid of the Lord, said Mary ‘let what you have said be done to me."

Mother Mary is the most humble Saint in Heaven and she is also the Mother of God for us all
(Luke 1:38)

No comments:

The First Holy Martyrs of the Holy Roman Church

These “ proto-martyrs ” of Rome were the first Christians persecuted en masse by the Emperor Nero in the year 64 , before the martyrdom of ...