Santa Maria Ward, Pangaku Iman
Santa Maria Ward hidup antara tahun 1585-1645. Puteri bangsawan
Inggris ini berkali kali terpaksa mengungsi karena ingin mengikuti misa
Kudus. Sebab perayaan Ekaristi dilarang oleh Ratu Elisabeth. Pada umur 20 tahun
ia melarikan diri ke Belgia untuk masuk biara Klaris. Ia mencoba dua kali,
tetapi selalu gagal walaupun sudah berusaha setaat mungkin pada aturan biara.
Akhirnya ia mendirikan kumpulan wanita yang hidup bersama tanpa klausura atau
pakaian biara. Sebab, mereka mau kembali ke Inggris untuk memperkuat iman umat
yang dianiaya. Beberapa kali pulang, di kejar kejar, dipenjarakan dan
dihukum, namun ia dibebaskan lagi. Ia kemudian kembali ke Belgia, memimpin
Puteri puteri Inggris dan berusaha mendapatkan pengakuan dari Sri Paus di
Roma. Di Munchen ia dipenjarakan sebagai seorang bidaah, dan pada tahun 1631
Suster suster Jesuit-nya dilarang oleh Paus. Namun akhirnya ia rehabilitir
dan perjuangannya supaya kaum wanita boleh merasul seperti kaum pria diterima
oleh pejabat Gereja yang masih berpikiran kolot.
Jonathan Fabian Ginunggil,
Most High Servant,
Jesus, Mary, Joseph Ministry of Love
(Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels)
No comments:
Post a Comment