Popular Posts

Monday, April 6, 2026

12 April 2026 (Ahad) / HARI MINGGU PASKAH II / Minggu Kerahiman Ilahi

12 April 2026 (Ahad)

HARI MINGGU PASKAH II
Minggu Kerahiman Ilahi

Pembacaan dari Alkitab Gereja Katolik Roma:

Pembacaan Pertama: Kis. 2:42-47; 
Pembacaan Mazmur: Mzm 118:2-4.13-15.22-24 R:1;
Pembacaan Kedua: 1Ptr. 1:3-9; 
Bait Pengantar Injil. Alleluia: Yohanes 20: 29;
Pembacaan dari Injil Santo Yohanes: Yoh. 20:19-31.
Kalender Liturgi 2026 Tahun A/II.
Warna Liturgi Putih atau Kuning Emas.

Umat Katolik dapat memperoleh indulgensi penuh pada Minggu Kerahiman Ilahi (Ahad Paskah II) dengan memenuhi syarat: 

1. Pengakuan Dosa Sakramental, 

2. Menyambut Komuni Kudus, 

3. Berdoa untuk Intensi Bapa Suci Sri Paus, dan 

4. Hati bebas dari keterikatan dosa (bahkan dosa ringan).

Perbuatan khusus: Ikut serta dalam doa / devosi Kerahiman Ilahi di gereja atau berdoa di depan Sakramen Mahakudus. 

Berikut adalah penjelasan dan syarat untuk memperoleh indulgensi penuh:

Syarat Utama (Ketentuan Umum):

1. Sakramen Tobat / Pengakuan Dosa: Diterima beberapa hari sebelum atau sesudah Minggu Kerahiman.

2. Komuni Kudus: Sebaiknya diterima pada hari Minggu tersebut.

3. Doa untuk Intensi Bapa Suci Sri Paus: Mendaraskan doa, seperti Bapa Kami dan Salam Maria, untuk niat Bapa Suci Sri Paus.

4. Detachment (Bebas Keterikatan Dosa): Tidak terikat pada dosa apa pun, termasuk dosa ringan.

Tindakan khusus Minggu Kerahiman Ilahi:

1. Mengambil bahagian dalam doa atau devosi untuk menghormati Kerahiman Ilahi di gereja / kapel.
Atau, di hadapan Sakramen Mahakudus (tabernakel) untuk mendaraskan doa Bapa Kami dan Aku Percaya (Syahadat).

2. Menambahkan seruan doa kepada Yesus, seperti: "Yesus, Engkau andalanku!" atau "Yesus yang Maharahim, aku percaya pada-Mu".

3. Bagi yang sakit /tidak dapat hadir: Indulgensi penuh tetap dapat diperoleh dengan berniat menyambut Sakramen (tobat dan komuni), mendoakan doa di atas di depan gambar Yesus Kerahiman serta mempersembahkan penderitaan mereka. 

Sekiranya syarat-syarat di atas tidak dapat dipenuhi sepenuhnya (terutama untuk bahagian bebas keterikatan dosa), indulgensi yang diperoleh adalah indulgensi sebahagian.

Doa Kerahiman Ilahi.

Doa Jam Kerahiman Ilahi (Jam 3pm)

Ya Yesus, Engkau telah wafat, namun sumber kehidupan telah memancar bagi jiwa-jiwa dan terbukalah lautan kerahiman bagi segenap dunia. O, Sumber Kehidupan, Kerahiman Ilahi yang tak terselami, naungilah segenap dunia dan curahkanlah diri-Mu pada kami.

Doa Utama Kepada Kerahiman Ilahi.

Darah dan air, yang telah memancar dari hati Yesus sebagai sumber kerahiman bagi kami. Engkaulah Andalanku!. 
Allah yang kudus, kudus dan berkuasa, kudus dan kekal, kasihanilah kami dan seluruh dunia (3 kali)
Yesus, Raja Kerahiman Ilahi, Engkaulah andalanku.

Pembacaan Pertama: Kis. 2:42-47:

(Pembaca) Bacaan dari Kisah Para Rasul.

Semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama.

Orang-orang yang menjadi percaya dan memberi dirinya dibaptis bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. Maka ketakutanlah mereka semua, sementara rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda. Dan Semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama. Selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing.

Dengan bertekun dan sehati tiap-tiap hari mereka berkumpul di Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah-rumah jemaat secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, sambil memuji Allah. Mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.

(Pembaca) Demikianlah Sabda Tuhan.
Umat: Syukur kepada Allah.  

Pembacaan Mazmur: Mzm 118:2-4.13-15.22-24 R:1

Mazmur Tanggapan:
Refren: "Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik. Kekal abadi kasih setia-Nya."
Atau:
Alleluia.

1. Biarlah Israel berkata, “Kekal abadi kasih setia-Nya!” Biarlah kaum Harun berkata, “Kekal abadi kasih setia-Nya!” Biarlah orang yang takwa pada Tuhan berkata, “Kekal abadi kasih setia-Nya!”

2. Aku didorong dengan hebat sampai jatuh, tetapi Tuhan menolong aku. Tuhan itu kekuatanku dan mazmurku;Ia telah menjadi keselamatanku. Suara sorak-sorai dan kemenangan terdengar di kemah orang-orang benar,“Tangan kanan Tuhan melakukan keperkasaan.”

3. Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru. Hal itu terjadi dari pihak Tuhan,suatu perbuatan ajaib di mata kita. Inilah hari yang dijadikan Tuhan, marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya!

Pembacaan Kedua: 1Ptr. 1:3-9:

(Pembaca) Bacaan dari Surat Pertama Rasul Petrus.

Oleh kebangkitan Yesus Kristus Allah telah melahirkan kita kembali dari antara orang mati kepada suatu hidup yang penuh pengharapan.

Saudara-saudara, terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus! Berkat rahmat-Nya yang besar kita telah dilahirkan kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati. Kita dilahirkan untuk hidup yang penuh pengharapan, yaitu untuk menerima warisan yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar dan yang tidak dapat layu, yang tersimpan di surga bagi kamu. Kuasa Allah telah memelihara kamu karena iman sementara kamu menantikan keselamatan yang telah tersedia yang akan dinyatakan pada zaman akhir. Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu harus berdukacita sejenak oleh berbagai-bagai pencobaan. Semuanya itu dimaksudkan untuk membuktikan kemurnian imanmu, yang jauh lebih tinggi nilainya daripada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api. Dengan demikian kamu memperoleh puji-pujian, kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya. Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan tidak terkatakan, karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu.

(Pembaca) Demikianlah Sabda Tuhan.
Umat: Syukur kepada Allah.  

Bait Pengantar Injil. Alleluia: Yohanes 20: 29
U : Alleluia, alleluia.
S : (Yohanes 20: 29) Karena telah melihat Aku, Tomas, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.
(26 Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: “Damai sejahtera bagi kamu!”
27 Kemudian Ia berkata kepada Tomas: “Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.”
28 Tomas menjawab Dia: “Ya Tuhanku dan Allahku!”
29 Kata Yesus kepadanya: “Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”
30 Memang masih banyak tanda lain yang dibuat Yesus di depan mata murid-murid-Nya, yang tidak tercatat dalam kitab ini,
31 tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya.

Pembacaan dari Injil Santo Yohanes: Yoh. 20:19-31:

Bacaan Injil: (Pembaca) Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes.
Umat: Dimuliakanlah Tuhan.

Delapan hari kemudian Yesus datang.

Setelah Yesus wafat di salib, pada malam pertama sesudah hari Sabat, berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus, berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu.” Sesudah berkata demikian, Yesus menunjukkan tangan dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan. Maka kata Yesus sekali lagi, “Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.” Dan sesudah berkata demikian, Yesus mengembusi mereka dan berkata, “Terimalah Roh Kudus. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada.”

Pada waktu Yesus datang itu Tomas, seorang dari kedua belas murid, yang juga disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka. Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya, “Kami telah melihat Tuhan!” Tetapi Tomas berkata kepada mereka, “Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya, dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu, dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, aku sama sekali tidak akan percaya.”

Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu, dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang. Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu!” Kemudian Yesus berkata kepada Tomas, “Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku,ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku, dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah!” Tomas menjawab kepada-Nya, “Ya Tuhanku dan Allahku!” Kata Yesus kepadanya, “Karena telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”

Memang masih banyak tanda lain yang dibuat Yesus di depan mata murid-murid-Nya, yang tidak tercatat dalam kitab ini. Tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya oleh imanmu itu kamu memperoleh hidup dalam nama-Nya.

(Pembaca) Demikianlah Injil Tuhan.  
(Umat) Terpujilah Kristus.  

Jonathan Fabian Ginunggil,
Pelayan Atasan Tertinggi / Most High Servant,
Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih / Jesus, Mary, Joseph Ministry of Love 
(Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels)

My vocation is Blessed and Saints.

"I am the most humble of all the Saints in Heaven" Mary, Mother of God."

"I am the handmaid of the Lord, said Mary ‘let what you have said be done to me."

Mother Mary is the most humble Saint in Heaven and she is also the Mother of God for us all
(Luke 1:38)

No comments:

The First Holy Martyrs of the Holy Roman Church

These “ proto-martyrs ” of Rome were the first Christians persecuted en masse by the Emperor Nero in the year 64 , before the martyrdom of ...