Bunda Maria dari Hari Minggu (atau dalam bahasa Prancis dinamakan Notre-Dame du Dimanche dan bahasa Inggris Our Lady of Sunday) (klik disini)
Santo William dari York (klik disini)
Santo Yakobus Berthieu (klik disini) (klik disini) (klik disini)
Pembacaan Pertama: Kitab Pertama Raja-Raja 17:1-6
Pembacaan Mazmur: Mazmur 121:1-2.3-4.5-6.7-8
Bait Pengantar Injil. Alleluia: Matius 5:12
Pembacaan dari Injil Santo Matius: Matius 5:1-12
Kalender Liturgi 2026 Tahun A/II.
Warna Liturgi Hijau.
Madah
Sumber cahaya mulia
Yang menerangi dunia
Malam Kauhentikan sudah
Kauterbitkan fajar cerah.
Engkaulah terang sejati
Melebihi matahari
Dasar lubuk hati kami
Kausinari Kauselami
Terangilah diri kami
Ya Bapa yang murah hati
Dengan rahmat dan kasih-Mu
Agar selamat selalu
Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Dalam ikatan Roh suci
Sepanjang seluruh hari. Amen.
BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Pertama Raja-Raja 17:1-6
“Elia melayani Tuhan, Allah Israel.”
Sekali peristiwa, Elia, orang Tisbe, dari Tisbe-Gilead, berkata kepada Raja Ahab: “Demi Tuhan yang hidup, Allah Israel , yang kulayani, tidak akan ada embun atau hujan pada tahun-tahun ini, kecuali kalau kukatakan.” Kemudian Tuhan bersabda kepada Elia, “Pergilah dari sini, berjalanlah ke timur dan bersembunyilah di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan. Engkau dapat minum dari sungai itu, dan burung-burung gagak telah Kuperintahkan untuk memberi makan engkau di sana .” Maka ia pergi dan berbuat seperti disabdakan Tuhan. Ia pergi dan diam di tepi sungai Kerit di sebelah timur Sungai Yordan. Pada waktu pagi dan petang burung-burung gagak membawa roti dan daging kepadanya, dan ia minum dari sungai itu.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 121:1-2.3-4.5-6.7-8
Ref. Hanya Engkaulah Tuhan Allahku dan harapan untuk hidupku.
atau Pertolongan kita dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.
- Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolongan bagiku? Pertolonganku ialah dari Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.
- Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap. Sungguh, tidak akan terlelap dan tidak akan tertidur Penjaga Israel .
- Tuhan penjagamu, Tuhan naunganmu di sebelah tangan kananmu. Matahari tidak akan menyakiti engkau pada waktu siang, tidak pula bulan pada waktu malam.
- Tuhan akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu. Tuhan akan menjaga keluar masukmu dan sekarang sampai selama-lamanya.
Bait Pengantar Injil – Matius 5:12
R. Alleluia, alleluia.
Bersukacitalah dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.
R. Alleluia, alleluia.
BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 5:1-12
“Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah.”
Pada suatu hari Yesus naik ke atas bukit, sebab melihat orang banyak. Setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Lalu Yesus mulai berbicara dan menyampaikan ajaran ini kepada mereka, “Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hati, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya demi kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga. Berbahagialah kalian, jika demi Aku kalian dicela dan dianiaya, dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacitalah dan bergembiralah, sebab besarlah ganjaranmu di surga, sebab para nabi sebelum kalian pun telah dianiaya.”
Demikialah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus
Untuk renungan kita hari ini:
Bahan renungan ini sesuai untuk semua lapisan masyarakat khususnya untuk kegunaan peribadi, keluarga dan komuniti. Setiap kelompok dan kumpulan mahupun Kongregasi yang ada di dalam Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih (Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels) digalakkan untuk menggunakannya secara bebas.
Renungan pembacaan pada hari ini.
Pembacaan Injil pada hari ini mengingatkan kita melalui Sabda Bahagia ini: “Berbahagialah
orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah” (Mrk
5:9). Sabda Yesus ini bukan hanya sebuah nasihat, melainkan panggilan hidup
bagi setiap pengikut Kristus. Apa yang dimaksudkan Yesus dengan menjadi pembawa
damai? Menjadi pembawa damai bukan bererti menghindari masalah atau hanya
berdiam diri ketika terjadinya konflik di antara kita. Menjadi pembawa damai bererti berusaha
menghadirkan kasih, pengampunan dan keadilan di tengah kehidupan. Seorang
pembawa damai adalah orang yang berani membangun persaudaraan, mendamaikan
mereka yang saling bertengkar, dan menghindari perkataan mahupun tindakan yang melukai
orang lain.
Sering kali kita berfikir bahawa kedamaian bergantung pada keadaan di luar diri kita. Padahal, kedamaian sejati bermula dari hati kita yang dekat dengan Allah. Ketika relasi kita dengan Tuhan baik, maka hati kita akan dipenuhi dengan kasih dan sukacita. Sebaliknya, ketika hati dikuasai oleh rasa ego dan sombong, iri hati, kemarahan, dan dendam, maka damai itu akan hilang. Oleh itu, langkah pertama untuk menjadi pembawa damai adalah membiarkan Tuhan mengubah dan membentuk hati kita. Kebahagian dan kedamaian itu mampu kita temukan dalam sikap penyerahan diri secara utuh kepada Tuhan. Inilah yang perlu kita lihat kembali bagaimana kita seharusnya berfikir dan bertindak. Saya mahu agar pembacaan pada hari ini perlu diteliti kembali oleh semua ahli yang ada di dalam Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih (Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels).
Sebagai orang beriman Katolik, kita dipanggil untuk menjadi pembawa damai bermula daripada lingkungan yang paling dekat dengan kita. Dalam keluarga, kita dapat menjadi pembawa damai dengan saling menghormati dan mahu mengampuni. Di tempat kerja atau sekolah, kita dapat menjadi pembawa damai dengan menghindari gosip, fitnah, dan perselisihan. Dalam kehidupan masyarakat yang berbilang kaum, kita dapat memperjuangkan dan menegakkan keadilan, menghargai perbezaan sesama manusia, hidup dalam keadaan keharmonian dan perpaduan, saling hormat menghormati, menghargai dan mencintai warisan budaya dan tradisi etnik suku kaum masing-masing di dalam masyarakat Kadazan Dusun Murut Rungus (KDMR), dan membangun persaudaraan dengan semua orang. Usahakan agar matlamat dan objektif mengenai Misi dan Visi kita ini diteruskan dengan lebih giat lagi.
Menjadi pembawa damai memang tidak selalu mudah. Kadang-kadang kita
harus mengalah, meminta maaf terlebih dahulu, atau mengampuni orang yang telah
menyakiti kita. Namun demikian di situlah terletaknya kebesaran hati seorang murid
Kristus. Yesus sendiri telah menunjukkan jalan itu melalui hidup-Nya. Di tengah
penderitaan dan salib, Dia tetap mengajarkan kasih dan pengampunan.
Yesus menyebut orang yang membawa damai
sebagai anak-anak Allah. Mengapa? Kerana Allah sendiri adalah
sumber segala damai. Ketika kita menghadirkan damai di tengah dunia, kita
sedang menampilkan wajah Allah kepada sesama. Kita menjadi tanda kehadiran
Tuhan yang membawa harapan, kasih, dan sukacita. Saya juga berharap agar pengalaman hidup doa kita seterusnya mengubah hidup kita dan menjadikan kita seperti Yesus, difikiran, perkataan, dan perbuatan-Nya. Adakah anda semua sudah mengalami pembaharuan hidup baru dalam kuasa Roh Kudus ini?
Doa Permohonan Pagi dan Petang menurut ajaran Tradisi Suci dan Gereja Katolik
Doa permohonan ini wajib didoakan oleh semua ahli yang ada di dalam Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih (Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels). Doa ini boleh didoakan secara peribadi, keluarga, di dalam komuniti terutama sekali untuk kegunaan kelompok atau kumpulan yang telah ditubuhkan. Setiap Kongregasi wajib mendoakan doa-doa permohonan yang telah disediakan mengikut doa resmi Gereja Katolik yang ditetapkan dan diatur secara liturgi dan yang berakar pada Tradisi Suci dan Gereja Katolik.
Doa
Permohonan Pagi
Penyelamat kita telah mengangkat kita menjadi raja dan imam untuk mempersembahkan kurban rohani yang berkenan kepada Allah. Sebab itu marilah kita dengan penuh syukur berkata:
U: Semoga kami tetap mengabdi Engkau, ya Tuhan.
P: Kristus, imam abadi, Engkau telah mengaruniakan imamat suci kepada umat-Mu,*
semoga kami mempersembahkan kurban rohani yang patut bagi Allah.
P: Limpahilah kami dengan hasil buah Roh-Mu,* yakni kesabaran, kemurahan hati
dan kelembutan hati.
P: Semoga kami mencintai Engkau, supaya kami memiliki Engkau,* agar kami dapat
memuji Engkau dalam hidup kami.
P: Semoga kami mengusahakan yang berguna bagi saudara-saudara kami,* supaya
mereka lebih mudah memperoleh keselamatan.
Doa tambahan: Setelah doa-doa ini selesai didoakan, anda semua boleh menggunakan doa dari kata-kata anda sendiri secara spontan dan mengikut keadaan dan situasi masing-masing.
Bapa Kami
Doa
Penutup
Tuhan, Allah yang mahakuasa, Engkau menghantar kami kepada pagi ini. Selamatkanlah kami dengan kuasa-Mu, agar pada hari ini kami tidak jatuh ke dalam dosa. Bimbinglah kiranya perkataan kami dan arahkanlah pikiran serta perbuatan kami kepada keadilan dan kejujuran. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amen.
Madah
Allah pencipta semesta
Yang mengatur segalanya
Siang Kauhiasi terang
Malam Kaujadikan tenang.
S’moga istirahat kami
Membuat kuat kembali
Jiwa raga yang tertekan
Oleh beban pekerjaan.
Hari mengayunkan langkah
Malam mendekatlah sudah
Kami menyanyikan lagu
Untuk bersyukur pada-Mu.
Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan Roh-Mu
Sekarang serta selalu. Amen.
Doa
Permohonan Petang
Marilah kita memuji Kristus yang mencintai, memelihara dan melindungi
Gereja. Hendaklah kia berdoa kepada-Nya dengan penuh kepercayaan dan berkata:
U: Penuhilah keinginan umat-Mu, ya Tuhan.
P: Tuhan Yesus, selamatkanlah semua orang,* dan hantarlah mereka kepada
pengetahuan akan kebenaran.
P: Lindungilah paus kami bapa…, dan uskup kami bapa…* bantulah mereka dengan
kekuatan-Mu.
P: Tolonglah semua orang yang mengharapkan gaji yang adil,* agar hidup mereka
terjamin dan penuh sukacita.
P: Semoga Engkau, ya Tuhan, melindungi orang-orang miskin,* dan menolong mereka
dalam kesusahan.
P: Kepada-Mu kami percayakan arwah para rohaniwan-rohaniwati,* supaya mereka
dapat memuji Engkau di surga.
Allah pencipta semesta
Yang mengatur segalanya
Siang Kauhiasi terang
Malam Kaujadikan tenang.
S’moga istirahat kami
Membuat kuat kembali
Jiwa raga yang tertekan
Oleh beban pekerjaan.
Hari mengayunkan langkah
Malam mendekatlah sudah
Kami menyanyikan lagu
Untuk bersyukur pada-Mu.
Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan Roh-Mu
Sekarang serta selalu. Amen.
Doa
Permohonan Petang
Marilah kita memuji Kristus yang mencintai, memelihara dan melindungi
Gereja. Hendaklah kia berdoa kepada-Nya dengan penuh kepercayaan dan berkata:
U: Penuhilah keinginan umat-Mu, ya Tuhan.
P: Tuhan Yesus, selamatkanlah semua orang,* dan hantarlah mereka kepada
pengetahuan akan kebenaran.
P: Lindungilah paus kami bapa…, dan uskup kami bapa…* bantulah mereka dengan
kekuatan-Mu.
P: Tolonglah semua orang yang mengharapkan gaji yang adil,* agar hidup mereka
terjamin dan penuh sukacita.
P: Semoga Engkau, ya Tuhan, melindungi orang-orang miskin,* dan menolong mereka
dalam kesusahan.
P: Kepada-Mu kami percayakan arwah para rohaniwan-rohaniwati,* supaya mereka
dapat memuji Engkau di surga.
Doa tambahan: Setelah doa-doa ini selesai didoakan, anda semua boleh menggunakan doa dari kata-kata anda sendiri secara spontan dan mengikut keadaan dan situasi masing-masing.
Bapa Kami
Doa
Penutup
Allah yang mahakuasa, pada hari ini kami Kaukuatkan dalam pekerjaan,
meskipun kami ini hamba-Mu yang tak berguna. Terimalah kiranya kurban pujian
yang kami sampaikan untuk mengucap syukur kepada-Mu atas segala anugerah yang
telah kami terima. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amen.
PENUTUPP: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup kekal.U: Amen.Jonathan Fabian Ginunggil,
Pelayan Atasan Tertinggi / Most High Servant,
Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih / Jesus, Mary, Joseph Ministry of Love
(Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels)
My vocation is Blessed and Saints.
"I am the most humble of all the Saints in Heaven" Mary, Mother of God."
"I am the handmaid of the Lord, said Mary ‘let what you have said be done to me."
Mother Mary is the most humble Saint in Heaven and she is also the Mother of God for us all
(Luke 1:38)
Doa
Penutup
Allah yang mahakuasa, pada hari ini kami Kaukuatkan dalam pekerjaan, meskipun kami ini hamba-Mu yang tak berguna. Terimalah kiranya kurban pujian yang kami sampaikan untuk mengucap syukur kepada-Mu atas segala anugerah yang telah kami terima. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amen.
Jonathan Fabian Ginunggil,
Pelayan Atasan Tertinggi / Most High Servant,
Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih / Jesus, Mary, Joseph Ministry of Love
(Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels)
My vocation is Blessed and Saints.
"I am the most humble of all the Saints in Heaven" Mary, Mother of God."
"I am the handmaid of the Lord, said Mary ‘let what you have said be done to me."
Mother Mary is the most humble Saint in Heaven and she is also the Mother of God for us all
(Luke 1:38)
No comments:
Post a Comment