Popular Posts

Monday, March 3, 2025

3 March 2025 (Monday) / Monday of week 8 in Ordinary Time or Saint Katharine Drexel / Ordinary Weekday / Saint Katharine Drexel, Virgin, Religious Founder.

3 March 2025 (Monday)

Monday of week 8 in Ordinary Time or Saint Katharine Drexel.

Ordinary Weekday/ Saint Katharine Drexel, Virgin, Religious Founder.

First Reading: Sirach (Ecclesiasticus) 17: 20-29
Responsorial Psalm: Psalms 32: 1-2, 5, 6, 7
Alleluia: Second Corinthians 8: 9
Gospel: Mark 10: 17-27

First Reading : 
Ecclesiasticus 17:20‐29

To those who repent, God permits return, and he encourages those who were losing hope. Return to the Lord and leave sin behind, plead before his face and lessen your offence. Come back to the Most High and turn away from iniquity, and hold in abhorrence all that is foul. Who will praise the Most High in Sheol, if the living do not do so by giving glory to him? To the dead, as to those who do not exist, praise is unknown, only those with life and health can praise the Lord. How great is the mercy of the Lord, his pardon on all those who turn towards him!

Responsive Psalm : 
Psalm 31(32):1‐2,5‐7

Rejoice, rejoice in the Lord, exult, you just!

Happy the man whose offence is forgiven, whose sin is remitted. O happy the man to whom the Lord imputes no guilt, in whose spirit is no guile.

Rejoice, rejoice in the Lord, exult, you just!

But now I have acknowledged my sins; my guilt I did not hide. I said: ‘I will confess my offence to the Lord.’ And you, Lord, have forgiven the guilt of my sin.

Rejoice, rejoice in the Lord, exult, you just!

So let every good man pray to you in the time of need. The floods of water may reach high but him they shall not reach.

Rejoice, rejoice in the Lord, exult, you just!

You are my hiding place, O Lord; you save me from distress. You surround me with cries of deliverance.

Rejoice, rejoice in the Lord, exult, you just!

Second Reading :
There is no Second Reading.

Alleluia: Second Corinthians 8: 9

R. Alleluia, alleluia.

9 Jesus Christ became poor although he was rich, so that by his poverty you might become rich.
(9. You are well aware of the generosity which our Lord Jesus Christ had, that, although he was rich, he became poor for your sake, so that you should become rich through his poverty).

Gospel : 
Mark 10:17‐27

Jesus was setting out on a journey when a man ran up, knelt before him and put this question to him, ‘Good master, what must I do to inherit eternal life?’ Jesus said to him, ‘Why do you call me good? No one is good but God alone. You know the commandments: You must not kill; You must not commit adultery; You must not steal; You must not bring false witness; You must not defraud; Honour your father and mother.’ And he said to him, ‘Master, I have kept all these from my earliest days.’ Jesus looked steadily at him and loved him, and he said, ‘There is one thing you lack. Go and sell everything you own and give the money to the poor, and you will have treasure in heaven; then come, follow me.’ But his face fell at these words and he went away sad, for he was a man of great wealth.

  Jesus looked round and said to his disciples, ‘How hard it is for those who have riches to enter the kingdom of God!’ The disciples were astounded by these words, but Jesus insisted, ‘My children,’ he said to them ‘how hard it is to enter the kingdom of God! It is easier for a camel to pass through the eye of a needle than for a rich man to enter the kingdom of God.’ They were more astonished than ever. ‘In that case’ they said to one another ‘who can be saved?’ Jesus gazed at them. ‘For men’ he said ‘it is impossible, but not for God: because everything is possible for God.’

Words of the Holy Father:

A faith without giving, without gratuitousness, without works of charity, makes us sad in the end: just like that man who returned home “sorrowful” with a fallen countenance, even though he had been looked upon with love by Jesus in person. Today we can ask ourselves: “At what point is my faith? Do I experience it as something mechanical, like a relationship of duty or interest with God? Do I remember to nourish it by letting myself be looked at and loved by Jesus”? Letting oneself be gazed at and loved by Jesus; letting Jesus look at us, love us. “And, attracted by him, do I respond freely, with generosity, with all my heart?”.  May the Virgin Mary, who said a total “yes” to God, a “yes” without “but” — it is not easy to say “yes” without “but”: Our Lady did just that, a “yes” without a “but” — let us savour the beauty of making life a gift. (Angelus, 10 October 2021)

Santo Marinus, Martir.

Untuk memimpin sebuah pasukan tentara Romawi sebanyak 100 orang sangatlah dibutuhkan seorang komandan pasukan (senturio) yang tangkas dan bijaksana. Lebih-lebih karena pasukan ini akan ditugaskan di kota Sasarea, Palestina yang selalu bergolak.
Marinus terpilih untuk menjabat sebagai Senturio. Ketika upacara pelantikan di selenggarakan, tampillah seorang prajurit kafir yang menentang pengangkatan Marinus sebagai Senturio. Menurut dia, pengangkatan Marinus tidak sesuai dengan ketetapan Kaisar karena Marinus beragama Kristen. Sebaliknya, prajurit kafir itu menawarkan diri untuk menjabat sebagai Senturio. Protes prajurit kafir ini diajukan ke hadapan pengadilan untuk di protes. Marinus pun dipanggil menghadap pengadilan. Dia dipaksa dengan kekerasan agar meninggalkan imannya.
Tetapi Marinus yang kokoh imannya itu tidak bersedia meninggalkan imannya. Ia lebih bersedia mati karena Kristus daripada menjadi kafir. Ketegasannya ini mengakibatkan kematiannya sebagai seorang martir pada tahun 262.

Santo Nikolo d"Albergati, Pengaku Iman.

Santo Nikolo hidup pada tahun 1375-1443. Ia pernah menjadi rahib dalam Ordo Kartusian. Kemudian ia diangkat menjadi Kardinal dan duta kePausan untuk mengadakan perdamaian dengan raja Jerman dan Prancis. Ia dengan gigih membela hak Paus dalam konsili dan memberikan sumbangan besar untuk memajukan Ilmu Pengetahuan.

Santa Kunigunde, Pengaku Iman.

Permaisuri Kaisar Heindrich II dari Jerman ini lahir pada tahun 980. Atas restu dan bantuan suaminya, ia mendirikan sebuah biara bagi suster-suster Benediktin di Kaufungen, Jerman. Bersama dengan suaminya juga, Kunigunde membangun Katedral besar di Bamberg. Setelah kematian Heindrich II pada tahun 1024, Kunigunde menjadi seorang suster biasa yang melayani Gereja di Kaufungen.
Diceritakan bahwa pada suatu hari ia menampar Abbas biara Kaufungen yang adalah keponakan sendiri karena enak-enak makan seaktu suster-suster lain sedang berdoa. Tamparan jarinya selamanya membekas pada pipi Abbas itu. Kunigunde menjadi tokoh religius teladan dalam pekerjaan-pekerjaan kasar di rumah dan perawatan orang sakit. Ia dihormati sebagai santa pelindung anak-anak yang sakit keras. Kunigunde meninggal dunia pada tanggal 3 Maret 1033. Pestanya dirayakan juga pada tanggal 13 Juli.

Hari biasa
Sir. 17:24-29; Mzm. 32:1-2,5,6,7: Mrk. 10:17-27
Warna Liturgi Hijau

Sir 17:24 Namun untuk orang yang menyesalpun Tuhan membuka jalan kembali, dan orang yang kehilangan ketabahan hati dilipur oleh-Nya.

Sir 17:25 Berpalinglah kepada Tuhan dan lepaskanlah dosa, berdoalah di hadapan-Nya dan berhentilah menghina.

Sir 17:26 Kembalilah kepada Yang Mahatinggi dan berpalinglah dari yang durjana, dan hendaklah sangat benci kepada kekejian.

Sir 17:27 Siapa gerangan di dunia orang mati memuji Yang Mahatinggi, sebagai pengganti orang yang hidup dan yang mempersembahkan pujian?

Sir 17:28 Dari orang mati lenyaplah pujian seperti dari yang tiada sama sekali, sedangkan barangsiapa yang hidup dan sehat memuji Tuhan.

Sir 17:29 Alangkah besarnya belas kasihan Tuhan serta pengampunan-Nya bagi semua yang berpaling kepada-Nya!

Mzm 32:1 Dari Daud. Nyanyian pengajaran. Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi!

Mzm 32:2 Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu!

Mzm 32:5 Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: "Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku," dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. Sela

Mzm 32:6 Sebab itu hendaklah setiap orang saleh berdoa kepada-Mu, selagi Engkau dapat ditemui; sesungguhnya pada waktu banjir besar terjadi, itu tidak melandanya.

Mzm 32:7 Engkaulah persembunyian bagiku, terhadap kesesakan Engkau menjaga aku, Engkau mengelilingi aku, sehingga aku luput dan bersorak. 

Mrk 10:17 Pada waktu Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya, datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut di hadapan-Nya ia bertanya: "Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"

Mrk 10:18 Jawab Yesus: "Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja.

Mrk 10:19 Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, jangan mengurangi hak orang, hormatilah ayahmu dan ibumu!"

Mrk 10:20 Lalu kata orang itu kepada-Nya: "Guru, semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku."

Mrk 10:21 Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya: "Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku."

Mrk 10:22 Mendengar perkataan itu ia menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya.

Mrk 10:23 Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya di sekeliling-Nya dan berkata kepada mereka: "Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah."

Mrk 10:24 Murid-murid-Nya tercengang mendengar perkataan-Nya itu. Tetapi Yesus menyambung lagi: "Anak-anak-Ku, alangkah sukarnya masuk ke dalam Kerajaan Allah.

Mrk 10:25 Lebih mudah seekor unta melewati lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah."

Mrk 10:26 Mereka makin gempar dan berkata seorang kepada yang lain: "Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?"

Mrk 10:27 Yesus memandang mereka dan berkata: "Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah."

Prepared and updated by:

Jonathan Fabian Ginunggil,
Penampang, Sabah Malaysia.

No comments:

Kitab Suci Katolik Perjanjian Lama (Kejadian) Bab 20

  Kitab Suci Katolik Perjanjian Lama (Kejadian) Abraham dan Abimelekh Bab 20 Kej 20:1 Lalu Abraham berangkat dari situ ke Tanah Negeb dan ia...