Popular Posts

Wednesday, June 25, 2025

Santa Maria, Bunda Allah (Hari Raya Santa Perawan Maria) - 1 Januari

1 Januari

Santa Maria, Bunda Allah (Hari Raya Santa Perawan Maria)

    Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah mengingatkan kita akan bidaah (ajaran sesat) tentang Kebundaan Ilahi Maria, yang muncul pada abad ke 5. Ajaran utama bidaah ini ialah bahawa Perawan Maria memang Bunda Yesus, tetapi bukan Bunda Allah. Pada Konsili Efesus yang diadakan pada tahun 431 ajaran sesat ini dikutuk.  Konsili tetap dan terus dengan teguh mempertahankan ajaran yang benar iaitu bahawa Maria adalah Bunda Allah (Theotokos) kerana Yesus Puteranya adalah sungguh-sungguh Allah.  Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah ini ditetapkan oleh Paus Pius XI pada hari ulang tahun ke-1500 Konsili Efesus tersebut. Pada kesempatan ini ada baiknya kita merenungkan makna dan maksud nubuat nabi Yesaya ini: “Sesungguhnya seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia, Imanuel” (Yes 7:14), dan makna salam dari Elisabeth kepada Maria yang mengunjunginya: “Diberkatilah engkau diantara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu.  Siapakah aku ini, sehingga ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?” (Luk 1:42-43). Merayakan Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah juga bererti bahawa kita mengakui Yesus Kristus sebagai “sungguh-sungguh Allah dan sungguh-sungguh Manusia”. Kemuliaan Perawan Maria sebagai Bunda Allah adalah cermin kemuliaan Puteranya, iaitu Yesus, Tuhan dan Penebus umat manusia.

Jonathan Fabian Ginunggil,
Pelayan Atasan Tertinggi,
Yesus, Maria, Yusuf Pelayanan Kasih (Blessed and Saints and the Nine Choirs of Angels)

No comments:

Kitab Suci Katolik Perjanjian Lama (Kejadian) Bab 20

  Kitab Suci Katolik Perjanjian Lama (Kejadian) Abraham dan Abimelekh Bab 20 Kej 20:1 Lalu Abraham berangkat dari situ ke Tanah Negeb dan ia...