25 February 2025 (Tuesday)
Tuesday of week 7 in Ordinary Time.
Ordinary Weekday.
First Reading: Sirach (Ecclesiasticus) 2: 1-11
Responsorial Psalm: Psalms 37: 3-4, 18-19, 27-28, 39-40
Alleluia: Galatians 6: 14
Gospel: Mark 9: 30-37
First Reading :
Ecclesiasticus 2:1‐11
My son, if you aspire to serve the Lord, prepare yourself for an ordeal. Be sincere of heart, be steadfast, and do not be alarmed when disaster comes.
Cling to him and do not leave him, so that you may be honoured at the end of your days. Whatever happens to you, accept it, and in the uncertainties of your humble state, be patient, since gold is tested in the fire, and chosen men in the furnace of humiliation.
Trust him and he will uphold you, follow a straight path and hope in him. You who fear the Lord, wait for his mercy; do not turn aside in case you fall.
You who fear the Lord, trust him, and you will not be baulked of your reward. You who fear the Lord hope for good things, for everlasting happiness and mercy.
Look at the generations of old and see: who ever trusted in the Lord and was put to shame? Or who ever feared him steadfastly and was left forsaken? Or who ever called out to him, and was ignored? For the Lord is compassionate and merciful, he forgives sins, and saves in days of distress.
Responsive Psalm :
Psalm 36(37):3‐4,18‐19,27‐28,39‐40
Commit your life to the Lord, trust him and he will act.
If you trust in the Lord and do good, then you will live in the land and be secure. If you find your delight in the Lord, he will grant your heart’s desire.
Commit your life to the Lord, trust him and he will act.
He protects the lives of the upright, their heritage will last for ever. They shall not be put to shame in evil days, in time of famine their food shall not fail.
Commit your life to the Lord, trust him and he will act.
Then turn away from evil and do good and you shall have a home for ever; for the Lord loves justice and will never forsake his friends.
Commit your life to the Lord, trust him and he will act.
The salvation of the just comes from the Lord, their stronghold in time of distress. The Lord helps them and delivers them and saves them: for their refuge is in him.
Commit your life to the Lord, trust him and he will act.
Second Reading :
There is no Second Reading.
Alleluia: Galatians 6: 14
R. Alleluia, alleluia.
14 May I never boast except in the Cross of our Lord Jesus Christ, through which the world has been crucified to me and I to the world.
(14. But as for me, it is out of the question that I should boast at all, except of the cross of our Lord Jesus Christ, through whom the world has been crucified to me, and I to the world).
R. Alleluia, alleluia.
Gospel :
Mark 9:30‐37
Jesus and his disciples made their way through Galilee; and he did not want anyone to know, because he was instructing his disciples; he was telling them, ‘The Son of Man will be delivered into the hands of men; they will put him to death; and three days after he has been put to death he will rise again.’ But they did not understand what he said and were afraid to ask him.
They came to Capernaum, and when he was in the house he asked them, ‘What were you arguing about on the road?’ They said nothing because they had been arguing which of them was the greatest. So he sat down, called the Twelve to him and said, ‘If anyone wants to be first, he must make himself last of all and servant of all.’ He then took a little child, set him in front of them, put his arms round him, and said to them, ‘Anyone who welcomes one of these little children in my name, welcomes me; and anyone who welcomes me welcomes not me but the one who sent me.’
Words of the Holy Father:
“If any one would be first, he must be last of all and servant of all” (v. 35). If you want to be first, you need to get in line, be last, and serve everyone. Through this shocking phrase, the Lord inaugurates a reversal: he overturns the criteria about what truly matters. The value of a person does not depend any more on the role they have, the work they do, the money they have in the bank. No, no, no, it does not depend on this. Greatness and success in God’s eyes are measured differently: they are measured by service. Not on what someone has, but on what someone gives. Do you want to be first? Serve. This is the way.
Today, the word “service” appears a bit hackneyed, worn out by use. But it has a precise and concrete meaning in the Gospel. To serve is not a courteous expression: it means to act like Jesus, who, summing up his life in a few words, said he had come “not to be served, but to serve”. (Angelus, 19 September 2021)
Santa Walburga, Abbas.
Santa Walburga dilahirkan pada tahun 710 di Devonshire, Inggris dalam keluarga aristokrat. Ia adalah putri Santo Richard (Santo Richard Peziarah), raja Kerajaan Saxons di Wessex Inggris. Dua orang saudaranya juga menjadi orang kudus; iaitu Santo Winebald dan Santo Willibaldus. Seorang bapa saudaranya, iaitu adik dari ibunya, adalah Santo Bonifasius, Uskup dan rasul bangsa Jerman yang terkenal itu.
Ketika ia berumur 11 tahun, ayahnya Santo Richard bersama kedua saudaranya berangkat ziarah ke tanah suci Yerusalem. Santa Walburga ditempatkan dalam jagaan di biara susteran Benediktin di Wimborne Dorsetshire Inggris. Ia dididik oleh para biarawati dan akhirnya menjadi seorang suster. Ia tinggal di biara ini selama 26 tahun sampai keberangkatannya ke Jerman pada tahun 748.
Santa Walburga tiba di Jerman sesudah dua saudaranya, Santo Willibaldus dan Santo Winebald, untuk membantu Santo Bonifasius, dalam karya penginjilan diantara bangsa Jerman yang masih kafir. Bersama Santo Bonifasius, mereka mendirikan biara-biara di beberapa wilayah Jerman yang baru menerima iman Kristiani. Selanjutnya Santa Walburga diutus ke biara Benediktin di Heidenheim untuk membantu Santo Winebald yang telah ditunjuk sebagai pimpinan biara tersebut. Sesudah Santo Winebald meninggal dunia pada tahun 761, Santa Walburga ditunjuk untuk menggantikannya dan menjadi abbas untuk seluruh biara yang ada di Jerman. Ia melayani biara - biara ini hingga kematiannya pada tahun 779 di Heidenheim, Jerman.
Dibawah kepemimpinan suster Santa Walburga, biara Heidenheim menjadi terkenal ke seluruh Jerman. Bukan hanya terkenal karena mempraktekkan disiplin hidup membiara yang ketat, namun juga karena suster Santa Walburga, seorang pemimpin biara, diberkati Tuhan dengan karunia penyembuhan. Ia memiliki kuasa atas berbagai macam penyakit dan mampu menyembuhkan orang sakit dengan doa dan minyak pengurapan. Semenjak abad ke sembilan, nama Santa Walburga terkenal luas di kalangan umat Jerman karena semacam minyak pengobatan penyakit, yang mengalir dari batu padas di bawah tempat duduknya di Gereja Salib Suci Eichstatt, Jerman. Minyak ini dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
Santa Walburga meninggal dunia dengan tenang pada tahun 25 Februari 779 dan di makamkan di biara tersebut. Pada tahun 870 relikwi-nya dipindahkan ke Gereja Salib Suci Eichstatt, Jerman.
Hari biasa
Sir 2:1-11; Mzm. 37:3-4,18-19,27-28,39-40; Mrk. 9:30-37
Warna Liturgi Hijau
Sir 2:1 Anakku, jikalau engkau bersiap untuk mengabdi kepada Tuhan, maka bersedialah untuk pencobaan.
Sir 2:2 Hendaklah hatimu tabah dan jadi teguh, dan jangan gelisah pada waktu yang malang.
Sir 2:3 Berpautlah kepada Tuhan, jangan murtad dari pada-Nya, supaya engkau dijunjung tinggi pada akhir hidupmu.
Sir 2:4 Segala-galanya yang menimpa dirimu terimalah saja, dan hendaklah sabar dalam segala perubahan kehinaanmu.
Sir 2:5 Sebab emas diuji di dalam api, tetapi orang yang kepadanya Tuhan berkenan dalam kancah penghinaan.
Sir 2:6 Percayalah pada Tuhan maka lapun menghiraukan dikau, ratakanlah jalanmu dan berharaplah kepada-Nya.
Sir 2:7 Kamu yang takut akan Tuhan nantikanlah belas kasihan-Nya, jangan menyimpang, supaya kamu jangan terjatuh.
Sir 2:8 Kamu yang takut akan Tuhan percayalah pada-Nya, niscaya kamu tidak akan kehilangan ganjaranmu.
Sir 2:9 Kamu yang takut akan Tuhan harapkanlah yang baik, sukacita kekal dan belas kasihan.
Sir 2:10 Pandanglah segala angkatan yang sudah-sudah dan perhatikanlah: Siapa gerangan percaya pada Tuhan lalu dikecewakan, siapa bertekun dalam ketakutan kepada-Nya dan telah ditinggalkan, atau siapa berseru kepada-Nya lalu tidak dihiraukan oleh-Nya?
Sir 2:11 Memang Tuhan adalah penyayang dan pengasih, la mengampuni dosa dan menyelamatkan pada saat kemalangan.
Mzm 37:3 Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia,
Mzm 37:4 dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.
Mzm 37:18 TUHAN mengetahui hari-hari orang yang saleh, dan milik pusaka mereka akan tetap selama-lamanya;
Mzm 37:19 mereka tidak akan mendapat malu pada waktu kecelakaan, dan mereka akan menjadi kenyang pada hari-hari kelaparan.
Mzm 37:27 Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik, maka engkau akan tetap tinggal untuk selama-lamanya;
Mzm 37:28 sebab TUHAN mencintai hukum, dan Ia tidak meninggalkan orang-orang yang dikasihi-Nya. Sampai selama-lamanya mereka akan terpelihara, tetapi anak cucu orang-orang fasik akan dilenyapkan.
Mzm 37:39 Orang-orang benar diselamatkan oleh TUHAN; Ia adalah tempat perlindungan mereka pada waktu kesesakan;
Mzm 37:40 TUHAN menolong mereka dan meluputkan mereka, Ia meluputkan mereka dari tangan orang-orang fasik dan menyelamatkan mereka, sebab mereka berlindung pada-Nya.
Mrk 9:30 Yesus dan murid-murid-Nya berangkat dari situ dan melewati Galilea, dan Yesus tidak mau hal itu diketahui orang;
Mrk 9:31 sebab Ia sedang mengajar murid-murid-Nya. Ia berkata kepada mereka: "Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia, dan mereka akan membunuh Dia, dan tiga hari sesudah Ia dibunuh Ia akan bangkit."
Mrk 9:32 Mereka tidak mengerti perkataan itu, namun segan menanyakannya kepada-Nya.
Mrk 9:33 Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Kapernaum. Ketika Yesus sudah di rumah, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Apa yang kamu perbincangkan tadi di tengah jalan?"
Mrk 9:34 Tetapi mereka diam, sebab di tengah jalan tadi mereka mempertengkarkan siapa yang terbesar di antara mereka.
Mrk 9:35 Lalu Yesus duduk dan memanggil kedua belas murid itu. Kata-Nya kepada mereka: "Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya."
Mrk 9:36 Maka Yesus mengambil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka, kemudian Ia memeluk anak itu dan berkata kepada mereka:
Mrk 9:37 "Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku."
Prepared and updated by:
Jonathan Fabian Ginunggil,
Penampang, Sabah Malaysia.
No comments:
Post a Comment