Santo Fabianus, Paus
Fabianus menjadi Paus pada tanggal 10 Januari 136 dan meninggal pada tanggal 20 Januari 250. Ia menggantikan Paus Anterus (235-236). Ia berasal dari kota Roma. Pada masa kePausannya Gereja mengalami suatu periode yang amat nyaman tenteram dari penganiayaan kekaisaran Roma.
Paus Fabianus memulai mengatur administrasi Gereja di Roma dengan membagi menjadi tujuh kelompok umat dalam tujuh wilayah gerejani masing-masing dikepalai oleh seorang diakon. Ia juga mengangkat tujuh orang subdiakon untuk mengumpulkan laporan-laporan tertulis perihal penderitaan para martir dan bertanggungjawab atas pemindahan tulang belulang Sri Paus Santo Pontianus dari Sardinia ke Kuburan Santo Kallistus di Roma.
Santo Sebastianus, Martir
Sebastianus dibesarkan di kota Milano, Italia. Ia hidup pada awalnya sebagai perwira di angkatan bersenjata Romawi. Tujuan utamanya adalah lebih bisa dekat dengan orang-orang Kristen yang dianiaya, dimana Ia ingin menghibur dan menguatkan mereka. Selang beberapa waktu, karena kepiawaiannya bermain pedang, maka kasiar Diokletianus (284-305) mengangkat Sebastianus menjadi pengawal istana kekaisaran. Karena ketahuan oleh sang kaisar bahwa Sebastianus seorang pengikut Kristen, maka ia ditangkap dan memaksa ia untuk menyangkalnya. Namun dengan tegas Sebastianus menolaknya perintah kaisar sekalipun dia diancam hukuman mati. Kemudian sang kaisar memerintahkan untuk dihukum mati, lewat regu pemanah. Tetapi karena keteledoran regu pemanah yang mengira Sebastianus sudah mati, lalu ditinggalkannya. Seorang perempuan bernama Irene menolong dan merawat luka Sebastinaus dirumahnya.
Setelah sembuh Sebastianus menghadap kaisar, meminta untuk menghentikan penganiayaan orang-orang Kristen, sang kaisar dengan sangat marah memerintahkan untuk menangkap dan membunuh Sebastianus ke dua kalinya. mayatnya dibuang ke selokan air. Sejak zaman Kristen awal Sebastianus terkenal sebagai salah seorang martir. Jenazahnya dimakamkan di jalan Appia di dalam katakombe yang terletak dekat basilika santo Sebastianus, Roma.
Santo Euitimos Agung, Pengaku Iman
Eutimos hidup sebagai misionaris dan dikenal luas di daerah Arab dan badui, Hidup antara tahun 377-473, Ia adalah imam dari Armenia dan tinggal di gua-gua daerah Palestina. Ia mengajarkan kepada para murid-muridnya teladan hidup bertapa yang sangat disenangi.
Disediakan dan dikemaskini oleh: Jonathan Fabian, Sabah Malaysia
No comments:
Post a Comment