Santo Aleksander, Paus dan Martir.
Aleksander I adalah Paus kelima dan seorang martir abad kedua. Sebagai Paus,
ALeksander I juga adalah Uskup Roma dari tahun 105-115. Menurut Buku KePausan
(Liber Pontificalis), Aleksander I adalah warga kota Roma yang lahir dan mati
pada masa pemerintahan Kaisar Trajanus. Ia menaruh perhatian besar pada Liturgi Gereja. Beberapa sumber mengatakan
bahwa kata - kata Liturgi Ekaristi "Qui pride quam pateretur"
("Yang sehari sebelum Ia menderita") adalah kata - kata tambahan dari
Aleksander I. Kata - kata ini membuka bagian dari perayaan Ekaristi, yang
menceritakan perbuatan dan kata - kata Yesus sewaktu Ia mengadakan Ekaristi
Kudus pada perjamuan terakhir. Beliau juga memerintahkan agar anggur yang
dipakai dalam perayaan Ekaristi dicampur sedikit dengan air sebagai lambang
darah dan air yang keluar dari lambung Yesus yang tertikam tombak di atas
Salib. Iapun menyesahkan praktek pemberkatan rumah dengan air suci. Bersama dengan dua orang imam, yaitu Evenius dan Teodulus, Aleksander I
dipenggal kepalanya pada tahun 115.
Jonathan Fabian Ginunggil,
Most High Servant,
Jesus, Mary, Joseph Ministry of Love
(Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels)
No comments:
Post a Comment