Felix berasal dari sebuah keluarga berdarah Romawi. Ia menjadi
Paus menggantikan Paus Santo Simplisius pada tahun 483. Ia dinamakan Felix III
(II) karena kira-kira pada tahun 365 ada seorang Paus tandingan yang menamakan
dirinya Felix II.
Selama masa kePausannya, Felix menghadapi bidaah Monophysitisme yang menolak
ajaran iman tentang kedwitunggalan kodrat Yesus Kristus: Ilahi sekaligus
manusiawi. Untuk memecahkan masalah itu, Kaisar Zeno mengeluarkan suatu rumusan
kesatuan yang bermakna ganda, yang disebut Henotikon. Rumusan ini tidak
disetujui baik oleh Sri Paus maupun oleh pengikut aliran bidaah Monophysitisme.
Demi pemecahan selanjutnya, Sri Paus Felix memanggil Acacius, Patriakh
Konstantinopel, penyusun rumusan itu. Acacius menolak datang ke Roma. Maka dia
diekskomunikasikan oleh Felix III. Sejak berlakunya ekskomunikasi ini, skisma
Acacian mulai tersebar dan terus berkembang hingga kematian Felix III pada
tanggal 1 Maret 492.
Jonathan Fabian Ginunggil,
Pelayan Atasan Tertinggi / Most High Servant,
Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih / Jesus, Mary, Joseph Ministry of Love
(Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels)
My vocation is Blessed and Saints.
"I am the most humble of all the Saints in Heaven" Mary, Mother of God."
"I am the handmaid of the Lord, said Mary ‘let what you have said be done to me."
Mother Mary is the most humble Saint in Heaven and she is also the Mother of God for us all
(Luke 1:38)
No comments:
Post a Comment