Beata Yustina dari Arezzo, Pengaku Iman
Yustina dari Arezzo yang biasa dipanggil "Francuccia
Bizzoli" lahir di Arezzo, Italia. Pada usia 13 tahun ia masuk biara
Benediktin Santo Markus di kota Arezzo. Ketika para suster pindah ke biara "Para Kudus", Yustina pun turut pergi kesana. Tetapi ia kemudian
meninggalkan biara itu dengan ijin superiornya, dan hidup menyepi bersama Lucia
di gua Civitelle. Sel dalam gua itu sangat sempit dan rendah sehingga ia tidak
boleh berdiri tegak. Ketika Lucia jatuh sakit, maka Yustina dengan setia
mendampinginya siang-malam. Meskipun ia sibuk merawati Lucia namun ia tidak
lupa berdoa dan tidak mengurangi kebaktian dan matiraganya. Sesudah Lucia mati,
Yustina tetap tinggal disana sendirian. Karena menjadi buta Yustina kemudian kembali ke pertapaan Arezzo. Disana ia
semakin berkembang dalam kehidupan rohaninya dan menjadi seorang pertapa yang
saleh. Dengan doa-doanya ia menyembuhkan banyak orang sakit. Penyembuhan ini
masih juga terjadi atas diri orang-orang sakit yang berdoa dengan
perantaraannya setelah ia wafat. Yustina wafat pada tahun 1319.
Jonathan Fabian Ginunggil,
Pelayan Atasan Tertinggi / Most High Servant,
Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih / Jesus, Mary, Joseph Ministry of Love
(Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels)
My vocation is Blessed and Saints.
"I am the most humble of all the Saints in Heaven" Mary, Mother of God."
"I am the handmaid of the Lord, said Mary ‘let what you have said be done to me."
Mother Mary is the most humble Saint in Heaven and she is also the Mother of God for us all
(Luke 1:38)
No comments:
Post a Comment