Date: 06/01/2025
Monday after Epiphany.
Reading of the day.
Christmas Weekday/ Saint André Bessette, Religious.
First Reading: First John 3: 22 – 4: 6
Responsorial Psalm: Psalms 2: 7bc-8, 10-11
Alleluia: Matthew 4: 23
Gospel: Matthew 4: 12-17, 23-25
A reading from the First Letter of John
1 John 3:22–4:6
Beloved:
We receive from him whatever we ask,
because we keep his commandments and do what pleases him.
And his commandment is this:
we should believe in the name of his Son, Jesus Christ,
and love one another just as he commanded us.
Those who keep his commandments remain in him, and he in them,
and the way we know that he remains in us
is from the Spirit whom he gave us.
Beloved, do not trust every spirit
but test the spirits to see whether they belong to God,
because many false prophets have gone out into the world.
This is how you can know the Spirit of God:
every spirit that acknowledges Jesus Christ come in the flesh
belongs to God,
and every spirit that does not acknowledge Jesus
does not belong to God.
This is the spirit of the antichrist
who, as you heard, is to come,
but in fact is already in the world.
You belong to God, children, and you have conquered them,
for the one who is in you
is greater than the one who is in the world.
They belong to the world;
accordingly, their teaching belongs to the world,
and the world listens to them.
We belong to God, and anyone who knows God listens to us,
while anyone who does not belong to God refuses to hear us.
This is how we know the spirit of truth and the spirit of deceit.
Responsorial Psalm: Psalms 2: 7bc-8, 10-11
R. (8ab) I will give you all the nations for an inheritance.
7bc The Lord hath said to me: Thou art my son, this day have I begotten thee.
8 Ask of me, and I will give thee the Gentiles for thy inheritance, and the utmost parts of the earth for thy possession.
R. I will give you all the nations for an inheritance.
10 And now, O ye kings, understand: receive instruction, you that judge the earth.
11 Serve ye the Lord with fear: and rejoice unto him with trembling.
R. I will give you all the nations for an inheritance.
Alleluia: Matthew 4: 23
R. Alleluia, alleluia.
23 Jesus proclaimed the Gospel of the Kingdom and cured every disease among the people.
R. Alleluia, alleluia.
Gospel of the day.
From the Gospel according to Matthew
4:12-17, 23-25
When Jesus heard that John had been arrested,
he withdrew to Galilee.
He left Nazareth and went to live in Capernaum by the sea,
in the region of Zebulun and Naphtali,
that what had been said through Isaiah the prophet
might be fulfilled:
Land of Zebulun and land of Naphtali,
the way to the sea, beyond the Jordan,
Galilee of the Gentiles,
the people who sit in darkness
have seen a great light,
on those dwelling in a land overshadowed by death
light has arisen.
From that time on, Jesus began to preach and say,
"Repent, for the Kingdom of heaven is at hand."
He went around all of Galilee,
teaching in their synagogues, proclaiming the Gospel of the Kingdom,
and curing every disease and illness among the people.
His fame spread to all of Syria,
and they brought to him all who were sick with various diseases
and racked with pain,
those who were possessed, lunatics, and paralytics,
and he cured them.
And great crowds from Galilee, the Decapolis, Jerusalem, and Judea,
and from beyond the Jordan followed him.
Words of the Holy Father:
Jesus tells us that the kingdom of heaven is at hand, that God is near. Here is the novelty, the first message: God is not far from us. The One who dwells in heaven has come down to earth; he became man. He has torn down walls and shortened distances. We ourselves did not deserve this: he came down to meet us. Now this nearness of God to his people is one of the ways he has done things since the beginning, even of the Old Testament. He said to his people: “Imagine: what nation has its gods so near to it as I am near to you?” (cf. Dt 4:7). And this nearness became flesh in Jesus. This is a joyful message: God came to visit us in person, by becoming man. He did not embrace our human condition out of duty, no, but out of love. For love, he took on our human nature, for one embraces what one loves. God took our human nature because he loves us and desires freely to give us the salvation that, alone and unaided, we cannot hope to attain. He wants to stay with us and give us the beauty of life, peace of heart, the joy of being forgiven and feeling loved. (Homily, 26 January 2020)
Santo Andre Bassette dilahirkan dengan nama Alfred Bessette pada tahun 9 Agustus 1845, tidak jauh dari Montreal, Kanada. Ia adalah anak kedelapan dari duabelas bersaudara. Ketika Alfred berusia sembilan tahun, ayahnya - seorang penebang kayu - tewas dalam suatu kecelakaan kerja.
Tiga tahun kemudian, ibunya meninggal dunia karena TBC, meninggalkan keduabelas anaknya menjadi yatim piatu. Anak-anak itu kemudian harus berpisah dan ditempatkan di keluarga-keluarga yang berbeda. Alfred tinggal bersama bapa saudara dan ibu saudaranya.
Oleh karena keluarganya amat miskin dan ia sendiri sering sakit, Alfred hanya mengenyam sedikit pendidikan. Jadi selama tigabelas tahun berikutnya ia belajar berbagai macam ketrampilan seperti bercocok tanam, membuat sepatu dan menjadi tukang roti. Ia bahkan pernah bekerja di sebuah kilang di Connecticut. Tetapi kesehatannya yang buruk selalu membuat usahanya gagal.
Ketika usianya duapuluh lima tahun, Alfred bergabung dengan Ordo Salib Suci dan memilih nama Brother Andre. Ia melewatkan empatpuluh tahun berikutnya sebagai pemelihara kebersihan dan pesuruh biara. Tahun-tahun terakhir hidupnya dilewatkannya sebagai penjaga pintu biara. Di sanalah kuasa penyembuhan Brother Andre mulai dikenal. Ketika orang-orang datang untuk memohon bantuan penyembuhannya, ia akan meminta mereka untuk terlebih dahulu mengucap syukur kepada Tuhan atas penderitaan mereka karena penderitaan itu amatlah berharga. Kemudian ia akan berdoa bersama mereka. Sebagian besar dari mereka disembuhkan. Brother Andre selalu menolak pujian atau pun balas jasa atas bantuannya itu. Ia bertegas bahwa itu semua adalah karena iman si sakit dan kuasa St. Yusuf.
Brother Andre memiliki cinta yang amat mendalam kepada Ekaristi dan kepada St. Yusuf. Di masa mudanya, ia pernah bermimpi melihat sebuah gereja yang besar, tetapi ia tidak dapat mengatakan di mana gereja itu. Perlahan-lahan ia mulai menyadari bahwa Tuhan menghendaki sebuah gereja dibangun untuk menghormati St. Yusuf. Gereja tersebut hendak dibangun di puncak Gunung Royale di Montreal, Kanada. Doa-doa serta pengurbanan-pengurbanan yang dilakukan oleh Brother Andre beserta banyak orang lainnya berhasil mewujudkan impian tersebut. Gereja yang amat indah untuk menghormati St Yusuf pada akhirnya dibangun. Gereja tersebut menjadi saksi dari iman Brother Andre yang luar biasa.
Para peziarah berdatangan ke Gunung Royale sepanjang tahun dan dari tempat-tempat yang jauh pula. Mereka semua ingin menghormati St. Yusuf. Mereka ingin menunjukkan kepercayaan mereka akan kasih sayang serta pemeliharaan St. Yusuf, seperti yang telah dilakukan oleh Brother Andre. Brother Andre wafat dengan tenang dan damai pada tahun 6 Januari 1937.
Hampir satu juta orang mendaki Gunung Royale dan memenuhi Gereja St. Yusuf untuk menghadiri pemakamannya. Walaupun waktu itu hujan dan turun salju, mereka tetap saja datang untuk mengucapkan selamat tinggal kepada sahabat mereka yang terkasih. Brother Andre dinyatakan “beato” pada tahun 23 Mei 1982 oleh Paus Yohanes Paulus II dan dinyatakan “Santo” pada tahun 17 Oktober 2010 oleh Paus Benediktus XVI.
Kaspar, Melkior dan Balthasar, Tiga Raja
Peristiwa kelahiran Yesus dilukiskan dengan berbagai cerita manarik. Salah satu cerita itu adalah kisah kunjungan orang - orang Majus dari Timur ke Betlehem dalam Injil Mat2:1-18.
Mulanya istilah Majus (dari kata Magus) dikenakan pada sekelompok imam yang dikenal sebagai ahli - ahli perbintangan dan pada orang - orang bijak di kalangan suku bangsa Medes dan Persia. Pada zaman Yesus, istilah majus berarti ahli nujum dan ahli sihir yang terdapat di semua bangsa. Terdapat banyak cerita mengenai orang - orang itu, seperti cerita tentang tiga sarjana atau Raja Timur: Kaspar, Melkior dan Balthasar. Dalam tradisi Kristen, Kaspar, Melkior dan Balthasar dikenal sebagai sarjana - sarjana dari Timur yang datang ke Betlehem untuk menyembah Kanak - Kanak Yesus.
Nama ketiga orang ini tidak ada dalam naskah - naskah Kitab Suci. Injil Matius yang dipakai sebagai sumber cerita dalam tradisi Kristen tidak membeberkan nama ketiga orang itu. Matius hanya secara umum mengatakan: "Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang - orang Majus dari Timur Yerusalem dan bertanya - tanya: "Dimanakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan? Kami telah melihat bintangNya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia."(Mat2:1-2). Adanya nama tiga orang bijak dari Timur merupakan refleksi lebih lanjut dari orang - orang Kristen atas kisah Injil Matius tersebut. Dalam kaitannya perlu dicatat maksud Matius dengan kisah ini. Matius menulis Injilnya kepada orang - orang Yahudi yang telah berabad - abad mengharapkan datangnya sang Mesias Terjanji, figur raja yang akan memperbaharui kerajaan Israel dan menyemarakkan kembali kebanggaan nasional Israel atas bangsa - bangsa lain. Maksud Matius dengan kisah ini adalah, bahwa seperti orang - orang Majus, semua orang harus mencari dan menemukan Kristus yang datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia dari segala bangsa dan jaman; Kristus datang tidak hanya untuk bangsa Yahudi/Israel saja tetapi juga untuk semua orang dari segala bangsa yang merindukan keselamatan dari Allah.
Biasanya pada tanggal 6 Januari, huruf pertama dari ketiga nama orang Majus itu bersama dengan tahun yang sedang berlangsung ("19 + K = M = B + 91") dituliskan pada pintu - pintu rumah untuk mengenyahkan malapetaka dari rumah dan penghuninya.
Hari Biasa sesudah penampakan Tuhan
1Yoh. 3:22 - 4:6; Mzm. 2:7-8,10-11; Mat. 4:12-17,23-25.
Warna Liturgi Putih
1Yoh 3:22 dan apa saja yang kita minta, kita memperolehnya dari pada-Nya, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.
1Yoh 3:23 Dan inilah perintah-Nya itu: supaya kita percaya akan nama Yesus Kristus, Anak-Nya, dan supaya kita saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada kita.
1Yoh 3:24 Barangsiapa menuruti segala perintah-Nya, ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia. Dan demikianlah kita ketahui, bahwa Allah ada di dalam kita, yaitu Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita.
1Yoh 4:1 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.
1Yoh 4:2 Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah,
1Yoh 4:3 dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.
1Yoh 4:4 Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.
1Yoh 4:5 Mereka berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan dunia mendengarkan mereka.
1Yoh 4:6 Kami berasal dari Allah: barangsiapa mengenal Allah, ia mendengarkan kami; barangsiapa tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami. Itulah tandanya Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan.
Mzm 2:7 Aku mau menceritakan tentang ketetapan TUHAN; Ia berkata kepadaku: "Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini.
Mzm 2:8 Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu.
Mzm 2:10 Oleh sebab itu, hai raja-raja, bertindaklah bijaksana, terimalah pengajaran, hai para hakim dunia!
Mzm 2:11 Beribadahlah kepada TUHAN dengan takut dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar.
Mat 4:12 Tetapi waktu Yesus mendengar, bahwa Yohanes telah ditangkap, menyingkirlah Ia ke Galilea.
Mat 4:13 Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali,
Mat 4:14 supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya:
Mat 4:15 "Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain, ?
Mat 4:16 bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang."
Mat 4:17 Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!"
Mat 4:23 Yesuspun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu.
Mat 4:24 Maka tersiarlah berita tentang Dia di seluruh Siria dan dibawalah kepada-Nya semua orang yang buruk keadaannya, yang menderita pelbagai penyakit dan sengsara, yang kerasukan, yang sakit ayan dan yang lumpuh, lalu Yesus menyembuhkan mereka.
Mat 4:25 Maka orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia. Mereka datang dari Galilea dan dari Dekapolis, dari Yerusalem dan dari Yudea dan dari seberang Yordan.
Prepared and updated by:
Jonathan Fabian Ginunggil,
Penampang, Sabah Malaysia.
No comments:
Post a Comment