Popular Posts

Sunday, May 11, 2025

9 May 2025 (Friday) / Friday of the 3rd week of Eastertide / Easter Weekday

9 May 2025 (Friday)

Friday of the 3rd week of Eastertide.

Easter Weekday.

First Reading: Acts 9: 1-20
Responsorial Psalm: Psalms 117: 1, 2
Alleluia: John 6: 56
Gospel: John 6: 52-59

First Reading : Acts 9:1‐20

Saul was still breathing threats to slaughter the Lord’s disciples. He had gone to the high priest and asked for letters addressed to the synagogues in Damascus, that would authorise him to arrest and take to Jerusalem any followers of the Way, men or women, that he could find. Suddenly, while he was travelling to Damascus and just before he reached the city, there came a light from heaven all round him. He fell to the ground, and then he heard a voice saying, ‘Saul, Saul, why are you persecuting me?’ ‘Who are you, Lord?’ he asked, and the voice answered, ‘I am Jesus, and you are persecuting me. Get up now and go into the city, and you will be told what you have to do.’ The men travelling with Saul stood there speechless, for though they heard the voice they could see no one. Saul got up from the ground, but even with his eyes wide open he could see nothing at all, and they had to lead him into Damascus by the hand. For three days he was without his sight, and took neither food nor drink. A disciple called Ananias who lived in Damascus had a vision in which he heard the Lord say to him, ‘Ananias!’ When he replied, ‘Here I am, Lord’, the Lord said, ‘You must go to Straight Street and ask at the house of Judas for someone called Saul, who comes from Tarsus. At this moment he is praying, having had a vision of a man called Ananias coming in and laying hands on him to give him back his sight.’ When he heard that, Ananias said, ‘Lord, several people have told me about this man and all the harm he has been doing to your saints in Jerusalem. He has only come here because he holds a warrant from the chief priests to arrest everybody who invokes your name.’ The Lord replied, ‘You must go all the same, because this man is my chosen instrument to bring my name before pagans and pagan kings and before the people of Israel; I myself will show him how much he himself must suffer for my name.’ Then Ananias went. He entered the house, and at once laid his hands on Saul and said, ‘Brother Saul, I have been sent by the Lord Jesus who appeared to you on your way here so that you may recover your sight and be filled with the Holy Spirit.’ Immediately it was as though scales fell away from Saul’s eyes and he could see again. So he was baptised there and then, and after taking some food he regained his strength. He began preaching in the synagogues, ‘Jesus is the Son of God.’

Responsive Psalm : Psalm 116(117)

Go out to the whole world; proclaim the Good News.
or
Alleluia!

O praise the Lord, all you nations, acclaim him all you peoples!

Go out to the whole world; proclaim the Good News.
or
Alleluia!

Strong is his love for us; he is faithful for ever.

Go out to the whole world; proclaim the Good News.
or
Alleluia!

Second Reading :
There is no Second Reading.

Alleluia: John 6: 56
R. Alleluia, alleluia.
56 Whoever eats my Flesh and drinks my Blood, remains in me and I in him, says the Lord.
(56. Whoever eats my flesh and drinks my blood lives in me and I live in that person)
R. Alleluia, alleluia.

Gospel : John 6:52‐59

The Jews started arguing with one another: ‘How can this man give us his flesh to eat?’ they said. Jesus replied: ‘I tell you most solemnly, if you do not eat the flesh of the Son of Man and drink his blood, you will not have life in you. Anyone who does eat my flesh and drink my blood has eternal life, and I shall raise him up on the last day. For my flesh is real food and my blood is real drink. He who eats my flesh and drinks my blood lives in me and I live in him. As I, who am sent by the living Father, myself draw life from the Father, so whoever eats me will draw life from me. This is the bread come down from heaven; not like the bread our ancestors ate: they are dead, but anyone who eats this bread will live for ever.’ He taught this doctrine at Capernaum, in the synagogue.

The words of the Pope:

The listeners’ astonishment is understandable; Jesus in fact uses the typical manner of the prophets to provoke questions in people — and also in us — and, ultimately, to provoke a decision. First of all, regarding the questions: what is meant by “eat the flesh and drink the blood” of Jesus? Is it just an image, a figure of speech, a symbol, or does it indicate something real? In order to answer, one must understand what is happening in Jesus’ heart as he breaks the bread for the hungry crowd. Knowing that he will have to die on the cross for us, Jesus identifies himself with that bread broken and shared, and it becomes for him the “sign” of the Sacrifice that awaits him. This process culminates in the Last Supper, where the bread and wine truly become his Body and his Blood. It is the Eucharist, which Jesus leaves us with a specific purpose: that we may become one with Him. Indeed he says: “He who eats my flesh and drinks my blood abides in me, and I in him” (v. 56). That “abiding”: Jesus in us and we in Jesus. Communion is assimilation: partaking of Him, we become as He is. This requires our “yes”, our adherence of faith. (Pope Francis, Angelus, 16 August 2015)

Santo Sirilus dari Sasarea, Martir.

Santo Sirilus lahir di Kapadokia, Asia Kecil pada abad ke-3 dari sebuah keluarga kafir. Semenjak mudanya ia menjadi Kristen. Ayahnya yang kafir itu menyiksanya dengan berbagai cara agar dia bisa murtad kembali. Meskipun demikian ia tetap teguh memeluk imannya. Ia memang sedih namun bukan karena perlakuan kejam ayahnya melainkan karena ayah tidak sudi mengerti akan keputusan kehendaknya. Satu-satunya penguat hatinya adalah kata-kata Kristus ini: “Barang siapa yang mengasihi ayah dan ibunya lebih dari Aku, tak layak ia bagiKu”. Perlakuan kasar ayahnya malah semakin menambah semangat imannya hingga berhasil menarik simpatik banyak temannya. Oleh karena itu, ia diusir ayahnya dari rumah dan kemudian dihadapkan ke pengadilan karena imannya. Sedikitpun ia tidak takut ketika diancam oleh hakim.
Karena umurnya , ia dibebaskan dan diizinkan kembali ke rumah ayahnya untuk meminta maaf. Tetapi hal ini ditolaknya dengan tegas. Katanya: “Karena imanku, saya telah diusir dari rumah oleh ayahku. Saya meninggalkan rumah dengan gembira, sebab aku mempunyai tempat tinggal lain yang lebih mulia yang sedang menantikan aku.” Sekali lagi hakim mencoba mengubah pikiran anak muda itu. Sirilus diseret ke sebuah api unggun, seakan-akan hendak di bakar. Tetapi ia tidak gentar sedikitpun. Sebaliknya, ia memprotes penundaan hukuman atas dirinya. Hakim merasa gagal mempengaruhi keputusan anak muda ini menjadi sangat marah dan menyuruh serdadu-serdadu memenggal kepalanya.

Hari biasa Pekan III Paskah
Kis. 9:1-20; Mzm. 117:1,2; Yoh. 6:52-59
Warna Liturgi Putih

Kis 9:1 Sementara itu berkobar-kobar hati Saulus untuk mengancam dan membunuh murid-murid Tuhan. Ia menghadap Imam Besar,
Kis 9:2 dan meminta surat kuasa dari padanya untuk dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di Damsyik, supaya, jika ia menemukan laki-laki atau perempuan yang mengikuti Jalan Tuhan, ia menangkap mereka dan membawa mereka ke Yerusalem.
Kis 9:3 Dalam perjalanannya ke Damsyik, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia.
Kis 9:4 Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: "Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?"
Kis 9:5 Jawab Saulus: "Siapakah Engkau, Tuhan?" Kata-Nya: "Akulah Yesus yang kauaniaya itu.
Kis 9:6 Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang harus kauperbuat."
Kis 9:7 Maka termangu-mangulah teman-temannya seperjalanan, karena mereka memang mendengar suara itu, tetapi tidak melihat seorang jugapun.
Kis 9:8 Saulus bangun dan berdiri, lalu membuka matanya, tetapi ia tidak dapat melihat apa-apa; mereka harus menuntun dia masuk ke Damsyik.
Kis 9:9 Tiga hari lamanya ia tidak dapat melihat dan tiga hari lamanya ia tidak makan dan minum.
Kis 9:10 Di Damsyik ada seorang murid Tuhan bernama Ananias. Firman Tuhan kepadanya dalam suatu penglihatan: "Ananias!" Jawabnya: "Ini aku, Tuhan!"
Kis 9:11 Firman Tuhan: "Mari, pergilah ke jalan yang bernama Jalan Lurus, dan carilah di rumah Yudas seorang dari Tarsus yang bernama Saulus. Ia sekarang berdoa,
Kis 9:12 dan dalam suatu penglihatan ia melihat, bahwa seorang yang bernama Ananias masuk ke dalam dan menumpangkan tangannya ke atasnya, supaya ia dapat melihat lagi."
Kis 9:13 Jawab Ananias: "Tuhan, dari banyak orang telah kudengar tentang orang itu, betapa banyaknya kejahatan yang dilakukannya terhadap orang-orang kudus-Mu di Yerusalem.
Kis 9:14 Dan ia datang ke mari dengan kuasa penuh dari imam-imam kepala untuk menangkap semua orang yang memanggil nama-Mu."
Kis 9:15 Tetapi firman Tuhan kepadanya: "Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel.
Kis 9:16 Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku."
Kis 9:17 Lalu pergilah Ananias ke situ dan masuk ke rumah itu. Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya: "Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus."
Kis 9:18 Dan seketika itu juga seolah-olah selaput gugur dari matanya, sehingga ia dapat melihat lagi. Ia bangun lalu dibaptis.
Kis 9:19 Dan setelah ia makan, pulihlah kekuatannya. (9-19b) Saulus tinggal beberapa hari bersama-sama dengan murid-murid di Damsyik.
Kis 9:20 Ketika itu juga ia memberitakan Yesus di rumah-rumah ibadat, dan mengatakan bahwa Yesus adalah Anak Allah.
Mzm 117:1 Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa!
Mzm 117:2 Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya!
Yoh 6:52 Orang-orang Yahudi bertengkar antara sesama mereka dan berkata: "Bagaimana Ia ini dapat memberikan daging-Nya kepada kita untuk dimakan."
Yoh 6:53 Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu.
Yoh 6:54 Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.
Yoh 6:55 Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman.
Yoh 6:56 Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.
Yoh 6:57 Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku.
Yoh 6:58 Inilah roti yang telah turun dari sorga, bukan roti seperti yang dimakan nenek moyangmu dan mereka telah mati. Barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya."
Yoh 6:59 Semuanya ini dikatakan Yesus di Kapernaum ketika Ia mengajar di rumah ibadat.

Prepared and updated by:

Jonathan Fabian Ginunggil,
Penampang, Sabah Malaysia.

No comments:

Kitab Suci Katolik Perjanjian Lama (Kejadian) Bab 20

  Kitab Suci Katolik Perjanjian Lama (Kejadian) Abraham dan Abimelekh Bab 20 Kej 20:1 Lalu Abraham berangkat dari situ ke Tanah Negeb dan ia...