Date: 11/01/2025
Saturday after Epiphany.
Reading of the day.
Christmas Weekday.
First Reading: First John 5: 14-21
Responsorial Psalm: Psalms 149: 1-2, 3-4, 5 and 6a and 9b
Alleluia: Matthew 4: 16
Gospel: John 3: 22-30
A reading from the First Letter of John
1 John 5:14-21
Beloved:
We have this confidence in him
that if we ask anything according to his will, he hears us.
And if we know that he hears us in regard to whatever we ask,
we know that what we have asked him for is ours.
If anyone sees his brother sinning, if the sin is not deadly,
he should pray to God and he will give him life.
This is only for those whose sin is not deadly.
There is such a thing as deadly sin,
about which I do not say that you should pray.
All wrongdoing is sin, but there is sin that is not deadly.
We know that anyone begotten by God does not sin;
but the one begotten by God he protects,
and the Evil One cannot touch him.
We know that we belong to God,
and the whole world is under the power of the Evil One.
We also know that the Son of God has come
and has given us discernment to know the one who is true.
And we are in the one who is true,
in his Son Jesus Christ.
He is the true God and eternal life.
Children, be on your guard against idols.
Responsorial Psalm: Psalms 149: 1-2, 3-4, 5 and 6a and 9b
R. (4a) The Lord takes delight in his people.
or
R. Alleluia.
1 Sing ye to the Lord a new canticle: let his praise be in the church of the saints.
2 Let Israel rejoice in him that made him: and let the children of Sion be joyful in their king.
R. The Lord takes delight in his people.
or
R. Alleluia.
3 Let them praise his name in choir: let them sing to him with the timbrel and the psaltery.
4 For the Lord is well pleased with his people: and he will exalt the meek unto salvation.
R. The Lord takes delight in his people.
or
R. Alleluia.
5 The saints shall rejoice in glory: they shall be joyful in their beds.
6a The high praise of God shall be in their mouth.
9b This glory is to all his saints. Alleluia.
R. The Lord takes delight in his people.
or
R. Alleluia.
Alleluia: Matthew 4: 16
R. Alleluia, alleluia.
16 The people who sit in darkness have seen a great light, on those dwelling in a land overshadowed by death light has arisen.
R. Alleluia, alleluia.
Gospel of the day.
From the Gospel according to John
John 3:22-30
Jesus and his disciples went into the region of Judea,
where he spent some time with them baptizing.
John was also baptizing in Aenon near Salim,
because there was an abundance of water there,
and people came to be baptized,
for John had not yet been imprisoned.
Now a dispute arose between the disciples of John and a Jew
about ceremonial washings.
So they came to John and said to him,
“Rabbi, the one who was with you across the Jordan,
to whom you testified,
here he is baptizing and everyone is coming to him.”
John answered and said,
“No one can receive anything except what has been given from heaven.
You yourselves can testify that I said that I am not the Christ,
but that I was sent before him.
The one who has the bride is the bridegroom;
the best man, who stands and listens for him,
rejoices greatly at the bridegroom’s voice.
So this joy of mine has been made complete.
He must increase; I must decrease.”
Words of the Holy Father:
After healing the leper, Jesus commands him not to speak of this to anyone, but tells him: “go and show yourself to the priest, and make an offering for your cleansing, as Moses commanded, for a proof to the people” (Lk 5:14). This disposition of Jesus demonstrates at least three things. First: the grace that acts in us does not seek sensationalism. Usually it is moved with discretion and without clamour. To treat our wounds and guide us on the path of holiness it works by patiently modelling our heart on the Heart of the Lord, so as to increasingly assume his thoughts and feelings. Second: by making the priest officially verify the healing and by celebrating an expiatory sacrifice, the leper is readmitted to the community of believers and to social life. His reintegration completes the healing. As he himself had supplicated, now he is completely made clean. Lastly, by presenting himself to the priests, the leper bears witness to them regarding Jesus and his messianic authority. (…) Let us consider ourselves, our miseries.... Each has his own. Let us think sincerely. How often we cover them with the hypocrisy of “good manners”. And precisely then it is necessary to be alone, to kneel before God and pray: “Lord, if you will, you can make me clean!”. Do it, do it before going to bed, every evening. (General audience, 22 June 2016)
Santo Aleksander, Paus dan Martir.
Aleksander I adalah Paus kelima dan seorang martir abad kedua. Sebagai Paus, ALeksander I juga adalah Uskup Roma dari tahun 105-115. Menurut Buku KePausan (Liber Pontificalis), Aleksander I adalah warga kota Roma yang lahir dan mati pada masa pemerintahan Kaisar Trajanus.
Ia menaruh perhatian besar pada Liturgi Gereja. Beberapa sumber mengatakan bahwa kata - kata Liturgi Ekaristi "Qui pride quam pateretur" ("Yang sehari sebelum Ia menderita") adalah kata - kata tambahan dari Aleksander I. Kata - kata ini membuka bagian dari perayaan Ekaristi, yang menceritakan perbuatan dan kata - kata Yesus sewaktu Ia mengadakan Ekaristi Kudus pada perjamuan terakhir. Beliau juga memerintahkan agar anggur yang dipakai dalam perayaan Ekaristi dicampur sedikit dengan air sebagai lambang darah dan air yang keluar dari lambung Yesus yang tertikam tombak di atas Salib. Iapun menyesahkan praktek pemberkatan rumah dengan air suci.
Bersama dengan dua orang imam, yaitu Evenius dan Teodulus, Aleksander I dipenggal kepalanya pada tahun 115.
Santo Teodosius Cenobiarch, Pengaku Iman.
Teodosius lahir di Kapadokia, Asia Kecil pada tahun 423. Ia mengabdikan diri pada cara hidup yang menghargai kesunyian. Setelah beberapa lama ia melayani sekelompok umat Kristen di Betlehem, ia memencilkan diri untuk berdoa dan bertapa disebuah gua di puncak gunung dekat padang gurun.
Mendengar kesucian Teodosius, banyak orang yang berbondong - bondong datang kepadanya untuk mendapatkan bimbingan rohani. Untuk itu, ia mendirikan sebuah pertapaan di Cathimus, tak jauh dari Betlehem. Pelajaran pertama yang diberikan kepada para muridnya ialah kenangan akan kematian Yesus sebagai dasar kesempurnaan religius.
Sallus, Patriarkh Yerusalem, menunjuk Teodosius menjadi Superior dari persekutuan Cenobit, yang menghimpun para rohaniwan yang hidup dalam berbagai komunitas di seluruh Palestina. Oleh karena itu, Teodosius disebut juga Cenobiarch, ia hidup kurang lebih selama 100tahun. Ia meninggal kira - kira tahun 529.
Santo Petrus Balsamus, Martir.
Balsamus adalah seorang pemuda Yudea, Palestina. Ia diterima kedalam pangkuan Gereja Katolik dan dipermandikan dengan nama Petrus sebagai tanda penghormatannya kepada rasul Petrus, ketua para rasul yang diangkat Yesus sebagai pemimpin Gereja yang pertama, dan sebagai ungkapan untuk mengikuti jejak Petrus.
Tidak lama kemudian, ia mengalami banyak penderitaan dan kesengsaraan, karena ketegasannya menolak membawa kurban, menurut tata cara kafir. Kepada penguasa yang menyuruhnya membawa kurban berhala itu, ia menjawab "Saya hanya membawa kurban kepada Tuhanku, yang telah mengurbankan DiriNya demi keselamatanku dan keselamatan seluruh umat manusia". Pada saat itu, hakim bertanya kepadanya: "Apakah pekerjaanmu hai anak muda?", Petrus dengan berani menjawab "Saya seorang Kristen. Tak ada martabat yang lebih mulia daripada martabat seorang murid Kristus." Jawabannya itu menyeretnya ke dalam penderitaan yang sangat mengerikan. Ia disesah dan disiksa dengan berbagai cara yang kejam agar ia bisa menyangkal imannya. Pada puncak penderitaannya, ia berseru dengan suara nyaring, "Apakah yang akan kuberikan kepada Tuhan, karena Ia sudah menganugerahkan kepadaku semua yang kubutuhkan untuk hidupku? Saya dengan senang hati akan meminum piala penderitaan ini serta memanggil nama Tuhanku." Banyak orang yang menyaksikan penyiksaan atas dirinya terharu, namun ia sendiri menghibur mereka dan mengatakan kepada mereka bahwa penderitaannya itu belum seberapa beratnya bila dibandingkan dengan penderitaan Yesus.
Hukuman yang diberikan kepadanya berbunyi sebagai berikut: "Petrus Balsamus karena tidak mau menaati perintah Kaisar yang tak terkalahkan, serta dengan gigih membela ajaran seorang pemuda yang sudah dihukum mati di atas Salib, maka ia juga harus disalibkan". Mendengar bunyi hukuman itu, Petrus dengan senang menjawab,"Engkau telah memberikan kepadaku apa yang dirindukan jiwaku selama ini, yaitu mati demi Kristus, Tuhanku". Santo Petrus Balsamus mati sebagi martir pada tahun 310, awal abad ke 4.
1Yoh 5:14 Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.
1Yoh 5:15 Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepada-Nya.
1Yoh 5:16 Kalau ada seorang melihat saudaranya berbuat dosa, yaitu dosa yang tidak mendatangkan maut, hendaklah ia berdoa kepada Allah dan Dia akan memberikan hidup kepadanya, yaitu mereka, yang berbuat dosa yang tidak mendatangkan maut. Ada dosa yang mendatangkan maut: tentang itu tidak kukatakan, bahwa ia harus berdoa.
1Yoh 5:17 Semua kejahatan adalah dosa, tetapi ada dosa yang tidak mendatangkan maut.
1Yoh 5:18 Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya.
1Yoh 5:19 Kita tahu, bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat.
1Yoh 5:20 Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal.
1Yoh 5:21 Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala.
Mzm 149:1 Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh.
Mzm 149:2 Biarlah Israel bersukacita atas Yang menjadikannya, biarlah bani Sion bersorak-sorak atas raja mereka!
Mzm 149:3 Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tari-tarian, biarlah mereka bermazmur kepada-Nya dengan rebana dan kecapi!
Mzm 149:4 Sebab TUHAN berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan.
Mzm 149:5 Biarlah orang-orang saleh beria-ria dalam kemuliaan, biarlah mereka bersorak-sorai di atas tempat tidur mereka!
Mzm 149:6 Biarlah pujian pengagungan Allah ada dalam kerongkongan mereka, dan pedang bermata dua di tangan mereka,
Mzm 149:9 untuk melaksanakan terhadap mereka hukuman seperti yang tertulis. Itulah semarak bagi semua orang yang dikasihi-Nya. Haleluya!
Yoh 3:22 Sesudah itu Yesus pergi dengan murid-murid-Nya ke tanah Yudea dan Ia diam di sana bersama-sama mereka dan membaptis.
Yoh 3:23 Akan tetapi Yohanespun membaptis juga di Ainon, dekat Salim, sebab di situ banyak air, dan orang-orang datang ke situ untuk dibaptis,
Yoh 3:24 sebab pada waktu itu Yohanes belum dimasukkan ke dalam penjara.
Yoh 3:25 Maka timbullah perselisihan di antara murid-murid Yohanes dengan seorang Yahudi tentang penyucian.
Yoh 3:26 Lalu mereka datang kepada Yohanes dan berkata kepadanya: "Rabi, orang yang bersama dengan engkau di seberang sungai Yordan dan yang tentang Dia engkau telah memberi kesaksian, Dia membaptis juga dan semua orang pergi kepada-Nya."
Yoh 3:27 Jawab Yohanes: "Tidak ada seorangpun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga.
Yoh 3:28 Kamu sendiri dapat memberi kesaksian, bahwa aku telah berkata: Aku bukan Mesias, tetapi aku diutus untuk mendahului-Nya.
Yoh 3:29 Yang empunya mempelai perempuan, ialah mempelai laki-laki; tetapi sahabat mempelai laki-laki, yang berdiri dekat dia dan yang mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu. Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh.
Yoh 3:30 Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.
Prepared and updated by:
Jonathan Fabian Ginunggil,
Penampang, Sabah Malaysia.
No comments:
Post a Comment