Martina dikenal sebagai putri bangsawan Romawi yang kaya raya.
Hari kelahirannya dan kematiannya tidak diketahui dengan pasti. Yang diketahui
tentang dirinya adalah bahwa ia adalah seorang wanita dermawan yang
membagi-bagikan harta warisan orang tuanya kepada fakir miskin. Penganiyaan
terhadap dirinya hingga mati diperkirakan pada masa pemerintahan kaisar
Aleksander Saverus (222-235). Perlakuan sadis ini ditimpakan pada dirinya
karena dia tidak sudi membawakan kurban kepada dewa-dewa bangsa Romawi. Ia
dipaksa dengan berbagai macam cara yang kejam, namun pendiriannya tetap teguh,
yakni bahwa imannya akan Kristus yang memberikan kebahagiaan kekal lebih
penting dari kehidupan dunia yang fana ini.
Sejumlah Mukzijat dihubungkan dengan Martina. Untuk menghormati dia maka pada
abad ketujuh didirikan sebuah gereja kecil. Kemudian pada tahun 1634, Sri Paus
Urbanus VIII (1623-1644) mendirikan sebuah gereja untuk menghormatinya.
Jonathan Fabian Ginunggil,
Most High Servant,
Jesus, Mary, Joseph Ministry of Love
(Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels)
No comments:
Post a Comment