Popular Posts

Monday, February 17, 2025

17 February 2025 (Monday) / Monday of week 6 in Ordinary Time or The Seven Holy Founders of the Servite Order / Ordinary Weekday/ Seven Founders of the Order of Servites, Religious.

17 February 2025 (Monday)

Monday of week 6 in Ordinary Time or The Seven Holy Founders of the Servite Order.

Ordinary Weekday/ Seven Founders of the Order of Servites, Religious.

First Reading: Genesis 4: 1-15, 25
Responsorial Psalm: Psalms 50: 1 and 8, 16bc-17, 20-21
Alleluia: John 14: 6
Gospel: Mark 8: 11-13

First Reading : 
Genesis 4:1‐15,25

The man had intercourse with his wife Eve, and she conceived and gave birth to Cain. ‘I have acquired a man with the help of the Lord’ she said. She gave birth to a second child, Abel, the brother of Cain. Now Abel became a shepherd and kept flocks, while Cain tilled the soil. Time passed and Cain brought some of the produce of the soil as an offering for the Lord, while Abel for his part brought the first‐born of his flock and some of their fat as well. The Lord looked with favour on Abel and his offering. But he did not look with favour on Cain and his offering, and Cain was very angry and downcast. The Lord asked Cain, ‘Why are you angry and downcast? If you are well disposed, ought you not to lift up your head? But if you are ill disposed, is not sin at the door like a crouching beast hungering for you, which you must master?’ Cain said to his brother Abel, ‘Let us go out’; and while they were in the open country, Cain set on his brother Abel and killed him.

  The Lord asked Cain, ‘Where is your brother Abel?’ ‘I do not know’ he replied. ‘Am I my brother’s guardian?’ ‘What have you done?’ the Lord asked. ‘Listen to the sound of your brother’s blood, crying out to me from the ground. Now be accursed and driven from the ground that has opened its mouth to receive your brother’s blood at your hands. When you till the ground it shall no longer yield you any of its produce. You shall be a fugitive and a wanderer over the earth.’ Then Cain said to the Lord, ‘My punishment is greater than I can bear. See! Today you drive me from this ground. I must hide from you, and be a fugitive and a wanderer over the earth. Why, whoever comes across me will kill me!’ ‘Very well, then,’ the Lord replied ‘if anyone kills Cain, sevenfold vengeance shall be taken for him.’ So the Lord put a mark on Cain, to prevent whoever might come across him from striking him down.

  Adam had intercourse with his wife, and she gave birth to a son whom she named Seth, ‘because God has granted me other offspring’ she said ‘in place of Abel, since Cain has killed him.’

Responsive Psalm : 
Psalm 49(50):1,8,16‐17,20‐21

Pay your sacrifice of thanksgiving to God.

The God of gods, the Lord, has spoken and summoned the earth, from the rising of the sun to its setting. ‘I find no fault with your sacrifices, your offerings are always before me.’

Pay your sacrifice of thanksgiving to God.

‘But how can you recite my commandments and take my covenant on your lips, you who despise my law and throw my words to the winds?

Pay your sacrifice of thanksgiving to God.

‘You who sit and malign your brother and slander your own mother’s son.
You do this, and should I keep silence?
Do you think that I am like you?’

Pay your sacrifice of thanksgiving to God.

Second Reading :
There is no Second Reading.

Alleluia: John 14: 6

R. Alleluia, alleluia.

6 I am the way and the truth and the life, says the Lord; no one comes to the Father except through me.
(6. Jesus said: I am the Way; I am Truth and Life. No one can come to the Father except through me).

R. Alleluia, alleluia.

Gospel : 
Mark 8:11‐13

The Pharisees came up and started a discussion with Jesus; they demanded of him a sign from heaven, to test him. And with a sigh that came straight from the heart he said, ‘Why does this generation demand a sign? I tell you solemnly, no sign shall be given to this generation.’ And leaving them again and re‐embarking, he went away to the opposite shore.

Words of the Holy Father:

"Where is your brother who is hungry?" the Lord asks us.  And to save our skin, we answer, “Surely he is at lunch with the parish Caritas group that is feeding him.”   
“What about the other, the sick…?"  “Oh well, he is in the hospital!"   "But there's no place in the hospital! And did you give him any medicine? "  "But, that’s his business, I cannot meddle in the life of others ... and besides, he will have relatives who give him medicine ".  And so I wash my hands of him. (…)
Put a name to each one of those that the Lord mentions in Chapter 25 of Matthew’s Gospel -   the sick, the hungry, the thirsty, without clothes, the little one who cannot go to school, the drug addict, the prisoner ... where is he?
Where is your brother in your heart? Is there room for these people in our hearts? Or do we try to calm our conscience by giving some alms? (…)
Where is your brother? Where are you?  Perhaps we don’t notice these things, these sufferings, these pains. Let us not hide from reality but to answer openly, faithfully and joyfully to the questions that the Lord asks us about our brothers. (Santa Marta, 18 February 2019)

Santo Teodulus, Martir.

Santo Teodulus sangat di hormati di dalam keluarga Firmilianus, Gubernur Palestina. Tergerak oleh keberanian dan iman dari lima orang martir dari Mesir, ia mengunjungi orang-orang Kristen yang ada di penjara untuk menyemangati dan mengajak mereka berdoa.
Tindakannya ini membangkitkan amarah Gubernur Firmilianus. Oleh karena itu, ia ditangkap dan dianiaya. Meskipun demikian, ia tetap tabah dan kokoh mempertahankan imannya. Akhirnya sebagaimana Yesus, Teodulus pun di salibkan dan mati di Kaesarea pada tahun 309.

Santo Bonfilio dan Rakan-rakannya, Pengaku Iman.

Santo Bonfilio dan rakan-rakannya: Yoanes Bonagiunta, Gerard, Amadeus, Hugo, Sostenes dan Alexius Falkonieri adalah anggota suatu perkumpulan dagang di kota niaga Firenze. Pada pesta Maria diangkat ke Surga, 15 Agustus 1233, tujuh sekawan ini bersama-sama berdoa dan mengikuti perayaan Ekaristi. Pada waktu itu terjadilah suatu peristiwa ajaib atas mereka: Bunda Maria menampakkan diri kepada mereka dan menyuruh mereka untuk memulai suatu cara hidup baru yang lebih khusus bagi pengabdian kepadanya. Peristiwa ini segera mereka tanggapi dengan meninggalkan segala harta miliknya dan membagikannya kepada orang-orang miskin. Pakaian mereka yang mewah dahulu diganti dengan pakaian yang serba sederhana.
Dalam penampakan yang berikutnya Bunda Maria menyebut mereka hamba-hambanya dan menganjurkan agar mengenakan pakaian yang berwarna hitam, sebagai kenangan akan penderitaan yang menimpa Yesus, puteranya. Mereka segera menyambut baik anjuran itu dan mendirikan sebuah ordo baru yang disebut ordo Hamba-hamba Maria atau Ordo Servit.

Bonfilio bersama kawan-kawannya menolak jabatan-jabatan yang tinggi dalam gereja. Mereka mengundurkan diri dari kesibukan dagang di kota yang ramai kepada kesunyian di pegunungan. Ordo Servit yang mereka dirikan mengutamakan doa bersama dan penghormatan kepada Maria. Para anggotanya berkarya sebagai pengkhotbah, pekerja sosial dan seniman. Mereka mengutamakan suasana tenang dan berdoa dalam satu biara.

Dari tujuh sekawan itu, Alexius Falkonieri mempunyai keistimewaan. Ia menolak tabhisan imamat karena lebih suka mengerjakan tugas-tugas yang hina dan lebih mengutamakan karya penyebaran devosi kepada Bunda Maria. Dari antara kawan-kawannya dialah yang meninggal terakhir. Ia wafat pada tahun 1310. Sebelum meninggal ia berkata: Berbahagialah orang-orang yang dengan setia mengabdikan diri kepada Yesus dan Ibunda Nya Maria.

Santo Silvinus, Pengaku Iman.

Santo Silvinus dikenal sebagai seorang pegawai tinggi istana kerajaan. Ia berziarah ke Roma dan Yerusalem. Sekembalinya di Perancis ia menjadi Uskup misionaris yang giat sekali, hidup bermatiraga dan mengumpulkan uang untuk membebaskan budak belian. Ia meninggal dunia pada tahun 717.

Santo Nisephorus, Martir.

Santo Nisephorus adalah seorang awam biasa. Sebagai orang serani ia mengenal banyak imam. Pastor Saprisius adalah salah seorang imam yang dikenalnya sangat baik. Relasi diantara keduanya lama kelamaan menimbulkan cinta persaudaraan yang erat bagai dua orang kakak beradik kandung. Tetapi tali persaudaraan mereka meregang karena perselihan pendapat. Mereka mulai saling menjauhi bahkan bermusuhan. Dalam suatu renungannya Nisephorus menyadari sikap dan tindakannya yang salah terhadap Saprisius. Dengan hati yang tulus ia pergi menemui Saprisius untuk meminta maaf. Namun Saprisius tak menghiraukannya. Dengan demikian permusuhan diantara mereka tetap berlangsung hingga peristiwa penghambatan agama dan penganiayaan terhadap umat Kristen oleh Kaisar Valerianus pada tahun 260.

Sebagaimana biasa kaisar menuntut semua orang serani untuk membawa kurban kepada dewa-dewa kafir Romawi dan meninggalkan iman kristennya. Tak terkecuali iman Saprisius. Ia ditangkap dan dihadapkan ke pengadilan Gubernur Romawi di Antiokia. Ia dengan tegas mengakui dirinya sebagai seorang murid Kristus dan menolak membawa kurban kepada dewa-dewa kafir Romawi. Oleh karena itu ia disiksa lalu dihantar ke tempat pembunuhan. Nisephorus, yang kebetulan hadir dalam peristiwa itu, mengikuti Saprisius sahabatnya ke tempat pembunuhan itu. Di tengah jalan ia berusaha mendekati Saprisius untuk meminta maaf kepadanya: "Ampunilah aku, O pahlawan Kristus yang gagah berani. Engkau dengan berani mengakui Kristus sebagai Tuhan di hadapan orang-orang kafir. Kuatkanlah hatimu. Kristus sedang menantimu di surga dan akan memberikan kepadamu mahkota kemenangan."

Saprisius tak berkata sepatah katapun. Ia tetap diam. Ketika seorang algojo hendak memenggal lehernya, dengan ketakutan ia berteriak: "Berhentilah! Aku akan membawa kurban kepada para dewamu." Nisephorus sangat sedi mendengarkan kata-kata murtad itu. Dengan keras ia menegus Saprisius: "Apa yang kaukatakan saudaraku! Janganlah engkau mengabaikan mahkota yang telah disiapkan Kristus bagimu karena penderitaanmu demi kemuliaan nama Nya." Namun teguran itu tak dihiraukan Saprisius. Sebagai gantinya Nisephorus yang mengakui diri sebagai pengikut Kristus, menjadi korban dan menerima mahkota Kristus sebagai Martir.

Hari biasa
Ketujuh Saudara Suci Pendiri Tarekat Hamba-hamba Santa Perawan Maria
Kej. 4:1-15,25; Mzm. 50:1,8,16bc-17,20-21; Mrk. 8:11-13.
Warna Liturgi Hijau

Kej 4:1 Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya, dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain; maka kata perempuan itu: "Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan TUHAN."

Kej 4:2 Selanjutnya dilahirkannyalah Habel, adik Kain; dan Habel menjadi gembala kambing domba, Kain menjadi petani.

Kej 4:3 Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai korban persembahan;

Kej 4:4 Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,

Kej 4:5 tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram.

Kej 4:6 Firman TUHAN kepada Kain: "Mengapa hatimu panas dan mukamu muram?

Kej 4:7 Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya."

Kej 4:8 Kata Kain kepada Habel, adiknya: "Marilah kita pergi ke padang." Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia.

Kej 4:9 Firman TUHAN kepada Kain: "Di mana Habel, adikmu itu?" Jawabnya: "Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?"

Kej 4:10 Firman-Nya: "Apakah yang telah kauperbuat ini? Darah adikmu itu berteriak kepada-Ku dari tanah.

Kej 4:11 Maka sekarang, terkutuklah engkau, terbuang jauh dari tanah yang mengangakan mulutnya untuk menerima darah adikmu itu dari tanganmu.

Kej 4:12 Apabila engkau mengusahakan tanah itu, maka tanah itu tidak akan memberikan hasil sepenuhnya lagi kepadamu; engkau menjadi seorang pelarian dan pengembara di bumi."

Kej 4:13 Kata Kain kepada TUHAN: "Hukumanku itu lebih besar dari pada yang dapat kutanggung.

Kej 4:14 Engkau menghalau aku sekarang dari tanah ini dan aku akan tersembunyi dari hadapan-Mu, seorang pelarian dan pengembara di bumi; maka barangsiapa yang akan bertemu dengan aku, tentulah akan membunuh aku."

Kej 4:15 Firman TUHAN kepadanya: "Sekali-kali tidak! Barangsiapa yang membunuh Kain akan dibalaskan kepadanya tujuh kali lipat." Kemudian TUHAN menaruh tanda pada Kain, supaya ia jangan dibunuh oleh barangsiapapun yang bertemu dengan dia.

Kej 4:25 Adam bersetubuh pula dengan isterinya, lalu perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan menamainya Set, sebab katanya: "Allah telah mengaruniakan kepadaku anak yang lain sebagai ganti Habel; sebab Kain telah membunuhnya."

Mzm 50:1 Mazmur Asaf. Yang Mahakuasa, TUHAN Allah, berfirman dan memanggil bumi, dari terbitnya matahari sampai kepada terbenamnya.

Mzm 50:8 Bukan karena korban sembelihanmu Aku menghukum engkau; bukankah korban bakaranmu tetap ada di hadapan-Ku?

Mzm 50:16 Tetapi kepada orang fasik Allah berfirman: "Apakah urusanmu menyelidiki ketetapan-Ku, dan menyebut-nyebut perjanjian-Ku dengan mulutmu,

Mzm 50:17 padahal engkaulah yang membenci teguran, dan mengesampingkan firman-Ku?

Mzm 50:20 Engkau duduk, dan mengata-ngatai saudaramu, memfitnah anak ibumu.

Mzm 50:21 Itulah yang engkau lakukan, tetapi Aku berdiam diri; engkau menyangka, bahwa Aku ini sederajat dengan engkau. Aku akan menghukum engkau dan membawa perkara ini ke hadapanmu.

Mrk 8:11 Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga.

Mrk 8:12 Maka mengeluhlah Ia dalam hati-Nya dan berkata: "Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda."

Mrk 8:13 Ia meninggalkan mereka; Ia naik pula ke perahu dan bertolak ke seberang.

Prepared and updated by:

Jonathan Fabian Ginunggil,
Penampang, Sabah Malaysia.

No comments:

Kitab Suci Katolik Perjanjian Lama (Kejadian) Bab 20

  Kitab Suci Katolik Perjanjian Lama (Kejadian) Abraham dan Abimelekh Bab 20 Kej 20:1 Lalu Abraham berangkat dari situ ke Tanah Negeb dan ia...