2 April 2025 (Wednesday)
Wednesday of the 4th week of Lent (optional commemoration of Saint Francis of Paola, hermit)
Lenten Weekday/ Saint Francis of Paola, Hermit.
First Reading: Isaiah 49: 8-15
Responsorial Psalm: Psalms 145: 8-9, 13cd-14, 17-18
Verse Before the Gospel: John 11: 25a, 26
Gospel: John 5: 17-30
First Reading : Isaiah 49:8‐15
Thus says the Lord:
At the favourable time I will answer you, on the day of salvation I will help you. (I have formed you and have appointed you as covenant of the people.) I will restore the land and assign you the estates that lie waste. I will say to the prisoners, ‘Come out’, to those who are in darkness, ‘Show yourselves.’ On every roadway they will graze,vand each bare height shall be their pasture. They will never hunger or thirst,
scorching wind and sun shall never plague them; for he who pities them will lead them and guide them to springs of water. I will make a highway of all the mountains, and the high roads shall be banked up. Some are on their way from afar, others from the north and the west, others from the land of Sinim. Shout for joy, you heavens; exult, you earth! You mountains, break into happy cries! For the Lord consoles his people and takes pity on those who are afflicted. For Zion was saying, ‘The Lord has abandoned me, the Lord has forgotten me.’ Does a woman forget her baby at the breast, or fail to cherish the son of her womb? Yet even if these forget, I will never forget you.
Responsive Psalm : Psalm 144(145):8‐9,13b‐14,17‐18
The Lord is kind and full of compassion.
The Lord is kind and full of compassion, slow to anger, abounding in love. How good is the Lord to all, compassionate to all his creatures.
The Lord is kind and full of compassion.
The Lord is faithful in all his words and loving in all his deeds. The Lord supports all who fall and raises all who are bowed down.
The Lord is kind and full of compassion.
The Lord is just in all his ways and loving in all his deeds. He is close to all who call him, who call on him from their hearts.
The Lord is kind and full of compassion.
Second Reading :
There is no Second Reading.
Verse Before the Gospel: John 11: 25a, 26
25a, 26 I am the resurrection and the life, says the Lord; whoever believes in me will never die.
(25. Jesus said: I am the resurrection. Anyone who believes in me, even though that person dies, will live, 26. and whoever lives and believes in me will never die. Do you believe this? 27. 'Yes, Lord,' she said, 'I believe that you are the Christ, the Son of God, the one who was to come into this world.')
Gospel : John 5:17‐30
Jesus said to the Jews, ‘My Father goes on working, and so do I.’ But that only made them even more intent on killing him, because, not content with breaking the sabbath, he spoke of God as his own Father, and so made himself God’s equal. To this accusation Jesus replied: ‘I tell you most solemnly, the Son can do nothing by himself; he can do only what he sees the Father doing: and whatever the Father does the Son does too. For the Father loves the Son and shows him everything he does himself, and he will show him even greater things than these, works that will astonish you. Thus, as the Father raises the dead and gives them life, so the Son gives life to anyone he chooses; for the Father judges no one; he has entrusted all judgement to the Son, so that all may honour the Son as they honour the Father. Whoever refuses honour to the Son refuses honour to the Father who sent him. I tell you most solemnly, whoever listens to my words, and believes in the one who sent me, has eternal life; without being brought to judgement he has passed from death to life. I tell you most solemnly, the hour will come – in fact it is here already – when the dead will hear the voice of the Son of God, and all who hear it will live. For the Father, who is the source of life, has made the Son the source of life; and, because he is the Son of Man, has appointed him supreme judge. Do not be surprised at this, for the hour is coming when the dead will leave their graves at the sound of his voice: those who did good will rise again to life; and those who did evil, to condemnation. I can do nothing by myself; I can only judge as I am told to judge, and my judging is just, because my aim is to do not my own will, but the will of him who sent me.’
Words of the Holy Father:
Jesus has come among us, he became man like us in all things, except sin; in this way he took us with him on his return journey to the Father. He, the Word Incarnate, who died for us and rose again, gives to his disciples the Holy Spirit as a pledge of full communion in his glorious Kingdom, which we vigilantly await. This waiting is the source and reason for our hope: (…) Let us remember it always: we are disciples of the One who came, who comes everyday and who will come at the end. If we can manage to be more aware of this reality, we will be less fatigued by daily life, less prisoners of the ephemeral and more disposed to walk with a merciful heart on the way of salvation. (General audience, 4 December 2013)
Santo Fransiskus dari Paula, Pertapa.
Santo Fransiskus lahir di Paula, Italia Selatan pada tahun 1416. Pada waktu itu kedua orangtuanya sudah lanjut umur. Tepatlah bila dikata bahwa Fransiskus adalah "karunia Tuhan yang istimewa" bagi kedua orangtuanya yang sudah bertahun-tahun hidup tanpa kehadiran seorang anak. Hasrat menimang seorang anak mendorong kedua orangtuanya berdoa tak kunjung henti kepada Tuhan dengan perantaraan Fransiskus dari Asisi. Kehamilan sang ibu pada usianya yang sudah lanjut itu menunjukkan bahwa Tuhan sungguh menaruh telinga pada keluh kesah mereka. Maka tatkala ibunya melahirkan, bayi itu diberi nama Fransiskus mengikuti nama Santo Fransiskus dari Asisi, perantara doa mereka.
Ketika berusia 13 tahun, ia disekolahkan di sekolah Santo Markus, milik imam-imam Fransiskan. Dalam usia sebegitu muda, Fransiskus sudah menjalani suatu cara hidup yang keras dengan disiplin yang tinggi. Ia rajin berziarah terutama ke Asisi dan Roma. Sekembalinya ke Paula, daerah asalnya, ia menjadi seorang pertapa disebuah gua dekat pantai Laut Tengah. Tak lama kemudian datang lagi dua orang laki-laki bergabung bersamanya bertapa di gua itu.
Karena tertarik pada cara hidup mereka itu, maka orang-orang yang tinggal disitu mendirikan bagi mereka sebuah rumah tinggal sederhana dan sebuah kapela sebagai tempat mereka berdoa dan bersemadi. Bersama dua orang rekannya itu, Fransiskus mendirikan Ordo Rahib miskin pada tahun 1436. Ordo itu berkembang pesat dan sangat aktif. Tujuhbelas tahun kemudian setelah Paus Paulus II (1464-1471) merestui pendirian ordo itu, Fransiskus membangun sebuah biara disekitar gua itu, lalu dua buah biara lagi masing-masing di Calabria dan Sisilia.
Kesalehan hidup Fransiskus dibalas Tuhan dengan menganugerahkan kepadanya kemampuan membuat mukjizat dan kemampuan meramal. Banyak orang mengenal dia sebagai pertapa yang saleh, dan sering datang kepadanya meminta bimbingan dan doanya. Sewaktu dia datang ke istana Raja Perancis, Louis XI (1461-1483) di Plessis-les Tours, ia berkata kepada Raja: "Janganlah mengharapkan mukjizat dari padaku. Mintalah itu pada Tuhan dan bertobatlah atas segala dosamu. Setelah itu siapkanlah dirimu untuk masuk kedalam kehidupan bersama Allah".
Sekali peristiwa, Raja Ferdinand I dari Napoli, Italia ingin menyumbangkan sejumlah besar uang kepadanya untuk keperluan biara dan kebutuhan-kebutuhan lainnya. Tetapi sumbangan uang itu dengan halus ditolaknya. Kepada pesuruh raja ia berkata: "Lebih baiklah kalau uang itu dikembalikan saja kepada orang-orang yang miskin dan tertindas karena keserakahan raja". Mendengar kata-kata Fransiskus itu, Fernidand marah dan segera menyuruh orang untuk membunuh Fransiskus. Tetapi hal itu tidak sampai terlaksana karena para pesuruh raja itu segan membunuh Fransiskus yang saleh itu.
Fransiskus kemudian menjadi penasehat dan pembimbing rohani Raja Karol VIII atas permintaan raja. Sebagai balas jasa, Karel VIII pengganti Louis XI, mendirikan sebuah biara bagi Fransiskus di Plessis. Di biara inilah Fransiskus meninggal dunia pada tanggal 2 April 1507.
Santa Teodosia, Perawan dan Martir.
Santa Teodosia lahir di Tyre, Phoenicia, bagian Timur kekaisaran Romawi pada tahun 288. Menurut Eusebius, sejarahwan Gereja (206?-340?). Teodosia lahir di Kaesarea, dekat Tyre di Palestina sekitar tahun 306.
Pembunuhan atas dirinya terjadi tatkala ia sedang menghibur orang-orang Kristen yang dipenjarakan pada masa penganiayaan.
Santa Maria dari Mesir, Pengaku Iman.
Santa Maria dari Mesir dilahirkan kira-kira pada abad kelima. Ia dikenal sebagai seorang pegawai istana dan seorang aktris istana yang terkenal. Ia juga dikenal luas sebagai seorang wanita penghibur di istana.
Awal kehidupannya sebagai manusia baru terjadi sewaktu ia berziarah ke Yerusalem untuk menyaksikan Salib Suci Yesus yang ditemukan oleh Santa Helena, ibu Kaisar Konstantinus Agung. Ia bertobat dan percaya kepada Yesus. Selanjutnya ia bertapa selama 47 tahun di gurun pasir, tepi sungai Yordan.
St. Fransiskus dr Paola
Yes. 49:8-15; Mzm. 145:8-9,13cd-14,17-18;
Yoh. 5:17-30
Warna Liturgi Ungu
Yes 49:8 Beginilah firman TUHAN: "Pada waktu Aku berkenan, Aku akan menjawab engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau; Aku telah membentuk dan memberi engkau, menjadi perjanjian bagi umat manusia, untuk membangunkan bumi kembali dan untuk membagi-bagikan tanah pusaka yang sudah sunyi sepi,
Yes 49:9 untuk mengatakan kepada orang-orang yang terkurung: Keluarlah! kepada orang-orang yang ada di dalam gelap: Tampillah! Di sepanjang jalan mereka seperti domba yang tidak pernah kekurangan rumput, dan di segala bukit gundulpun tersedia rumput bagi mereka.
Yes 49:10 Mereka tidak menjadi lapar atau haus; angin hangat dan terik matahari tidak akan menimpa mereka, sebab Penyayang mereka akan memimpin mereka dan akan menuntun mereka ke dekat sumber-sumber air.
Yes 49:11 Aku akan membuat segala gunung-Ku menjadi jalan dan segala jalan raya-Ku akan Kuratakan.
Yes 49:12 Lihat, ada orang yang datang dari jauh, ada dari utara dan dari barat, dan ada dari tanah Sinim."
Yes 49:13 Bersorak-sorailah, hai langit, bersorak-soraklah, hai bumi, dan bergembiralah dengan sorak-sorai, hai gunung-gunung! Sebab TUHAN menghibur umat-Nya dan menyayangi orang-orang-Nya yang tertindas.
Yes 49:14 Sion berkata: "TUHAN telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku."
Yes 49:15 Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.
Mzm 145:8 TUHAN itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya.
Mzm 145:9 TUHAN itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya.
Mzm 145:13 Kerajaan-Mu ialah kerajaan segala abad, dan pemerintahan-Mu tetap melalui segala keturunan. TUHAN setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.
Mzm 145:14 TUHAN itu penopang bagi semua orang yang jatuh dan penegak bagi semua orang yang tertunduk.
Mzm 145:17 TUHAN itu adil dalam segala jalan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.
Mzm 145:18 TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan.
Yoh 5:17 Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga."
Yoh 5:18 Sebab itu orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuh-Nya, bukan saja karena Ia meniadakan hari Sabat, tetapi juga karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah.
Yoh 5:19 Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.
Yoh 5:20 Sebab Bapa mengasihi Anak dan Ia menunjukkan kepada-Nya segala sesuatu yang dikerjakan-Nya sendiri, bahkan Ia akan menunjukkan kepada-Nya pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi dari pada pekerjaan-pekerjaan itu, sehingga kamu menjadi heran.
Yoh 5:21 Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya.
Yoh 5:22 Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak,
Yoh 5:23 supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia.
Yoh 5:24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.
Yoh 5:25 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup.
Yoh 5:26 Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri.
Yoh 5:27 Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia.
Yoh 5:28 Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya,
Yoh 5:29 dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.
Yoh 5:30 Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.
Prepared and updated by:
Jonathan Fabian Ginunggil,
Penampang, Sabah Malaysia.
No comments:
Post a Comment