Popular Posts

Saturday, April 5, 2025

6 April 2025 (Sunday) / 5th Sunday of Lent / Fifth Sunday of Lent, Third Scrutiny of the Elect – Lenten

6 April 2025 (Sunday)

5th Sunday of Lent.

Fifth Sunday of Lent, Third Scrutiny of the Elect – Lenten.

First Reading: Isaiah 43: 16-21
Responsorial Psalm: Psalms 126: 1-2ab, 2cd-3, 4-5, 6
Second Reading: Philippians 3: 8-14
Verse Before the Gospel: Joel 2: 13
Gospel: John 8: 1-11

First Reading : Isaiah 43:16‐21

Thus says the Lord, who made a way through the sea, a path in the great waters; who put chariots and horse in the field and a powerful army which lay there never to rise again, snuffed out, put out like a wick: No need to recall the past, no need to think about what was done before. See, I am doing a new deed, even now it comes to light; can you not see it? Yes, I am making a road in the wilderness, paths in the wilds. The wild beasts will honour me, jackals and ostriches, because I am putting water in the wilderness (rivers in the wild) to give my chosen people drink. The people I have formed for myself will sing my praises.

Responsive Psalm : Psalm 125(126)

What marvels the Lord worked for us! Indeed we were glad.

When the Lord delivered Zion from bondage, it seemed like a dream. Then was our mouth filled with laughter, on our lips there were songs.

What marvels the Lord worked for us! Indeed we were glad. 

The heathens themselves said: ‘What marvels the Lord worked for them!’ What marvels the Lord worked for us! Indeed we were glad.

What marvels the Lord worked for us! Indeed we were glad.

Deliver us, O Lord, from our bondage as streams in dry land. Those who are sowing in tears will sing when they reap.

What marvels the Lord worked for us! Indeed we were glad.

They go out, they go out, full of tears, carrying seed for the sowing: they come back, they come back, full of song, carrying their sheaves.

What marvels the Lord worked for us! Indeed we were glad.

Second Reading : Philippians 3:8‐14

I believe nothing can happen that will outweigh the supreme advantage of knowing Christ Jesus my Lord. For him I have accepted the loss of everything, and I look on everything as so much rubbish if only I can have Christ and be given a place in him. I am no longer trying for perfection by my own efforts, the perfection that comes from the Law, but I want only the perfection that comes through faith in Christ, and is from God and based on faith. All I want is to know Christ and the power of his resurrection and to share his sufferings by reproducing the pattern of his death. That is the way I can hope to take my place in the resurrection of the dead. Not that I have become perfect yet: I have not yet won, but I am still running, trying to capture the prize for which Christ Jesus captured me. I can assure you my brothers, I am far from thinking that I have already won. All I can say is that I forget the past and I strain ahead for what is still to come; I am racing for the finish, for the prize to which God calls us upwards to receive in Christ Jesus.

Verse Before the Gospel: Joel 2: 13

13 Even now, says the Lord, return to me with your whole heart; for I am gracious and merciful.
(13. Tear your hearts and not your clothes, and come back to Yahweh your God, for he is gracious and compassionate, slow to anger, rich in faithful love, and he relents about inflicting disaster).

Gospel : John 8:1‐11

Jesus went to the Mount of Olives. At daybreak he appeared in the Temple again; and as all the people came to him, he sat down and began to teach them. The scribes and Pharisees brought a woman along who had been caught committing adultery; and making her stand there in full view of everybody, they said to Jesus, ‘Master, this woman was caught in the very act of committing adultery, and Moses has ordered us in the Law to condemn women like this to death by stoning. What have you to say?’ They asked him this as a test, looking for something to use against him. But Jesus bent down and started writing on the ground with his finger. As they persisted with their question, he looked up and said, ‘If there is one of you who has not sinned, let him be the first to throw a stone at her.’ Then he bent down and wrote on the ground again. When they heard this they went away one by one, beginning with the eldest, until Jesus was left alone with the woman, who remained standing there. He looked up and said, ‘Woman, where are they? Has no one condemned you?’ ‘No one, sir’ she replied. ‘Neither do I condemn you,’ said Jesus ‘go away, and do not sin any more.’

Words of the Holy Father:

And Jesus sends the woman on her way with these wonderful words: “Go and do not sin again” (Jn 8:11). And thus Jesus opens a new path to her, created by mercy, a path that requires her commitment not to sin again. It is an invitation that applies to each one of us. When Jesus forgives us, he always opens a new path on which to go forward. In this Lenten Season, we are called to recognize ourselves as sinners and to ask God for forgiveness. And, in its turn, while forgiveness reconciles us and gives us peace, it lets us start again, renewed. Every true conversion is oriented toward a new future, a new life, a beautiful life, a life free from sin, a generous life. Let us not be afraid to ask Jesus for forgiveness because he opens the door to this new life for us. May the Virgin Mary help us to bear witness to all of the merciful love of God, who through Jesus, forgives us and renders our lives new, by always offering us new possibilities. (Angelus, 7 April 2019)

Santo Selestinus, Paus dan Pengaku Iman.

Santo Selestinus dipilih menjadi Paus pada tahun 422 dan memimpin Gereja Kristus selama 10 tahun. Penganiayaan terhadap orang-orang Kristen tidak membawa akibat yang fatal. Gereja bisa dikatakan menang terhadap penganiayaan itu. Meskipun demikian, di dalam tubuh Gereja sendiri terjadi perpecahan karena adanya ajaran sesat dari Nestrorius yang mengajarkan bahwa Maria bukanlah Bunda Allah.
Untuk mempertahankan ajaran gereja yang benar tentang Maria, Selestinus mengundang Konsili di Efesus untuk mengutuk ajaran sesat Nestorius itu. Gereja tetap mengakui Maria sebagai Bunda Allah karena Yesus yang dikandung dan dilahirkan adalah sungguh Putera Allah. Ajaran sesat lain yang tersebar saat itu ialah keraguan tentang perlunya rahmat untuk mencapai keselamatan. Ajaran-ajaran sesat ini dikecam oleh Selestianus bersama pimpinan Gereja lainnya. Selestianus meninggal dunia pada tanggal 432.

Santa Kresensia Hoess, Pengaku Iman.

Santa Kresensia hidup antara tahun 1682-1744. Gadis miskin ini diterima oleh biara, karena desakan walikota Kaufbeuren, Jerman yang protestan. Pembesarnya sangat jengkel, kejam dan tidak adik terhadap suster muda ini, walaupun Kresensia sangat sabar dan taat. Ia menerima banyak rahmat khusus sesudah menjalani aneka godaan. Ketika menjadi pembesar, ia memperbaharui seluruh biara.

Santo Notker "Penggagap", Pengaku Iman.

Orang Kudus ini disebut "Penggagap" karena tidak mampu berucap dengan jelas dan lancar. Meskipun hampir tidak mampu mengucapkan kata-kata dengan jelas, namun dia adalah murid terpandai di biara St. Gallen, Swiss. Banyak orang termasuk teman-teman kelasnya mengejek dia karena kekurangannya itu. Namun ia tidak merasa terhina sebaliknya hal itu menjadi cambuk baginya untuk memusatkan perhatiannya pada belajar dan membantu orang sakit. Santo Notker yang tekun berdoa ini sanggup menyanyi dengan bagus sehingga menjadi guru dirigen koral yang termasyur. Ia menggubah berbagai syair dan lagu gerejani yang indah, misalnya "Media vita in morte sumusa". Santo Notker meninggal dunia pada tahun 912.

HARI MINGGU
PRAPASKAH V
Yes. 43:16-21; Mzm. 126:1-2ab,2cd-3,4-5,6; 
Flp. 3:8-14; Yoh. 8:1-11
Warna Liturgi Ungu

Yes 43:16 Beginilah firman TUHAN, yang telah membuat jalan melalui laut dan melalui air yang hebat,

Yes 43:17 yang telah menyuruh kereta dan kuda keluar untuk berperang, juga tentara dan orang gagah?mereka terbaring, tidak dapat bangkit, sudah mati, sudah padam sebagai sumbu?,

Yes 43:18 firman-Nya: "Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala!

Yes 43:19 Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.

Yes 43:20 Binatang hutan akan memuliakan Aku, serigala dan burung unta, sebab Aku telah membuat air memancar di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara, untuk memberi minum umat pilihan-Ku;

Yes 43:21 umat yang telah Kubentuk bagi-Ku akan memberitakan kemasyhuran-Ku."

Mzm 126:1 Nyanyian ziarah. Ketika TUHAN memulihkan keadaan Sion, keadaan kita seperti orang-orang yang bermimpi.

Mzm 126:2 Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa, dan lidah kita dengan sorak-sorai. Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa: "TUHAN telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini!"

Mzm 126:2 Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa, dan lidah kita dengan sorak-sorai. Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa: "TUHAN telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini!"

Mzm 126:3 TUHAN telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.

Mzm 126:4 Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb!

Mzm 126:5 Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.

Mzm 126:6 Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.

Flp 3:8  Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,

Flp 3:9  dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan.

Flp 3:10  Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,

Flp 3:11  supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.

Flp 3:12  Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus.

Flp 3:13  Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,

Flp 3:14  dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Yoh 8:1 tetapi Yesus pergi ke bukit Zaitun.

Yoh 8:2 Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka.

Yoh 8:3 Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah.

Yoh 8:4 Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: "Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah.

Yoh 8:5 Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?"

Yoh 8:6 Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah.

Yoh 8:7 Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu."

Yoh 8:8 Lalu Ia membungkuk pula dan menulis di tanah.

Yoh 8:9 Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya.

Yoh 8:10 Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: "Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?"

Yoh 8:11 Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: "Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang."

Prepared and updated by:

Jonathan Fabian Ginunggil,
Penampang, Sabah Malaysia.

No comments:

Kitab Suci Katolik Perjanjian Lama (Kejadian) Bab 20

  Kitab Suci Katolik Perjanjian Lama (Kejadian) Abraham dan Abimelekh Bab 20 Kej 20:1 Lalu Abraham berangkat dari situ ke Tanah Negeb dan ia...