Popular Posts

Friday, April 4, 2025

4 April 2025 (Friday) / Friday of the 4th week of Lent (optional commemoration of Saint Isidore, Bishop, Doctor) / Lenten Weekday/ Saint Isidore of Seville, Bishop, Doctor, Day of Abstinence from Meat (Age 14 and up)

4 April 2025 (Friday)

Friday of the 4th week of Lent (optional commemoration of Saint Isidore, Bishop, Doctor)

Lenten Weekday/ Saint Isidore of Seville, Bishop, Doctor, Day of Abstinence from Meat (Age 14 and up)

First Reading: Wisdom 2: 1a, 12-22
Responsorial Psalm: Psalms 34: 17-18, 19-20, 21 and 23
Verse Before the Gospel: Matthew 4: 4b
Gospel: John 7: 1-2, 10, 25-30

First Reading : Wisdom 2:1,12‐22

The godless say to themselves, with their misguided reasoning: ‘Our life is short and dreary, nor is there any relief when man’s end comes, nor is anyone known who can give release from Hades. Let us lie in wait for the virtuous man, since he annoys us and opposes our way of life, reproaches us for our breaches of the law and accuses us of playing false to our upbringing. He claims to have knowledge of God, and calls himself a son of the Lord. Before us he stands, a reproof to our way of thinking, the very sight of him weighs our spirits down; his way of life is not like other men’s, the paths he treads are unfamiliar. In his opinion we are counterfeit; he holds aloof from our doings as though from filth; he proclaims the final end of the virtuous as happy and boasts of having God for his father. Let us see if what he says is true, let us observe what kind of end he himself will have. If the virtuous man is God’s son, God will take his part and rescue him from the clutches of his enemies. Let us test him with cruelty and with torture, and thus explore this gentleness of his and put his endurance to the proof. Let us condemn him to a shameful death since he will be looked after – we have his word for it.’ This is the way they reason, but they are misled, their malice makes them blind. They do not know the hidden things of God, they have no hope that holiness will be rewarded, they can see no reward for blameless souls.

Responsive Psalm : Psalm 33(34):16,18,19‐21,23

The Lord is close to the broken‐hearted.

The Lord turns his face against the wicked to destroy their remembrance from the earth. The just call and the Lord hears and rescues them in all their distress.

The Lord is close to the broken‐hearted.

The Lord is close to the broken‐hearted; those whose spirit is crushed he will save. Many are the trials of the just man but from them all the Lord will rescue him.

The Lord is close to the broken‐hearted.

He will keep guard over all his bones, not one of his bones shall be broken. The Lord ransoms the souls of his servants. Those who hide in him shall not be condemned.

The Lord is close to the broken‐hearted.

Second Reading :
There is no Second Reading.

Verse Before the Gospel: Matthew 4: 4b

4b One does not live on bread alone, but on every word that comes forth from the mouth of God.
(4. But he replied, 'Scripture says: Human beings live not on bread alone but on every word that comes from the mouth of God.')

Gospel : John 7:1‐2,10,25‐30

Jesus stayed in Galilee; he could not stay invJudaea, because the Jews were out to kill him. As the Jewish feast of Tabernacles drew near, after his brothers had left for the festival, he went up as well, but quite privately, without drawing attention to himself. Meanwhile some of the people of Jerusalem were saying, ‘Isn’t this the man they want to kill? And here he is, speaking freely, and they have nothing to say to him! Can it be true the authorities have made up their minds that he is the Christ? Yet we all know where he comes from, but when the Christ appears no one will know where he comes from.’ Then, as Jesus taught in the Temple, he cried out: ‘Yes, you know me and you know where I came from. Yet I have not come of myself: no, there is one who sent me
and I really come from him, and you do not know him, but I know him because I have come from him and it was he who sent me.’ They would have arrested him then, but because his time had not yet come no one laid a hand on him.

Words of the Holy Father:

Today's Gospel is clear, no? Jesus hid, in those last days, because His hour had yet to come – but He knew what end he would make, and how He would make it. Jesus is persecuted from the beginning: when we remember the beginning of his preaching, He returns to His country, goes to the synagogue and preaches. After great adulation, the voices begin almost right away to murmur: ‘But, we know where He comes from… He is one of us… with that authority comes He to teach us? Where did He study?’ [Thus] they write Him off. It is the same old thing: ‘But we know where He is from! Christ, however, when He comes, no one will know where he is from. Write the Lord off, write off the prophet in order to take away his authority. (Santa Marta, 4 April 2014)

Santo Isodorus dari Sevilla, Uskup dan Pujangga Gereja.

Santo Isodorus lahir di Cartagena, Spanyol pada tahun 560. Ia dikenal sebagai seorang Uskup yang tergolong dalam bilangan pujangga gereja karena perjuangannya demi kemajuan gereja, kebudayaan dan pendidikan di Spanyol. Ia dididik di Sevilla oleh Leander, abangnya sendiri, yang pada waktu itu menjabat sebagai Uskup Sevilla. Selagi duduk di bangku sekolah, ia tidak mencapai kemajuan berarti dalam berbagai ilmu yang diperolehnya. Walaupun ia belajar dengan penuh semangat, namun hasil yang diperolehnya tidaklah memuaskan. Hal ini menimbulkan kekecewaan besar; ia pun menyerah, putus asa, dan tidak mau lagi berjuang. Lalu ia memutuskan untuk pulang saja ke kampung halamannya.

Dalam perjalanan pulang ke kampung halamannya, ia mendapat suatu pengalaman menarik di sebuah sumber air. Di sumber air itu, ia melihat suatu batu besar yang berlubang karena titik-titik air yang menimpanya. "Mengapa batu yang demikian keras dapat ditembusi oleh titik-titik air yang lemah dan tak berdaya itu?" tanyanya dalam hati. Pengalaman ini menumbuhkan suatu kesadaran baru dalam hati. Lalu ia memutuskan kembali kepada abangnya Leander untuk melanjutkan studinya.

Isodorus mendapat pendidikan yang keras di bawah bimbingan abangnya Leander. Pengalaman di sumber air itu memberinya semangat baru untuk terus tekun belajar dan pantang mundur. Akhirnya ia memetik hasil gemilang. Ia menjadi seorang yang pintar dan bijaksana. Sepeninggal abangnya Leander, ia ditabhiskan menggantikan Leander pada tanggal 13 Maret 619. Pekerjaan dan rencana-rencananya untuk memajukan keuskupan Sevilla, terutama mempertobatkan suku Goth Barat yang sesat, diteruskan dan diselesaikan. Ia pun tegas terhadap semua ajaran sesat yang berkembang di dalam keuskupannya dengan membuat peraturan-peraturan baru.

Selama masa kepemimpinannya sebagai Uskup Sevilla, Isodorus memimpin Konsili Sevilla kedua pada tahun 916 dan Konsili Toledo keempat pada tahun 633. Pada Konsili ini, ia memperjuangkan agar setiap keuskupan di Spanyol didirikan sebuah seminari atau Sekolah Katedral. Selain itu ia berjuang meningkatkan studi kedokteran, hukum, seni, bahasa Yunani dan Hibrani. Selama 36 tahun ia berkarya mengabdikan dirinya demi kemajuan keuskupan Sevilla. Ia membangun gereja-gereja, biara-biara, terutama menulis buku-buku ilmiah yang diberi judul "Etymologiae" atau "Orginis", buku biografi, sejarah dunia mulai dari penciptaan, karya-karya teologi, aturan-aturan biara dan sejarah suku Vandal, Goth, dan Suevi. Selain itu, ia menyelesaikan sebuah karya tulis dari Leander kakaknya, yakni Misale Mozarabik yang ditujukan untuk mempertobatkan suku bangsa Goth. Buku-buku yang ditulisnya dipakai di seluruh Eropa selama berabad-abad.

Meskipun dia sibuk dengan berbagai tugas, ia selalu menyempatkan diri untuk berdoa, berpuasa dan merenungkan Kitab Suci. Semuanya ini menjadikan dia sebagai seorang uskup yang saleh, bijaksana dan rendah hati. Seluruh umat sangat senang dengan dia karena kasih sayangnya kepada mereka. Ia meninggal dunia pada tahun 636. Kemudian pada tahun 1598 digelari kudus dan tahun 1722 digelari sebagai pujangga gereja.

Santo Benediktus Moor, Biarawan.

Benediktus Moor lahir di sebuah desa kecil dekat Messina, Sisilia, pada tahun 1526. ia adalah orang negro pertama yang digelari Kudus oleh Gereja. Ia disebut juga "Benediktus Hitam", karena warna kulitnya yang hitam pekat. Orang tuanya adalah budak belian asal Etiopia yang bekerja pada seorang orang kaya di Sisilia. Karena kesalehan hidup mereka, sang majikan memberikan status merdeka pada Benediktus.

Oleh orang tuanya yang saleh itu, Benediktus mendapat pendidikan yang baik terutama dalam hal-hal yang menyangkut penghayatan iman Kristen. Ia berkembang menjadi orang Kristen yang saleh. Seorang imam Fransiskus yang menyaksikan cara hidup Benediktus segera mengajaknya untuk masuk ordo Fransiskan. Benediktus menyambut baik ajakan ini. Ia menjadi seorang Bruder dan bekerja sebagai juru masak di biara Santa Maria di Palermo. Kesalehan hidupnya membawanya ke jenjang pimpinan biara, kendatipun ia tidak tahu menulis dan membaca. Dalam kepemimpinannya, ia berhasil menciptakan suati suasana baru dalam biaranya.

Banyak orang yang datang meminta nasehat dan bimbingan rohani padanya. Ia dianugerahi kemampuan untuk menerangkan masalah-masalah doktrinal dan rohani. Ia meninggal pada tahun 1589.

Santo Platon, Pengaku Iman.

Santo Platon lahir pada tahun 735. Ia menjadi Abbas di sebuah biara di gunung Olympus, Yunani dan berhasil memperbaharui semangat hidup rohani dalam biara itu. Pada usia senjanya, ia meletakkan jabatannya dan menjadi seorang pertapa dengan cara hidup yang sangat keras. Ia diasingkan karena melancarkan perlawan terhadap kaisar yang terus-menerus melakukan kawin-cerai.

Santo Isodorus dari Sevilla, Uskup dan Pujangga Gereja.
Keb. 2:1a,12-22; Mzm. 34:17-18,19-20,21,23; Yoh. 7:1-2,10,25-30
Warna Liturgi Ungu

Keb 2:1 Karena angan-angannya tidak tepat maka berkatalah mereka satu sama lain: "Pendek dan menyedihkan hidup kita ini, dan pada akhir hidup manusia tidak ada obat mujarab; seseorang yang kembali dari dunia orang mati tidak dikenal.

Keb 2:12 Marilah kita menghadang orang yang baik, sebab bagi kita ia menjadi gangguan serta menentang pekerjaan kita. Pelanggaran-pelanggaran hukum dituduhkannya kepada kita, dan kepada kita dipersalahkannya dosa-dosa terhadap pendidikan kita.

Keb 2:13 Ia membanggakan mempunyai pengetahuan tentang Allah, dan menyebut dirinya anak Tuhan.

Keb 2:14 Bagi kita ia merupakan celaan atas anggapan kita, hanya melihat dia saja sudah berat rasanya bagi kita.

Keb 2:15 Sebab hidupnya sungguh berlainan dari kehidupan orang lain, dan lain dari lainlah langkah lakunya.

Keb 2:16 Kita dianggap olehnya sebagai orang yang tidak sejati, dan langkah laku kita dijauhinya seolah-olah najis adanya. Akhir hidup orang benar dipujinya bahagia, dan ia bermegah-megah bahwa bapanya ialah Allah.

Keb 2:17 Coba kita lihat apakah perkataannya benar dan ujilah apa yang terjadi waktu ia berpulang.

Keb 2:18 Jika orang yang benar itu sungguh anak Allah, niscaya Ia akan menolong dia serta melepaskannya dari tangan para lawannya.

Keb 2:19 Mari, kita mencobainya dengan aniaya dan siksa, agar kita mengenal kelembutannya serta menguji kesabaran hatinya.

Keb 2:20 Hendaklah kita menjatuhkan hukuman mati keji terhadapnya, sebab menurut katanya ia pasti mendapat pertolongan."

Keb 2:21 Demikianlah mereka berangan-angan, tapi mereka sesat, karena telah dibutakan oleh kejahatan mereka.

Keb 2:22 Maka mereka tidak tahu akan rahasia-rahasia Allah, tidak yakin akan ganjaran kesucian, dan tidak menghargakan kemuliaan bagi jiwa yang murni.

Yoh 7:1 Sesudah itu Yesus berjalan keliling Galilea, sebab Ia tidak mau tetap tinggal di Yudea, karena di sana orang-orang Yahudi berusaha untuk membunuh-Nya.

Yoh 7:2 Ketika itu sudah dekat hari raya orang Yahudi, yaitu hari raya Pondok Daun.

Yoh 7:10 Tetapi sesudah saudara-saudara Yesus berangkat ke pesta itu, Iapun pergi juga ke situ, tidak terang-terangan tetapi diam-diam.

Yoh 7:25 Beberapa orang Yerusalem berkata: "Bukankah Dia ini yang mereka mau bunuh?

Yoh 7:26 Dan lihatlah, Ia berbicara dengan leluasa dan mereka tidak mengatakan apa-apa kepada-Nya. Mungkinkah pemimpin kita benar-benar sudah tahu, bahwa Ia adalah Kristus?

Yoh 7:27 Tetapi tentang orang ini kita tahu dari mana asal-Nya, tetapi bilamana Kristus datang, tidak ada seorangpun yang tahu dari mana asal-Nya."

Yoh 7:28 Waktu Yesus mengajar di Bait Allah, Ia berseru: "Memang Aku kamu kenal dan kamu tahu dari mana asal-Ku; namun Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, tetapi Aku diutus oleh Dia yang benar yang tidak kamu kenal.

Yoh 7:29 Aku kenal Dia, sebab Aku datang dari Dia dan Dialah yang mengutus Aku."

Yoh 7:30 Mereka berusaha menangkap Dia, tetapi tidak ada seorangpun yang menyentuh Dia, sebab saat-Nya belum tiba.

Prepared and updated by:

Jonathan Fabian Ginunggil,
Penampang, Sabah Malaysia.

No comments:

Kitab Suci Katolik Perjanjian Lama (Kejadian) Bab 20

  Kitab Suci Katolik Perjanjian Lama (Kejadian) Abraham dan Abimelekh Bab 20 Kej 20:1 Lalu Abraham berangkat dari situ ke Tanah Negeb dan ia...