24 June 2026 (Rabu)
Hari Rabu Biasa XII
Hari Raya Kelahiran Santo Yohanes Pembaptis
Pembacaan Pertama: Kitab Yesaya 49:1-6
Pembacaan Mazmur: Mazmur 139:1-3.13-14ab.14c-15; R:14
Pembacaan Kedua: Kisah Para Rasul 13:22-26
Bait Pengantar Injil. Alleluia: Lukas 1: 76
Pembacaan dari Injil Santo Lukas: Lukas 1:57-66.80
Kalender Liturgi 2026 Tahun A/II.
Warna Liturgi Putih
Madah
O sungguh mulya dan sangat berjasa
Tak kenal noda murni tanpa cela
Engkau pertapa dan martir perkasa
Nabi utama.
Tiada insan menyamai anda
Yang diizinkan menjadi bentara
Merintis jalan ya bahkan diminta
Membaptis Tuhan
Kami semua mohon dengan tulus
Agar kaubina pada jalan lurus
Siap siaga menyambut Penebus
Dengan gembira.
Semoga Bapa yang mahakuasa
Bersama Putra penebus dunia
Roh Kudus pula penghibur umatNya
Mulya selamanya. Amen.
BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Yesaya 49:1-6
“Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa.”
Dengarkanlah aku, hai pulau-pulau, perhatikanlah, hai bangsa-bangsa yang jauh! Tuhan telah memanggil aku sejak dari kandungan, telah menyebut namaku sejak aku ada di perut ibuku. Ia telah membuat mulutku sebagai pedang yang tajam dan membuat aku berlindung dalam naungan tangan-Nya. Ia telah membuat aku menjadi anak panah yang runcing dan menyembunyikan aku dalam tabung panah-Nya. Ia berfirman kepadaku, “Engkau adalah hamba-Ku, Israel, dan telah menghabiskan kekuatanku dengan sia-sia. Namun, hakku terjamin pada Tuhan, dan upahku pada Allahku.” Tuhan telah membentuk aku sejak dari kandungan untuk menjadi hamba-Nya, untuk mengembalikan Yakub kepada-Nya, dan upaya Israel dikumpulkan kepada-Nya. Maka aku dipermuliakan di mata Tuhan, dan Allah yang menjadi kekuatanku sekarang berfirman, “Terlalu sedikit bagimu kalau hanya menjadi hamba-Ku, untuk menegakkan suku-suku Yakub dan untuk mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Maka Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 139:1-3.13-14ab.14c-15
Ref. Aku
wartakan karya agung-Mu, Tuhan, karya agung-Mu karya keselamatan.
1. Tuhan, Engkau menyelidiki dan
mengenal aku; Engkau mengetahui apakah aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti
pikiranku dari jauh. Engkau memeriksa aku kalau aku berjalan dan berbaring,
segala jalanku Kaumiliki.
2. Sebab Engkaulah yang membentuk buah
pinggangku, Engkaulah yang menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur
kepada-Mu oleh karena misteri kejadianku, ajaiblah apa yang Kauperbuat.
3. Jiwaku benar-benar menyadarinya,
tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang
tersembunyi, dan direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah.
BACAAN KEDUA: Bacaan dari Kisah Para Rasul 13:22-26
“Kedatangan Yesus disiapkan oleh Yohanes.”
Pada suatu hari Sabat, di rumah ibadat di Antiokhia Paulus berkata, “Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi umat-Nya. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku. Dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan Juruselamat bagi orang Israel, yaitu Yesus. Menjelang kedatangan Yesus itu, Yohanes telah menyerukan kepada seluruh bangsa Israel supaya mereka bertobat dan memberi diri dibaptis. Dan ketika hampir selesai menunaikan tugasnya, Yohanes berkata: Aku bukanlah Dia yang kamu sangka; tetapi Dia akan datang kemudian daripada aku. Membuka kasut dari kaki-Nya pun aku tidak layak. Hai saudara-saudara, baik yang termasuk keturunan Abraham, maupun yang takut akan Allah, kabar keselamatan itu sudah disampaikan kepada kita.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
BAIT PENGANTAR INJIL: Lukas 1: 76
R. Alleluia, alleluia.
Engkau, hai anak-Ku, akan disebut nabi Allah yang Mahatinggi karena engkau akan
berjalan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalan bagi-Nya.
BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 1:57-66.80
“Namanya adalah Yohanes.”
Pada waktu itu, genaplah bulannya bagi Elisabet untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki. Ketika para tetangga serta sanak saudaranya mendengar bahwa Tuhan telah menunjukkan rahmat-Nya yang begitu besar kepada Elisabet, bersukacitalah mereka bersama-sama dengan dia. Maka datanglah mereka pada hari yang kedelapan untuk menyunatkan anak itu, dan mereka hendak menamai dia Zakharia menurut nama bapanya. Tetapi Elisabet, ibunya, berkata, “Jangan, ia harus dinamai Yohanes.” Kata mereka kepadanya, “Tidak ada di antara sanak saudaramu yang bernama demikian.” Lalu mereka memberi isyarat kepada Zakharia untuk bertanya nama apa yang hendak ia berikan kepada anaknya itu. Zakharia meminta batu tulis, lalu menuliskan kata-kata ini, “Namanya adalah Yohanes.” Dan mereka pun heran semuanya. Seketika itu juga terbukalah mulut Zakharia, dan terlepaslah lidahnya, lalu ia berkata-kata dan memuji Allah. Maka ketakutanlah semua orang yang tinggal di sekitarnya, dan segala peristiwa itu menjadi buah tutur di seluruh pegunungan Yudea. Semua yang mendengarnya, merenungkannya dan berkata, “Menjadi apakah anak ini nanti?” Sebab tangan Tuhan menyertai dia. Anak itu bertambah besar dan makin kuat rohnya. Ia kemudian tinggal di padang gurun sampai tiba harinya ia harus menampakkan diri kepada Israel.
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.
Untuk renungan kita hari ini:
Bahan renungan ini sesuai untuk semua lapisan masyarakat khususnya untuk kegunaan peribadi, keluarga dan komuniti. Setiap kelompok dan kumpulan mahupun Kongregasi yang ada di dalam Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih (Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels) digalakkan untuk menggunakannya secara bebas.
Renungan pembacaan pada hari ini.
Saudara dan saudari yang saya kasihi dalam nama Tuhan Yesus Kristus,
Untuk merayakan Hari Raya Kelahiran Santo Yohanes Pembaptis ini, kita bukan sahaja merenungkan peranan Santo Yohanes ini di dalam sejarah keselamatan, tetapi juga bagaimana untuk memahami bagaimana Allah ingin bekerja di dalam hidup kita sendiri. Saya menggalakkan kepada pasangan suami dan isteri untuk berdoa kepada Tuhan agar harapan dari kelahiran Yohanes yang ajaib ini, Allah kembali hadir untuk memulihkan kembali kehidupan baru yang kita terima sewaktu pembaptisan. Inilah kemurahan hati Allah, dan demikian juga pula kita dipanggil untuk percaya pada belas kasihan-Nya yang bekerja di dalam diri kita. Zakharia belajar untuk taat di dalam iman dan doanya. Melalui perayaan Ekaristi ini, kita mewartakan kebaikan Allah dengan sukacita dan mempersiapkan hati kita untuk menerima Tubuh dan Darah-Nya di Ekaristi ini.
Di dalam bacaan pertama, dikatakan bahawa seorang hamba yang dipilih oleh Tuhan menjadi terang bagi bangsa-bangsa. Hal ini mengingatkan kita bahawa setiap orang seperti hamba ini, memiliki panggilan khusus untuk membawa terang dan panggilan keselamatan bagi orang lain. Dan di dalam Kisah Para Rasul ini telah menjelaskan panggilan Tuhan kepada Raja Daud dan bangsa Israel. Tuhan memilih mereka untuk menjadi raja dan bangsa pilihan supaya mereka juga bertanggung jawab untuk menjadi saksi-Nya. Kita yang berada di dalam Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih (Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels) juga dipilih untuk menjadi saksi Tuhan untuk menyampaikan kebenaran dan kasih setia Tuhan kepada semua orang. Dengan kelahiran Yohanes Pembaptis yang dipilih dan disiapkan oleh Tuhan untuk tugas khusus, kita juga harus selalu siap sedia untuk tugas perutusan Tuhan, dengan kemurahan hati kita dan tindakan yang sesuai dengan cara hidup dan panggilan kita.
Sila beri perhatian pembacaan pada hari ini kerana kelahiran Yohanes Pembaptis adalah contoh dan teladan untuk kita semua. Mari kita teliti kembali makna dan keistimewaan yang ada pada Yohanes Pembaptis ini. Keistimewaan itu terlihat dalam tanda-tanda ini, bagaimana Elisabet mengandung Yohanes pada usianya yang sudah terlalu tua, dan Zakharia menjadi bisu sampai kelahirannya. Selain itu pemberian nama untuk Yohanes juga melawan tradisi dan kepercayaan setempat pada waktu itu. Untuk kita yang terpanggil sebagai pelayan dan pendoa, keistimewaan itu juga ada pada diri kita masing-masing. Kita juga dipanggil Tuhan untuk tujuan tertentu. Dan panggilan kita ini juga dapat digunakan untuk memuliakan Tuhan dan membawa keselamatan bagi orang lain. Hari Raya Kelahiran Santo Yohanes Pembaptis adalah salah satu dari tiga hari kelahiran yang dirayakan Gereja dengan pesta liturgi. Dan dua lainnya adalah hari kelahiran Yesus dan Bunda Maria. Penghormatan luar biasa ini mengungkapkan peranan tunggal Santo Yohanes di dalam sejarah keselamatan sebagai seorang Perintis yang mempersiapkan jalan bagi Tuhan.
Tiga misteri yang mendalam ini mengajak kita semula untuk merenungkannya kelahiran Yohanes Pembaptis. Saya ingin menjelaskan kembali erti dan maksud perayaan kita pada hari ini. Yang pertama adalah mengenai kehamilan Elizabeth di usia tuanya. Setelah bertahun-tahun mandul dan melewati usia subur di dalam kehidupannya, Tuhan itu hadir dengan kuasa ilahi-Nya. Ini menunjukkan betapa luarbiasa akan kuasa dan belas kasihan Tuhan. Ingatlah bahawa mukjizat seperti ini pernah terjadi ketika Sarah mengandung Ishak di usia tuanya. Secara spiritual, Elizabeth mewakili Israel, dan seluruh umat manusia, yang terperangkap dalam kemandulan dosa. Dengan melahirkan kehidupan dari rahimnya yang mandul, Tuhan mewujudkan kemampuan-Nya untuk melahirkan kehidupan baru untuk kita semua, kita adalah manusia yang gagal dan berdosa. Dan kehidupan baru inilah yang perlu kita wartakan kepada semua orang. Kedua, pemberian nama Yohanes mengungkapkan campur tangan Tuhan yang mengatur hidup dan misinya.
Dalam tradisi Kitab Suci, nama-nama yang kaya akan makna, sering kali mengungkapkan identiti dan takdir seseorang. Dan nama “Yohanes,” yang bererti “Tuhan itu murah hati,” dan nama ini juga bukanlah pilihan orang tuanya tetapi dinyatakan oleh Malaikat Gabriel sebelum dia dikandung (Lukas 1:13). Setelah itu Elizabeth dan Zakharia menunjukkan ketaatan mereka kepada wahyu ilahi ini setelah mengalami akan kuasa dan belas kasihan Tuhan. Dan Yohanes pula tidak akan meneruskan nama atau warisan ayahnya ini. Yang dilakukan oleh dia adalah mempersiapkan jalan bagi Mesias. Disinilah kita boleh mengerti bahawa identiti dan misi kita tidak berakar kepada garis keturunan duniawi atau tradisi manusia, tetapi diberikan kepada kita oleh panggilan Allah yang bebas dan penuh kasih karunia. Dan yang ketiga adalah mengenai pulihnya kemampuan percakapan Zakharia setelah berbulan-bulan menjadi bisu. Ini adalah mengenai keraguan ketika pengalaman yang pertama, tetapi setelah itu mendapat kemenangan kerana adanya iman untuk kembali percaya kepada Tuhan. Zakharia ini menjadi bisu kerana ketidakpercayaannya pada perkataan Malaikat (Lukas 1:20).
Selama kehamilan Elizabeth, dia hidup dalam keheningan, iaitu keheningan yang pasti
dipenuhi dengan renungan, pertobatan, dan kepercayaan yang lebih dalam lagi.
Lidahnya baru boleh berbicara ketika dia menegaskan perintah Allah dengan
menulis, “Yohanes adalah namanya.” Tindakan pertamanya setelah mendapatkan
kembali kemampuan bicaranya adalah memuji Allah, mengungkapkan bahawa hatinya
telah dimurnikan dan diubah. Semua ini adalah melambangkan suara kenabian
putranya, Yohanes, yang akan berseru di padang gurun, dan menyerukan pertobatan
kepada Israel. Keadaan ini juga mengingatkan kita bahawa pujian sejati kepada
Allah mengalir dari hati yang rendah hati dan taat kepada kehendak-Nya. Marilah
kita kembali kepada Tuhan agar kita juga tidak mudah berputus asa ketika
mengalami pelbagai masalah kehidupan. Apa yang kita tidak dapat atasi itu akan
dipulihkan kembali oleh Tuhan. Daripada pembacaan dan renungan ini, kita diingatkan
bahawa Tuhan itu sentiasa di pihak kita walaupun kita sering jatuh ke dalam
dosa. Segala perbuatan Tuhan disini adalah tanda-tanda zaman untuk menegur
kita, memperbaiki iman kita, dan menjadikan kita lebih yakin akan kuasa dan
belas kasihan-Nya.
Kehidupan Para Orang kudus.
Santo Yohanes Pembaptis.
Bunda Maria mempunyai saudara
sepupu bernama Elisabeth yang bersuamikan Zakaria, seorang
imam di Bait Allah Yerusalem. Pasangan ini belum memiliki
keturunan karena Elisabet adalah seorang wanita mandul. Suatu hari Zakaria
tengah bertugas membakar kemenyan di Bait Allah. Tiba-tiba Malaikat Gabriel
menampakkan diri padanya dan membawa kabar bahwa Tuhan akan mengaruniakan
seorang anak laki-laki baginya. Anak tersebut kelak akan menyiapkan
umat Israel menyambut kedatangan Sang Mesias.
Tetapi Zakaria masih kurang
percaya karena Elisabeth sudah tua dan mandul. Atas
ketidak-percayaannya, zakaria mendapat hukuman Tuhan dan menjadi bisu sampai
kelahiran anaknya yang diberi nama Yohanes, sesuai pesan Malaikat Gabriel.
Yohanes adalah utusan Allah yang
mendahului Yesus. Yesus sendiri mengatakan:
“Di antara mereka yang dilahirkan
oleh wanita tidak pernah tampil seorang yang lebih besar daripada Yohanes
Pembabtis.” (Matius 11: 11)
Masa kecil Yohanes tidak banyak
diceritakan, kecuali ketika masih dalam kandungan ia melonjak kegirangan
sewaktu Bunda Maria berkunjung ke rumah ibunya (Lukas 1: 41), dan kelahirannya
(Lukas 1: 57 – 66).
Setelah dewasa, Yohanes muncul
sebagai seorang pengkotbah di tepi sungai Yordan dengan pesan yang
mendesak: “Bertobatlah, sebab Kerajaan Allah sudah dekat!” (Matius 3:2)
Orang-orang kemudian datang dan
dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan. Ketika orang menanyakan dirinya,
Yohanes menjawab:
“Akulah suara orang yang
berseru-seru di padang gurun : Luruskanlah jalan Tuhan! seperti yang telah
dikatakan nabi Yesaya. Aku membaptis dengan air; tetapi di tengah-tengah kamu
berdiri Dia yang tidak kamu kenal, yaitu Dia, yang datang kemudian dari padaku.
Membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak.” (Yohanes 1 :23, 26)
Pengikut Yohanes banyak sekali,
termasuk orang-orang yang kemudian di pilih Yesus menjadi RasulNya. Yesus
sendiri datang minta dibaptis olehnya. Yohanes mulanya menolak dengan berkata:
“Akulah yang perlu dibaptis
oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?” (Matius 3 :14)
Namun Yesus meyakinkankannya:
“Biarlah hal itu terjadi, karena
demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.” (Matius 3 :14)
Tidak lama kemudian Yohanes
dipenjarakan, karena mengecam pernikahan raja Herodes Antipas dengan Herodias,
istri saudara sepupunya. Dari dalam penjara Yohanes mengikuti gerakan Yesus
melalui murid-muridnya yang dengan setia mengunjunginya. Yohanes akhirnya
dipenggal Herodes Antipas akibat akal busuk dari Herodias dan puterinya Salome.
Pelopor Yesus ini gugur demi membela kesusilaan.
Kemartiran Yohanes Pembaptis
dapat dibaca dalam kitab suci (Matius 14 :1 – 12).
Erti
Nama
Yohanes Berasal dari nama Yunani Ιωαννης (Ioannes), yang
aslinya berasal dari nama Ibrani יוֹחָנָן (Yochanan) yang
berarti “YAHWEH Maha pengasih“, “Allah Maha Baik”
Variasi Nama
Joan Baptista (Catalan), Johannes
Døberen (Dannish), João Batista (Portugues),
Johannes der Täufer (Jerman), Juan el Bautista, Juan Bautista (Spanish),
Jean le Baptiste (French), Giovanni Battista (Italian), Johannes de
Doper (Dutch), Jan Chrzciciel (Polish), Ioan
Botezătorul (Rumanian)
Variasi nama Yohanes :
John, Jon (English), Deshaun,
Deshawn, Keshaun, Keshawn, Rashaun, Rashawn (African American), Gjon (Albanian),
Yahya (Arabic), Hovhannes, Ohannes (Armenian), Ganix,
Ion, Jon (Basque), Ioannes ( Biblical Greek),
Yehochanan, Yochanan ( Biblical Hebrew), Iohannes (Biblical
Latin), Yann, Yanick, Yannic, Yannick (Breton), Ioan, Ivan,
Yan, Yoan, Ivo, Yanko (Bulgarian), Joan, Jan (Catalan),
Jowan (Cornish), Ghjuvan (Corsican), Ivan, Ivica, Ivo,
Janko, Vanja (Croatian), Ivan, Jan, Johan, Honza, Janek (Czech),
Jan, Jens, Johan, Johannes, Jon, Hans, Jannick, Jannik (Danish),
Jan, Johan, Johannes, Hanne, Hannes, Hans, Jo, Joop (Dutch),
Johano, Joĉjo (Esperanto), Jaan, Johannes, Juhan (Estonian),
Jani, Janne, Johannes, Joni, Jouni, Juhana, Juhani, Hannes, Hannu, Juha, Juho,
Jukka, Jussi (Finnish), Jean, Yann, Jeannot, Yanick, Yannic,
Yannick (French), Xoán (Galician), Jan, Johann,
Johannes, Hannes, Hans, Jo (German), Ioannes, Ioannis, Yanni,
Yannis, Yianni, Yiannis (Greek), Keoni (Hawaiian),
Yochanan (Hebrew), János, Jancsi, Jani, Janika (Hungarian),
Jóhann, Jóhannes, Jón (Icelandic), Eoin, Sean, Seán, Shane (Irish),
Giovanni, Gian, Gianni, Giannino, Nino, Vanni (Italian), Johannes,
Joannes (Late Roman), Jānis (Latvian), Sjang,
Sjeng (Limburgish), Jonas (Lithuanian), Johan,
Hanke (Low German), Ivan, Jovan, Ivo (Macedonian), Ean,
Juan (Manx), Hann, Jan, Jon, Hankin, Jackin, Jankin (Medieval
English), Jehan (Medieval French), Zuan (Medieval
Italian), Jan, Jens, Johan, Johannes, Jon, Hans (Norwegian),
Joan (Occitan), Iwan, Jan, Janusz, Janek (Polish),
João, Joãozinho (Portuguese), Ioan, Ion, Iancu, Ionel, Ionuț, Nelu (Romanian),
Ioann, Ivan, Vanya (Russian), Eoin, Iain, Ian (Scottish),
Ivan, Jovan, Ivo, Janko, Vanja (Serbian), Ján, Janko (Slovak),
Ivan, Jan, Janez, Žan, Anže, Janko (Slovene), Iván, Juan, Xuan,
Juanito (Spanish), Jan, Jens, Johan, Johannes, Jon, Hampus, Hans,
Hasse, Janne (Swedish), Yahya (Turkish), Ivan (Ukrainian),
Evan, Iefan, Ieuan, Ifan, Ioan, Iwan, Siôn, Ianto (Welsh)
Bentuk Feminim :
Jone (Basque),
Joanna ( Biblical), Ioanna ( Biblical Greek),
Iohanna (Biblical Latin), Ioana, Ivana, Yana, Yoana (Bulgarian),
Joana, Jana (Catalan), Ivana (Croatian), Ivana, Jana,
Johana, Janička (Czech), Johanna, Johanne (Danish),
Jana, Janna, Johanna, Janneke, Jantine, Jantje (Dutch),
Johanna (Estonian), Janina, Johanna (Finnish), Jeanne,
Jeannette, Jeannine (French), Xoana (Galician), Jana,
Janina, Johanna (German), Ioanna, Nana (Greek),
Johanna (Hungarian), Jóhanna, Jóna (Icelandic),
Chevonne, Shavonne, Shevaun, Shevon, Síne, Siobhan (Irish),
Giovanna (Italian), Johanna (Late Roman), Janina (Lithuanian),
Ivana, Jovana (Macedonian), Jehanne, Johanne (Medieval
French), Johanna, Johanne (Norwegian), Janina, Joanna (Polish),
Joana (Portuguese), Ioana (Romanian), Zhanna,
Ivanna (Russian), Jean, Sìne, Jessie, Teasag (Scottish),
Ivana, Jovana (Serbian), Jana (Slovak), Ivana,
Jana (Slovene), Juana (Spanish), Janina, Janna,
Johanna, Jannicke, Jannike (Swedish), Siân (Welsh)
Sumber dan rujukan: https://katakombe.org/para-kudus/agustus/yohanes-pembabtis.html
Doa Permohonan Pagi dan Petang menurut ajaran Tradisi Suci dan Gereja Katolik
Doa permohonan ini wajib didoakan oleh semua ahli yang ada di dalam Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih (Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels). Doa ini boleh didoakan secara peribadi, keluarga, di dalam komuniti terutama sekali untuk kegunaan kelompok atau kumpulan yang telah ditubuhkan. Setiap Kongregasi wajib mendoakan doa-doa permohonan yang telah disediakan mengikut doa resmi Gereja Katolik yang ditetapkan dan diatur secara liturgi dan yang berakar pada Tradisi Suci dan Gereja Katolik.
Doa Permohonan Pagi
Yesus Kristus telah mengutus
Yohanes untuk menyediakan jalan bagi Tuhan. Marilah kita dengan penuh percaya
berdoa:
U: Kristus, kunjungilah kami laksana fajar cemerlang.
Pada kedatanganMu Yohanes melonjak kegembiraan dalam rahim
Elisabeth, * gembirakanlah hati kami dengan kedatanganMu di dunia ini.
U: Kristus, kunjungilah kami laksana fajar cemerlang.
Engkau telah menunjukkan jalan pertobatan kepada kami dengan
kehidupan dan pewartaan Yohanes pembaptis, * arahkanlah hati kami kepada
perintah-perintah kerajaanMu.
U: Kristus, kunjungilah kami laksana fajar cemerlang.
Engkau menghendaki kedatanganMu diwartakan oleh manusia, *
utuslah pewarta Injil ke seluruh dunia.
U: Kristus, kunjungilah kami laksana fajar cemerlang.
Engkau rela dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan untuk
memenuhi segala perintah Bapa, * semoga kami giat memajukan kebenaranMu dengan
mentaati undang-undang kerajaanMu.
U: Kristus, kunjungilah kami laksana fajar cemerlang.
Doa tambahan: Setelah doa-doa ini selesai didoakan, anda semua boleh menggunakan doa dari kata-kata anda sendiri secara spontan dan mengikut keadaan dan situasi masing-masing.
Bapa Kami
Doa Penutup
Tuhan, Allah umat Israel, Engkau sudah menampilkan santo Yohanes pembaptis untuk mempersiapkan bagi Kristus suatu bangsa yang sempurna. Berikanlah kami rahmat sukacita sejati dan hantarkanlah umatMu ke jalan damai dan keselamatan. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amen.
PEMBUBARAN UMAT
PENUTUP
Dalam perayaan meriah, kalau ada paderi atau diakon, umat dibubarkan sebagai berikut:
I (Paderi) : Tuhan sertamu (atau Tuhan bersamamu)
U (Umat) : Dan bersama rohmu
I (Paderi) : Semoga saudara sekalian diberkati oleh Allah yang mahakuasa, Bapa dan Putera, dan Roh Kudus.
U (Umat) : Amen.
Madah
Perkenankanlah kami menyanyikan
Kidung dan madah untuk mengenangkan
Rencana Allah yang tak terperikan
Santo Yohanes.
Utusan tiba datang dari surga
Membawa warta untuk ayahanda
Menjadi bapa di masa tuanya
Tidak tersangka.
Mendengar itu ia tak percaya
Menjadi bisu tak dapat bicara
Tapi ibumu mengandung putera
Sangat terharu.
Semoga Bapa yang mahakuasa
Bersama Putra penebus dunia
Roh Kudus pula penghibur umatNya
Mulya slamanya. Amen.
Doa Permohonan Petang
Allah memilih Yohanes Pembaptis untuk mewartakan kerajaan Kristus yang akan datang kepada manusia. Marilah kita berdoa dengan gembira:
U: Bimbinglah kami ke jalan damai sejahtera, ya Tuhan.
Engkau memanggil Yohanes sedari rahim bundanya untuk menyediakan jalan bagi PuteraMu, * semoga kami mengikuti Kristus yang diwartakannya.
U: Bimbinglah kami ke jalan damai sejahtera, ya Tuhan.
Engkau telah memperkenalkan Anakdomba Allah kepada Yohanes, * semoga Gereja memperkenalkan Yesus kepada semua orang zaman ini.
U: Bimbinglah kami ke jalan damai sejahtera, ya Tuhan.
Engkau menghendaki bahwa Kristus bertambah besar, dan pendahuluNya semakin kecil, * semoga kami bersedia mengalah kepada orang-orang lain, asal saja Engkau semakin dimuliakan.
U: Bimbinglah kami ke jalan damai sejahtera, ya Tuhan.
Engkau telah menyatakan keadilan dan kebenaran dengan kemartiran Yohanes, * semoga kami berani membela keadilan dan kebenaran.
U: Bimbinglah kami ke jalan damai sejahtera, ya Tuhan.
Ingatlah akan semua orang yang telah berpulang, * dan terimalah mereka dalam kerajaan teran dan damai.
Doa tambahan: Setelah doa-doa ini selesai didoakan, anda semua boleh menggunakan doa dari kata-kata anda sendiri secara spontan dan mengikut keadaan dan situasi masing-masing.
Bapa Kami
Doa Penutup
Tuhan, Allah umat Israel, Engkau sudah menampilkan santo Yohanes pembaptis untuk mempersiapkan bagi Kristus suatu bangsa yang sempurna. Berikanlah kami rahmat sukacita sejati dan hantarkanlah umatMu ke jalan damai dan keselamatan. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amen.
PEMBUBARAN UMAT
PENUTUP
Dalam perayaan meriah, kalau ada paderi atau diakon, umat dibubarkan sebagai berikut:
I (Paderi) : Tuhan sertamu (atau Tuhan bersamamu)
U (Umat) : Dan bersama rohmu
I (Paderi) : Semoga saudara sekalian diberkati oleh Allah yang mahakuasa, Bapa dan Putera, dan Roh Kudus.
U (Umat) : Amen.
Jonathan Fabian Ginunggil,
Pelayan Atasan Tertinggi / Most High Servant,
Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih / Jesus, Mary, Joseph Ministry of Love
(Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels)
My vocation is Blessed and Saints.
"I am the most humble of all the Saints in Heaven" Mary, Mother of God."
"I am the handmaid of the Lord, said Mary ‘let what you have said be done to me."
Mother Mary is the most humble Saint in Heaven and she is also the Mother of God for us all
(Luke 1:38)
No comments:
Post a Comment